
[Hari Ke 16, Kalender Elysia, ???]
"...." Shinji terdiam menatap lautan tak terbatas yang dia pijak saat ini.
[Apa yang Tuan akan lakukan setelah mendengar semua itu?]
"Sejujurnya aku tidak tahu...baik tentang dunia maupun keluargaku" Shinji hanya menunduk dan menyangkalnya.
[Saya hanya system, saya hanya pendamping Tuan. saya tidak akan mengerti sebuah perasaan karena saya tidak pernah memilikinya....jadi saya tidak akan memberi saran apapun, hanya saja Tuan jangan membuat keputusan yang akan anda sesali]
"....." Shinji memikirkan ucapan System.
Krak*
Setelah itu ruang kesadaran mulai hancur, satu demi satu pecah seperti layaknya kaca. pecahan yang jatuh membuat lubang besar di udara, kegelapan di dalamnya sangat pekat menyamai kehampaan.
Kegelapan itu membesar hingga mencapai Shinji, ruangan yang tadinya cerah kini digantikan oleh kegelapan dan sunyi. pandangan Shinji menjadi gelap, seluruhnya hanya terlihat seperti kehampaan.
Setelah beberapa saat satu titik cahaya muncul, cahaya itu bersinar kecil hingga mulai membesar. cahaya yang semakin membesar membuat pandangan Shinji menjadi menyilaukan.
Saat cahaya itu mulai redup, Shinji membuka matanya hanya untuk mendapati sebuah dunia yang tak dia kenal kembali.
Shinji melihat ke samping kiri dan kanan. dunia dengan tanah tandus, langit berwarna ungu dan bulan berwarna merah darah.
"Tempat apa ini?" Tanya Shinji.
[Dunia Kematian....dunia dimana orang mati akan berkumpul menjadi satu dalam proses Reinkarnasi. coba Tuan lihat disana, pilar yang menyangga dunia kematian. itu adalah Altar of Reincarnation, tempat untuk jiwa mati bereinkarnasi menjadi kehidupan baru]
Pilar merah menjulang tinggi hingga menembus langit, cahaya merah memancar dari sana. energi magis yang besar bisa Shinji rasakan hanya dengan melihatnya.
"Apa-apaan itu?" Shinji terkejut saat melihat benda besar melayang di langit.
Bukan sebuah mahkluk hidup ataupun monster, sebuah benda asing terbang melayang di udara dengan tubuhnya yang sangat besar. tubuh yang melebihi sebuah kerajaan terlihat di langit ungu.
Seekor paus terbang di langit, tubuh hitam berbentuk lubang hitam terbang di udara. bukan monster ataupun mahkluk hidup, keberadaan asli dari bentuk lubang hitam yang mengelilingi dunia kematian.
"....." Disisi lain Shinji juga melihat banyak kehidupan yang tidak pernah dia lihat sebelumnya.
__ADS_1
[Dunia Kematian atau Akhir. tempat semua berakhir dan kembali, hanya mereka dengan jiwa yang telah mati hanya bisa memasuki tempat ini. semua tuan saat ini tengah tertidur di dunia yang berkebalikan dengan dunia kematian ini...tenang saja mereka bisa kembali sadar setelah Tuan kembali]
"Aku tak pernah melihat dunia mengerikan seperti ini...bahkan semua yang ada di dalam tidak masuk akal" Shinji melihat semua status mahkluk yang berada di dunia kematian.
Saat Shinji melihat semua statistik mereka tak pernah ada yang kurang dari 50.000 poin.
[Tentu saja jika mereka lepas dunia akan menemui akhirnya. tapi sayangnya mereka saat ini hanya jiwa saja, keberadaan seperti mereka telah punah karena ketidakwajaran]
Saat itu guncangan kuat terjadi, guncangan yang membuat tanah bergetar hebat. setelah itu kegelapan kembali terjadi.
"Apa yang terjadi?" Shinji terkejut dengan kegelapan yang tiba-tiba.
[Peringatan! Keberadaan Mahkluk Tinggi Menatap Anda]
[Peringatan! Keberadaan Mahkluk Tinggi Menatap Anda]
[Peringatan! Keberadaan Mahkluk Tinggi Menatap Anda]
Semua notifikasi memberikan Shinji peringatan tentang bahaya. setelah beberapa saat kegelapan yang terjadi kembali bersinar tapi bukan itu masalah Shinji saat ini.
