
Regar dan Alice mulai meninggalkan rumah..
Alice telah sampai lebih dulu di dermaga dan disana masih belum ada siapapun.
Alice menunggu didalam mobil..beberapa saat Taksi yang ditumpangi Regar juga sudah sampai.
Regar segera menghampiri mobil Alice.Regar mengetuk-ngetuk kaca mobil Alice,Alice pun menurunkan kaca mobilnya.
"Cepat buka bagasinya..."ujar Regar.Alice membuka bagasi mobilnya dan Regar segera mengambil kopernya.
Regar berdiri didepan mobil Alice sambil memainkan ponselnya..tak lama kemudian Adrian keluar dari kapal pesiar yang akan membawanya berjalan-jalan ditengah laut.
"Hai Regar..sudah lama.."ujar Adrian sambil memeluk Regar
"G juga..baru saja sampai.."ujar Regar..
Adrian melihat mobil yang ada dibelakang Regar dan menghampirinya.Adrian mengetuk-ngetuk kaca mobil Alice.Alice menoleh dan membuka pintu mobilnya.Alice keluar dari mobil.Regar menghampiri mereka berdua.
"Halo bu Alice..selamat datang di kapal pesiarku.."ujar Adrian dengan sombongnya.
Alice hanya tersenyum.
"Apakah kalian berdua datang bersama.."tanya Adrian curiga..
"Oh..tidak saya tadi pakai taksi....mana mau bu Alice satu mobil dengan asistennya.."ujar Regar sambil menoleh kearah Alice.Alice dari tadi hanya diam saja..
"Ok...kalau begitu mari kita masuk lebih dulu.. nanti didalam... kunci kamar kalian akan diberikan..."ujar Adrian..
"Maaf rian...kalau bisa kunci kamar saya dan bu Alice bersandingan...takutnya nanti bu Alice butuh sesuatu jadi saya sudah siap siaga.."ujar Regar..
Alice melihat kearah Regar dan menahan senyum..
"Ok kalau begitu.."Ujar Adrian tanpa curiga.
__ADS_1
Adrian berjalan lebih dulu..
"Sini kopernya biar saya yang membawanya"Regar menawarkan diri pada Alice.Alice mempersilahkan.
Alice berjalan dibelakang Adrian..
"Silahkan.."Adrian mempersilahkan Alice dan Regar masuk kedalam kapal pesiarnya..Adrian mengambilkan dua kunci kamar pada asistennya.Adrian mengantar mereka kekamar mereka masing-masing..
"Ini kamar kalian..silahkan beristirahat terlebih dulu.."Adrian meninggalkan Alice dan Regar...
"Mari bu...saya bawakan koper anda kedalam kamar.."ujar Regar.Adrian yang berjalan menjauh dari keduanya terlihat tersenyum sinis.
Alice dan Regar memasuki kamar Alice.Regar mengunci pintunya.
"Kenapa pintunya dikunci..."ujar Alice pada Regar..
"Ya..g apa apa...takutnya nanti ada yang masuk..ini mau ditaruh dimana.."ujar Regar sambil membawa koper Alice..
"Ya sudah kalau begitu..aku pergi kekamarku dulu..."Regar pamit pada Alice..
Alice hanya menganggukan kepala..
Regar membuka kunci kamarnya...Dia melihat kamar yang cukup besar.
"Wah...mewah sekali kapal ini..."ujar Regar kagum..
Regar membawa tas kopernya dan meletakkan di sebelah sofa yang ada didepan ranjang Regar.
Regar merebahkan tubuhnya..Regar melihat sebuah kunci..
Ya..tadi Regar mengambil salah satu kunci kamar Alice.
"Maaf ya sayang...aku sudah mengambil satu kunci darimu.."ujar Regar tersenyum..
__ADS_1
Memang setiap kamar ada dua kunci yang satu untuk cadangan..
Tadi saat Adrian memberikan kunci kamar,Alice tidak mengetahui kalau kuncinya ada dua.
Regar ingin melihat-lihat isi dalam kapal pesiar..Dan kebetulan Alice juga ingin keluar kamar.
Saat Regar membuka pintu kamarnya,Alice juga sedang keluar dari kamarnya..
"Mau kemana kamu Lice.."tanya Regar..
"G ada.... hanya ingin jalan-jalan saja didalam kapal ini..."ujar Alice..
"Ya sudah kita bareng aja...soalnya aku juga ingin tau dalam kapal ini ada apa saja.."ujar Regar..saat berjalan melewati lorong-lorong kamar kapal..Dina datang bersama teman-teman karyawan yang lain..dan dia melihat Regar.
"Regar....kamu sudah ada disini.."ujar Dina..
Dina tiba-tiba memeluk Regar didepan Alice dan teman-temannya..
"Ya ampun Regar...kamu kemana saja selama 2 hari ini...aku itu cemas sama kamu...takut ada apa-apa sama kamu....ngomong-ngomong kamu kemana sih..."ujar Dina..
"Aku...aku pulang kampung..."ujar Regar singkat.
Regar melihat kearah Alice.Wajah Alice terlihat tidak suka dan Regar menyadari itu.
Alice pergi dari sekumpulan karyawannya..
"Saya kesana dulu ya Regar.."ujar Alice sambil berlalu.Regar mengejar Alice..
"Tunggu..biar saya temani anda.."ujar Regar.
Dina dan teman-teman yang lain heran dengan sikap Regar pada Alice..
"Tumben Regar bersikap biasa saja pada bu Alice...biasanya dia yang paling jengkel pada sikap bu Alice...tapi sekarang..."ujar teman Regar.Dina pun berpikiran sama dengan teman-temannya.
__ADS_1