BINTANG MERAH DI LANGIT GORYEO (The Scent Of Life 2)

BINTANG MERAH DI LANGIT GORYEO (The Scent Of Life 2)
BAB 25 PEMBERONTAKAN WANG GYU


__ADS_3

Istana terlihat tegang. Ada dua kubu pasukan berhadapan di pelataran istana. Mereka semua memakai baju besi untuk berperang. Berjajar rapi menyandang tameng dan pedang. Satu kubu dipimpin Putra Mahkota, kubu yang lain dipimpin oleh Wang Gyu mertua Raja Taejo.


Pasukan pemberontak Wang Gyu berhasil menembus benteng luar istana dan sudah masuk ke benteng dalam. Di benteng dalam pasukan sudah berjajar menyambut datangnya pemberontak yang tak ingin Wang Mu diangkat sebagai pengganti raja. Dia ingin cucunya Wang Eun-lah yang diangkat sebagai raja kelak sepeninggal Raja Taejo. Hanya kesunyian dan desau angin yang tercipta sesaat ketika pandangan mereka beradu.


"Sungguh kau berani melakukan pengkhianatan di saat yang mulia raja tak ada di Istana. Apa yang kau inginkan?" tanya Wang Mu pada mertuanya Wang Gyu.


"Aku tak ingin sosok lemah sepertimu menggantikan yang mulia raja. Selama ini aku sering memberimu peringatan akan saudara-saudaramu yang menginginkan kedudukanmu,tapi yang mulia tak pernah mendengarkan nasihatku. Kau membiarkan mereka menusukmu dari belakang. Wang Mu, mengalahlah, kau tak pantas menjadi raja!" jelas Wang Gyu.


"Aku, anak Wang Geon, putera mahkota negeri ini. Takkan kubiarkan siapa pun merobek-robek keutuhan Goryeo," sumpah Wang Mu.

__ADS_1


Wang Gyu tersenyum sinis. "Kalau begitu, tak ada yang bisa kulakukan lagi selain mengangkat pedang untuk menjatuhkanmu," jawab Wang Gyu.


Tanpa menunggu lama Wang Gyu mulai berteriak memberi komando untuk menyerang. Begitu juga Wang Mu. Dua kekuatan saling berlaga. Bersamaan dengan suara elang yang memekik di langit karena bau darah dan mayat-mayat yang bergelimpangan. Perang saudara terjadi. Suara teriakan, dentingan pedang, ringkikan kuda, desau angin dan debu menyeruak di antara mereka yang haus darah dan kekuasaan. Bau kematian mencabut setiap jiwa yang meregang nyawa karena sabetan pedang. Mereka mati demi tuan mereka masing-masing.


Kilatan cahaya matahari tak menyurutkan peperangan. Sampai pada akhirnya Wang Gyu berhadapan langsung dengan Wang Mu. Mereka beradu senjata dan jurus sampai pada akhirnya Wang Gyu yang sudah tua jatuh kalah dan terluka. Para prajurit Wang Gyu segera membuat formasi berkeliling melindungi Wang Gyu. Mereka mulai berkonfrontasi, sedangkan sebagian orang melarikan Wang Gyu keluar dari istana. Mereka menaiki kuda pergi menyelamatkan diri. Sedangkan yang tersisa, mereka harus mati sia-sia sebagai pengkhianat.


Sungguh disesalkan ketika mereka bersaudara harus saling bunuh hanya demi sebuah kekuasaan yang fana di dunia. Wang Gyu adalah mertua Wang Geon dan Wang Mu sekaligus. Wang Gyu memiliki tiga orang putri, dua orang dinikahi oleh Wang Geon dan satu orang dinikahi Wang Mu.


Wang Gyu sering memberi nasihat pada Wang Mu agar hati-hati dengan para saudaranya terutama Wang Yo dan Wang So dari Klan Yu, tapi nasihatnya dianggap angin lalu. Wang Gyu berencana menempatkan Wang Eun cucunya sebagai pengganti Wang Mu. Itu sebabnya dia merencanakan pemberontakan, dan saat yang tepat adalah ketika raja tak ada di Istana.

__ADS_1


Berita pemberontakan Wang Gyu di istana sampai ke telinga Raja Taejo di tempat perburuan. Mereka langsung memutuskan kembali ke Songak. Negeri dalam kondisi genting. Sedangkan Klan Wang Gyu termasuk Wang Eun tak bisa berkutik karena atas perintah raja, para prajurit langsung menahan mereka agar ditangkap.


Mendengar berita tentang pemberontakan Wang Gyu membuat Byeol cemas akan nasib Wang Eun. Dia berlari ke tenda ayahnya.


"Ayah, sepertinya apa yang aku lihat di gerbang istana dulu sudah menjadi kenyataan,"ujar Byeol pada Choi Ji Mong. Tersirat kecemasan di wajah Byeol.


"Kita lihat selanjutnya,"ujar Tuan Choi juga terlihat tak tenang.


"Aku ingin melihat kondisi Wang Eun," ujar Byeol cemas.

__ADS_1


"Byeol jangan ikut campur. Biarkan sejarah tetap mengalir. Kau tak punya hak untuk merubahnya," ujar Tuan Choi.


Byeol merasa sedih bercampur kecewa dengan ketidak berdayaannya menolong Wang Eun. Ada saatnya sebuah klan tumbang, mereka semua akan dihabisi seperti dalam penglihatan Byeol.


__ADS_2