Shinji ketakutan tubuhnya gemetar tak terkendali, jiwa Shinji terguncang. saat ini Shinji di tatap oleh ribuan mata besar dengan tekanan mengerikan.
"Manusia apa yang kau lakukan..."
"....ini adalah tempat terlarang bagaimana bisa kau masuk kesini"
Ratusan suara bahkan lebih berbicara di kepala Shinji, jiwa Shinji semakin terguncang karena tekanan mengerikan yang mereka keluarkan. saat Shinji mencoba bergerak tekanan itu semakin kuat hingga membuat jiwa Shinji hampir lenyap.
Itu adalah neraka bagi Shinji, tidak tapi itu adalah lubang kuburan bagi Shinji. ribuan mahkluk berdiri di hadapan Shinji dengan tubuh mereka yang melebihi sebuah ukuran dunia.
[Tuan ini berbahaya mereka adalah mahkluk Transendental, kekuatan Tuan sekarang tak akan cukup untuk berdiri di hadapan mereka]
"Aku...tak...bisa...berdiri...jiwaku terus...ditelan" Shinji terbata-bata di dalam batinnya.
[Keberadaan Mahkluk Transcendent Membuat Jiwa Anda Tertelan]
__ADS_1
[Keberadaan Mahkluk Transcendent Membuat Jiwa Anda Tertelan]
Jiwa Shinji ketakutan, tubuhnya tidak mampu bergerak pada tekanan mahkluk tinggi yang menekannya.
[Memulai Mode Pelindung Diri]
Sebuah cahaya keluar dari tubuh Shinji membentuk wujud seorang wanita.
[Mahluk Bodoh Yang Berani Menentang Kami...Sesali Kebodohan Kalian Dan Matilah]
Suara itu lembut tapi penuh kemarahan, setelah itu cahaya impact besar menyebar di seluruh dunia kematian dan melenyapkan semua mahkluk tinggi. hanya dengan satu perkataannya mampu membuat mahkluk yang berada di atas dewa lenyap.
Saat itu Shinji telah kehilangan kesadaran miliknya karena tekanan kekuatan yang menekan jiwa miliknya.
[Bagaimana bisa Tuan masuk ke dalam dunia ini...ini diluar perkiraan, walaupun hanya jiwa saja kekuatan mereka nyata. mulai sekarang aku harus lebih memperhatikan semuanya]
Cahaya yang berbentuk wujud wanita masuk ke dalam tubuh Shinji kembali, sebelum kembali wanita itu tersenyum setelah melihat Shinji. Shinji yang kehilangan kesadaran tak mengetahui keberadaan wanita bercahaya itu.
Kesadaran Shinji masih tertidur, tetapi dunia kematian mulai perlahan menghilang seperti di telan gelombang. Shinji kemudian terbaring di atas rerumputan hijau dengan tubuh terlentang.
Kesadaran Shinji masih belum terbangun akibat dampak dari tekanan jiwa, kekuatan mereka telah melebihi dewa, bahkan mereka layak disebut sebagai dewa sejati.
Cahaya bersinar menyinari tubuh Shinji, kehangatan cahaya itu mulai membuat kesadaran Shinji perlahan-lahan kembali.
"Ugh..." Erangan keluar dari mulut Shinji.
Shinji mulai membuka mata miliknya kembali, perasaan aneh di tubuhnya masih belum menghilang tapi ingatan Shinji tentang keberadaan dunia kematian telah di hapus. setelah Shinji terbangun dia tak akan mengingat dunia kematian kembali, tapi trauma yang ditinggalkan masih tetap membekas.
Beberapa saat berlalu dan kesadaran Shinji pulih sepenuhnya, Shinji berusaha mengingat apa yang terjadi padanya.
"Aku keluar dari ruang kesadaran setelah itu aku tak mengingat lagi apa yang terjadi" Gumam Shinji.
Kejadian yang menimpa Shinji adalah hal yang di luar perkiraan, dengan kekuatan Shinji saat ini dia masih belum cukup untuk melawan mahkluk Transendental seperti mereka. perjalanan Shinji untuk menuju puncak masih panjang.
...………...
{*Note Author : Cuma pengenalan kekuatan yang lebih kuat dari dewa, arc ini masih lama jadi terus pantau novel ini.
__ADS_1
untuk sekarang adalah pengembangan kekuatan Shinji dan fokus Villain kita Ernesia dalam menguasai dunia Elysia*}