
kakek jimmy sedikit kaget tapi tidak menolak juga...karna bagi kakek jimmy yang penting alice bahagia siapapun pilihannya...kakek jimmy tidak pernah memandang status...baginya uang dan jabatan bukanlah hal penting...tapi kebahagiaan cucu itu lebih penting...
"hhhmmm...baiklah jika regar pilihanmu kakek setuju...
yang penting regar mencintaimu dengan setulus hati..."ujar kakek...sedangkan regar hanya diam mencerna semua yang terjadi sekarang...dia berfikir keras akan nasibnya sekarang...
sebelum jam makan siang kakek sudah keluar kantor...sikap alice biasa saja seperti biasanya...dan regar hanya menatap alice...regar berfikir apa yang direncanakan bos cantiknya itu...saat sedang menatap alice...alice menoleh ke arah regar..
"kenapa kamu melihat saya seperti itu"...regar hanya diam...dia nampak melamun
"regar...ada apa kamu menatap saya"
"ah..g buk" jawab regar tersadar dari lamunannya..
"mmm...buk alice g lupa kan sama janjinya tadi untuk menaikkan jabatan dan memberikan cuti pada saya"ujar regar
"memangnya kamu fikir saya akan ingkar janji regar....semua yang telah saya janjikan..pasti saya tepati"ucap alice tegas..
"yang penting sekarang kamu jalankan dulu ...sebagai pacar pura pura saya..."lanjut alice
lalu mereka diam sejenak...
"buk saya ada permintaan lagi g"
"apa lagi yang kamu minta regar"
"tlong semua karyawan jangan sampai tau..kalau saya jadi pacar pura pura bu alice""kalau satu kantor sampai tau...aku di jadikan ..pacar pura pura si nenek sihir...bisa bisa aku di jadikan bahan candaan mereka...huuuhh..nasib nasib"
"oh ya ...ngomong ngomong kamu mau cuti berapa hari"ucap alice tiba tiba tanpa melihat regar dan hanya fokus pada pekerjaannya
__ADS_1
" untuk berapa harinya saya belum tahu ....tapi yang agak lama...karena mama papa saya sedang merayakan aniversary pernikahan mereka"
saat mereka (regar dan alice )sedang membicarakan tentang cuti....tiba tiba kakek regar sudah ada di ambang pintu...dan kakek mendengar kalo regar akan libur untuk sementara
"cuti...siapa yang mau cuti"kata kakek jimmy
dengan cepat...regar menjawab"saya kek...soalya orang tua saya mau ulang tahun pernikahan mereka"
kakek diam sejenak..seperti ada yang di fikirkan kakek jimmy
"kapan kamu akan ambil cutinya"ujar kakek
"mungkin minggu depan kek"
"minggu depan ya"kakek diam lalu mengatakan
alice dan regar menoleh ke arah kakek dengan bebarengan...
"ikut" kata keduanya bersamaan...alice dan regar saling pandang...lalu alice mwnghampiri kakek yang sedang berdiri di samping meja regar...
"kakek....apa maksud kakek untuk ikut ke rumah regar"..
" g ada maksud apa apa...kakek hanya ingi tau kampung halaman regar...dan ingin bertemu calon besan kakek..."
tiba tiba regar tesedak saat ingin minum dan mendengar kata besan dari kakek
"besan"ucap keduanya bersamaan...
regar meregangkan dasinya...seperti nafasnya tercekik di lehernya....
__ADS_1
"kakek....kakek mau kemana kesehatan kakek kan lebih penting. jadi nanti perjalanan jauh bisa membuat kesehatan kakek menurun..."ujar alice..mencoba membujuk kakek agar tidak ikut regar pulang kampung...
"kakek tidak apa apa...hitung hitung sambil jalan jalan...sudah lama kakek g keluar kota....ngomong ngomong kota kelahiran kamu dimana gar..."kata kakek...
"saya lahir di kota L****K..."
"wah kebetulan sekali ...kakek dengar disana banyak destinasi wisata...nanti kita akan pergi jalan jalan disana...sambil kalian refresing kesana....g capek apa kerja terus"ucap kakek membujuk regar dan alice
"tapi kek ...alice g bisa ikut...alice sibuk sekali..."ujar alice mencoba membujuk kakek agar tidak ikut ke tempat tinggal regar,sedangkan regar hanya diam saja...
"bagaimana menurut kamu regar...kakek dan alice boleh ikutkan.."kata kakek pada regar...
"mmm..."regar menoleh ke arah alice.. alice menggelengkan kepala...menyarankan agar jangan di perbolehkan kakek ikut..
ketika regar melihat ke arah alice...kakek juga menoleh ke arah alice...seketika alice tersenyum pura pura...
"kenapa regar....apa kamu diancam oleh alice"
"mm..bb..boleh kek"sambil regar melirik kearah alice...dan melihat alice yang kaget dengan jawabannya...
seketika itu regar mencoba memalingkan tatapannya...agar tidak kena semprot alice..
"ok....kalau begitu lusa kita berangkat..."
"hah..lusa"jawab alice dan regar barengan...
"kakek kenapa buru buru sekali ....alice masih banyak pekerjaan"alice mencoba mencari cari alasan...
"keputusan kakek sudah final...g bisa di tawar lagi.."ujar kakek sambil berlalu..sedangkan regar hanya diam mematung dam melihat kakek menghilang di balik pintu..
__ADS_1