
Alice berjalan cepat didepan Regar..
"Lice..tunggu..."Regar mencoba mengejar Alice.
Setelah dekat dengan Alice..Regar menarik tangan Alice.
"Alice aku bilang berhenti.."ujar Regar..
Alice pun berhenti..
"Kamu kenapa..."tanya Regar..
"Regar lepas..nanti ada yang lihat.."ujar Alice sambil mencoba melepas tangannya dari cengkeraman tangan Regar dan Regar melepas tangan Alice.
"Aku tanya kenapa...kenapa kamu seperti kesal dan mencoba menghindariku..."ujar Regar.
"Aku tidak apa-apa.."ujar Alice cuek..
Regar melihat teman-temannya sudah keluar dari kamar mereka masing-masing..dan Regar melihat kalau teman-temannya sedang menuju ke resto yang ada didalam kapal..
Regar kembali menarik tangan Alice..
"Regar lepasin tangan aku..."ujar Alice..
"Aku akan lepasin tangan kamu...tapi kamu harus ikut denganku..."ujar Regar..dan Alice mengangguk setuju..
Ketika Alice dan Regar melewati lorong kamar...Dina baru keluar dari kamarnya..
__ADS_1
"Loh Regar...mau kemana.."tanya Dina pada Regar..
"Maaf ya Din..saya dan bu Alice ada pekerjaan yang belum selesai...maaf ya..aku pergi dulu.."Regar buru-buru mengejar Alice yang sudah masuk kekamarnya lebih dulu..
"Ada pekerjaan apa ya..sampai Regar buru-buru gitu..mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa.."ujar Dina.
Regar memasuki kamar Alice dan mendapati Alice yang berdiri sambil tangannya dilipat berada di dadanya..
"Kamu kenapa sih..."ujar Regar pelan..
"Aku tidak apa-apa Regar..."ujar Alice menekankan kata-katanya.
"G mungkin kamu g apa-apa.tadi kamu biasa saja..tapi setelah aku bertemu dengan Dina..kamu jadi marah..apa kamu cemburu..."ujar Regar..
"G...aku g cemburu..ngapain aku cemburu.."ujar Alice..
"Oohh..jadi kamu g cemburu...ya sudah kalau kamu g cemburu..aku setujui saja tawaran Dina.."Regar membohongi Alice..
"Dia mengajakku untuk makan malam bersama nanti...kalau kamu tidak cemburu berarti kamu ngizinin aku untuk pergi sama Dina...ya aku akan makan malam sama Dina.."ujar Regar melirik kearah Alice.wajah Alice terlihat kesal.Regar sedikit tersenyum karena ide untuk membuat Alice kesal telah berhasil.
"Jadi kamu akan pergi malam ini..."ujar Alice ketus..
"Ya kalau kamu izinin..ya aku pergi.."ujar Regar..
"Kalau aku tidak izinin kamu pergi...apa kamu g akan pergi..."tanya Alice.
"Apa alasan kamu tidak mengizinkan aku pergi...apa kamu tidak rela..kalau suami tampanmu ini bersama wanita lain.."ujar Regar.
__ADS_1
"Mm...bukan...bukan seperti itu..."ujar Alice kebingungan.
"Terus apa...alasan kamu tidak memperbolehkan aku dekat-dekat dengan wanita lain..."
"Ya...karena..mmm"Alice bingung sendiri..
"Kamu cemburu kan...iya kan...jujur saja kalau kamu cemburu.."ujar Regar sambil memainkan pipi Alice.Alice terus menghindar..
"G..aku g cemburu.."ujar Alice..
"Ya ..kamu cemburu...Alice cemburu..Alice cemburu..."ujar Regar meledek Alice..
"Regar...hentikan..."ujar Alice mengejar Regar.
Alice dan Regar berlarian kesana-kemari sampai akhirnya baju Regar kena tarik oleh Alice,dan Regar terjatuh diatas ranjang,Regar juga menarik tangan Alice dan mereka terjatuh bersama.Alice berada diatas tubuh Regar..Mata mereka bertemu..
"Apa kamu cemburu pada Dina.."ujar Regar lirih..dan Alice hanya diam..
"kebisuanmu mengatakan semua.."ujar Regar.
Alice tersenyum..Regar memeluk Alice sambil mereka terbaring diatas kasur.
"Tadi kamu kenapa...tiba-tiba marah dan berjalan cepat meninggalkan aku.."ujar Regar sambil memeluk Alice.
"Aku tidak suka kalau Dina memeluk kamu.."ujar Alice.Regar tersenyum..
"Apa kamu ingin semua orang tau kalau aku sama kamu sekarang adalah suami istri..."ujar Regar..Alice terdiam..
__ADS_1
"Baiklah saat waktunya tiba..aku akan mengumumkan pada dunia kalau aku ini hanya milik Alice seorang...dan Alice hanya milik Regar..."ujar Regar sambil mengeratkan pelukannya.
"Kita g usah jalan-jalan ya..lagian ini juga sudah waktunya makan siang.... kita pesan makanan dari sini,biar nanti pelayan yang mengantarnya.."Ujar Regar dan Alice hanya mengangguk..