Boss Cantik Ku Sayang

Boss Cantik Ku Sayang
Bab 38


__ADS_3

regar berada dikantor...dia menyapa teman temannya...dia juga menyapa dina yang sudah stay ditempat...


"pagi din.."


"pagi regar"...


"din...berkas dari perusahaan adrian sudah kamu benahi...soalnya nanti mau aku bawa..."


"sudah dong...nanti kamu ada di meeting dengafn pak adrian.."tanya dina sambil mengikuti regar untuk masuk ke ruangannya


"ya..nanti jam 10"


"sama siapa kamu kesana"


"sendiri...soalnya kemarin bu alice berpesan...dia meeting lewat video call"..


"ohh...gitu...kamu mau kopi"tawar dina


"boleh...jangan terlalu manis ya"pinta regar..dan dina hanya mengangguk...


jam menunjukkan 9.30 ..regar mempersiapkan bahan bahan yang mau di buat meeting...dia segera keluar ruangan..dia pamit pada dina..


"din...aku keluar dulu..."


"ya...hati hati semoga sukses meetingnya"...regar tersenyum sambil mengangguk


regar sudah sampai dulu diresto tempat mereka akan meeting...selanjutnya adrian yang datang...


"selamat pagi tuan regar"suara adrian menyapa


"selamat pagi tuan adrian"..

__ADS_1


"bu alice kemana..."tanya adrian


"bu alice masih belum datang..."


mereka berbincang bincang dulu sebelum alice datang...


"tuan regar,umur kita kan g beda jauh...kamu panggil aku adrian saja"..


"baiklah tuan...maksud saya adrian"..ujar regar


"gar...kamu sudah lama ikut sama alice"


"ya sekitar 3 tahunan...memangnya kenapa"


"g pa pa...sebenarnya alice itu seperti apa sih orangnya"


"alice...kenapa anda menanyakan itu".


regar yang mendengarnya sedikit kesal...g lama alice pun datang..


"selamat pagi semua...maaf saya terlambat"ujar alice


"pagi "ucap regar dan adrian barengan


"ya tidak apa apa...lagian ada regar yang menemani saya dari tadi,"


adrian berdiri dan menarik kursi untuk alice


"silahkan bu alice"


"terima kasih"ucap alice cuek..."ok...bisa kita mulai meetingnya"

__ADS_1


regar,alice dan adrian tampak serius dengan pembahasannya...setelah sekitar satu jam..meeting pun selesai..


"ok tuan adrian...meeting untuk hari ini sudah cukup...kita tinggal mentandatangani kontrak saja..nanti biar regar yang mengurus srmuanya.."ujar alice


"bailklah ...,kapan kita bisa tanda tangan kontraknya"..


"secepatnya nanti kita persiapkan"..


"baiklah semua saya pergi dulu"pamit alice


"tunggu nona alice,bisa saya mengantar anda"ujar adrian...


alice melihat regar...dan regar hanya diam dan cuek


"maaf tuan adrian..g usah..saya bawa mobil sendiri"


"biar nanti regar yang bawa mobil kamu"ucap adrian sedikit memaksa..."bisa kan regar"..


regar hanya mengangguk...tapi dalam hati dia menggerutu..bisa bisanya adrian mengajak istrinya pulang bersama..


"maaf saya g bisa"alice tetap kekeh menolak ajakan adrian..regar menyunggingkan bibirnya...alicepun tetap pulang sendiri meninggalkan adrian dan regar..


"sulit sekali mendekatinya...tapi aku g akan menyerah untuk mendekati alice...aku masih penasaran dengan gadis itu"ujar adrian yang didengar regar...


"regar...kamu bisa bantuin aku.... buat mendekati alice..kamu kan yang deket sama dia selama ini..."pinta adrian..


"wah kalau itu saya g mau ikutan dri...bahaya kalau sampai bu alice tau...kalau saya ikut campur urusannya.."regar menolak..membantu adrian untuk mendekati istrinya


"please bantuin saya...cuma kamu yang bisa membantu saya...atau gini aja...aku minta nomer hpnya saja.."


"maaf adrian...aku g berani...kalau sampai bu alice tau aku ngasih nomernya ke orang lain...pasti dia bakalan marah besar...atau pasti dia akan ganti nomer lagi..."kilah regar..untuk menolak memberi nomer alice...adrian pun kecewa..

__ADS_1


__ADS_2