Boss Cantik Ku Sayang

Boss Cantik Ku Sayang
Bab 89


__ADS_3

"Ada apa dengan wajah kamu...kok seperti kepiting rebus.."ujar Regar meledek Alice..


"Apaan sih..."ujar Alice sambil memegang Pipinya..


"Gimana kamu mau gak.."ujar Regar..


"Mau apanya..."ujar Alice


"Kamu mau gak berhenti bekerja dan fokus dengan rumah tangga kita.."


"Mmm...gimana ya..."ujar Alice..


"Ooohh...ya sudah kalau kamu gak mau gak apa-apa...tapi izinin aku buat cari mama baru buat anak-anakku nanti.."ujar Regar sambil sedikit membelakangi Alice...dan Alice balik melihat kearah Regar..


"Apa kamu bilang..kamu ingin mencari mama buat anak-anakmu....terus aku ini buat apa...buat pajangan dirumah kamu.."ujar Alice kesal dan emosi.


"Ya kalau kamu gak mau...ya aku cari saja ibu untuk anak-anakku.."ujar Regar sambil tersenyum


"Siapa bilang aku gak mau..."ujar Alice keceplosan..


"Oh...jadi istriku siap nih jadi istri yang seutuhnya....yang mengurus rumah dan suaminya saja..."ujar Regar sambil memeluk Alice dari belakang dan mencium rambut Alice..Alice memegang tangan Regar yang memeluk perutnya.Regar dan Alice tersenyum.

__ADS_1


Regar dan Alice menghabiskan seharian hanya dikamar...


"Lice..nanti malam kamu akan datang kepesta Adrian..."ujar Regar


"kayaknya gak...sepertinya aku males banget..pestanya membosankan...kamu mau datang.."ujar Alice


"Sepertinya aku akan datang...gak enak lah sama Adrian.."ujar Regar..


"Oohh..ya sudah....mungkin aku akan jalan-jalan diluar...ingin menikmati udara malam...?"ujar Alice


"Ya tapi jangan lama-lama diluar...takutnya nanti kamu masuk angin...soalnya kalau malam anginnya kencang sekali..."Regar begitu perhatian dengan Alice..


***


"Hai gar...kamu sendirian..."ujar Adrian..


"Oh Hai Adrian...gak aku gak sendirian...ini aku bersama teman-teman..."ujar Regar sambil menunjukkan pada teman-temannya.


"Maksud aku...Kamu tidak bersama Alice...soalnya dari tadi saya tidak melihatnya.."ujar Adrian..


"Oh...itu..ya bu Alice memang tidak datang,dia berjalan-jalan diluar..katanya ingi mencari angin malam.."

__ADS_1


"Seperti itu...ya sudah terima kasih...dan nikmati pestanya ya.."ujar Adrian


Setelah berbicara dengan Regar,Adrian diam-diam keluar dari pesta...dia ingin mencari keberadaan Alice..


"Ini kesempatan terakhirku...mau bagaimanapun Alice harus jadi milikku malam ini..."uhar Regar sambil berjalan mencari Alice diluar ruangan..


Adrian begitu berambisi untuk mendapatkan Alice.


Perasaan Regar seperti tidak enak..dia memutuskan keluar dari pesta setelah berpamitan dengan teman-temannya.Regar memilih untuk kembali kekamarnya,dia masuk kekamar Alice terlebih dahulu lalu dia keluar dan masuk kekamarnya sendiri.Regar merebahkan tubuhnya diatas kasur sambil memainkan ponselnya..


Adrian menyusuri setiap isi kapal sampai akhirnya dia sampai diatap dimana Alice sedang duduk santai..Adrian tersenyum licik lalu menghampirinya.


"Hai Alice..."sapaan Adrian mengagetkan Alice..


"Hai..."ujar Alice sambil berdiri dari kursinya


"Kamu gak pergi kepesta..."ujar Adrian sambil terus berjalan mendekati Alice..


"Tidak..sedang ingin sendiri saja..."ujat Alice yang mulai tidak nyaman dengan keberadaan Adrian apalagi setelah mendengar cerita Regar tentang apa yang dilakukan Adrian padanya.


Alice berjalan mundur saat Adrian terus mendekatinya..

__ADS_1


"Maaf tuan Adrian saya pergi kekamar dulu untuk istirahat.."ujar Alice sembari menghindar dari Adrian.


Alice menuruni anak tangga,dia berjalan dengan cepat.Adrian nengikutinya.Alice yang mengetahui kalau Adrian sedang mengikutinya jadi ketakutan.Alice membuka kunci kamar dengan terburu-buru dan entah kenapa kunci kamar Alice terasa sulit sekali untuk membuka kamarnya,Alice mulai gemetar.


__ADS_2