
Regar menelfon bagian konsumsi yang ada dikapal tersebut,dia memesan beberapa makanan dan minuman.
"Lice..apakah kamu bahagia menikah dengan aku.."Ujar Regar tiba-tiba..
Alice mendongakkan kepala saat dipeluk Regar..
"Kenapa kamu bertanya seperti itu.."ujar Alice
"Ya...aku hanya mau memastikan saja....jadi bagaimana...apa kamu bahagia menikah dengan aku"ujar Regar..
"Hhhmm...awalnya sih biasa saja...soalnya kita menikah juga karena terpaksa ya kan...tapi lama-lama aku jadi tidak terbiasa jika kamu g ada didekatku..."ujar Alice..
Tok..tok...
Pintu kamar Alice ada yang mengetuk.
"Siapa..."tanya Alice..
"Makanan tiba.."ujar seseorang dari luar..
"Makanan kita sudah tiba...aku keluar dulu ya.."ujar Regar tapi ditahan oleh Alice..Regar menoleh
"Biar aku saja...ini kan kamar aku...kalau kamu yang keluar..nanti orang-orang curiga lagi..."ujar Alice..
Alice berjalan menuju pintu dan membuka pintunya..Alice mengambil nampan dari tangan pelayan..lalu masuk lagi dan menutup pintunya lagi..
Alice mempersiapkan makanan dan minuman diatas meja yang ada dikamarnya..
__ADS_1
"Makanan sudah siap...ayo kita makan..."ujar Alice.
Regar meletakkan ponselnya lalu berjalan menuju meja makan..
Alice dan Regar menikmati makanan mereka.
"Habis ini kita keluar yuk...sepertinya kapal ini sudah jauh dari daratan...kita lihat pemandangan dari tengah laut.."ujar Regar..
"Ok...lagian aku juga ingin tau isi dalam kapal ini..."ujar Alice..
"pestanya Adrian ini akan diadakan besok malam kan..."tanya Alice
"Sepertinya begitu.."ujar Regar..
"Kenapa memangnya.."
"Ya g apa-apa..."
Setelah makan siang...Alice merasa ngantuk..dan dia tertidur Regar menyelimuti Alice..
"Aku akan berikan kejutan untukmu malam ini..."ujar Regar berbisik sambil mengusap rambut Alice.
Regar keluar dari kamar Alice sambil mengendap-endap..setelah dirasa tidak ada orang,Regar keluar dari kamar Alice dengan santai.Saat akan masuk kekamarnya,seorang teman menyapa Regar..
"Hai Gar...darimana kamu...dari tadi teman-teman yang lain mencarimu.."ujar Teman Regar.Regar terkejut..
"Aku..aku..dari.."ujar Regar gugup..
__ADS_1
"Tadi sih,Dina bilang kalau kamu ada pekerjaan bersama bu Alice.."ujar teman Regar..
"ii..ya..iya tadi ada pekerjaan mendadak..."ujar Regar beralasan..
"Emang dasar si Ratu singa itu ya....sudah tau kita ini sedang liburan...eh malah bawa-bawa pekerjaan..."ujar teman Regar
"Eh..tolong jangan bilang dia Ratu singa lagi dong..."ujar Regar sedikit kesal dengan perkataan temannya.
"Hah...kamu ini kenapa...kenapa kamu seperti tidak terima kalau bu Alice disebut ratu singa...bukannya kamu yang pertama menyebutnya seperti itu...atau jangan-jangan kamu sudah mulai suka sama bos kita itu..."ujar Teman Regar..
"Kalau aku suka sama dia..memangnya kenapa...apa ada yang salah.."ujar Regar yang mulai kesal pada temannya.
"Eehh...jangan sewot gitu dong...ya kamu g apa-apa suka sama bos kita...tapi apa kamu kuat dengan sikap judesnya dia..."
"Sudahlah...kamu tidak akan mengerti..."ujar Regar sambil masuk kedalam kamarnya...
"Regar..tunggu.."teman Regar juga ikut masuk kedalam kamar Regar..
"Ada apa...apa mau menjelek-jelekan bos kita lagi..."ujar Regar..
"Bukan itu...aku hanya memberi tahumu kalau Dina selama ini menyukaimu...jadi kalau kau memang suka sama bos kita..tolong jangan memberi harapan pada Dina...kasihan dia.."ujar Doni,teman Regar..
"Kamu tau dari mana kalau Dina menyukaiku..."ujar Regar penasaran
"Ya ampun Regar...masa kamu tidak mengerti sikap dia selama ini sama kamu..dia itu perhatian sekali sama kamu...waktu kamu 2 hari tidak ada kabar...Dina begitu gelisah dan khawatir dengan keadaan kamu...dia sampai mencari-cari alamat kamu..."ujar Doni.
"Masa sih.."ujar Regar..
__ADS_1
"Ya beneran...makanya kalau kamu tidak menyukainya jangan memberinya harapan...ya sudah aku keluar dulu.."ujar Doni sambil menepuk pundak Regar..
"yah...makasih ya sudah memberi tahuku soal ini.."ujar Regar dan Doni hanya mengangguk..