
Malam kedua pesta yang diadakan Adrian akhirnya dimulai..Regar sudah berada dipesta sebelum pesta dimulai.
Satu persatu tamu undangan mulai berdatangan dan yang paling ditunggu-tunggu adalah kedatangan Adrian.
Adrian datang dengan menyapa beberapa temannya.Regar masih melihat gerak gerik Adrian.
Alice datang dengan memakai gaun berwarna merah tua,semua mata tertuju pada penampilan sempurna Alice tak terkecuali Regar..untuk sesaat perhatian Regar teralihkan kepada penampilan Alice tapi dia segera tersadar..
Mata Regar kehilangan Adrian.Regar mencari kesana kemari keberadaan Adrian.
Regar berjalan mencari Adrian..karena disibuk mencari Adrian,Regar sampai menabrak seseorang dan yang ditabrak Regar adalah Adrian..
"Sorry..sorry.."ujar Regar..
"It's okay...gak apa apa.."ujar Adrian..
Regar tersenyum bisa berada didekat Adrian..
"Apa obatnya sudah diberikan kepada Alice..."ujar Adrian dalam hati..
Regar mencari-cari keberadaan Alice dan Alice terlihat sendirian.
"Kamu sedang mencari siapa gar.."ujar Adrian yang menyadari kalau Regar tengah sibuk mencari-cari sesuatu..
"Ah..gak...aku tidak mencari apa-apa.."ujar Regar kembali fokus pada Adrian.
"Tunggu sebentar saya mau kesana dulu.."pamit Adrian.
Tanpa sepengetahuan Adrian,Regar mengikutinya secara diam-diam...Regar melihat Adrian tengah ngobrol dengan seorang pelayan.Regar mulai curiga kalau Adrian akan melaksanakan rencananya.Regar semakin mendekat dengan Adrian dan pelayan..Regar melihat Adrian tengah memberi sesuatu pada pelayan itu.Setelah selesai dengan si pelayan...Adrian pergi untuk menemui temannya yang berada tidak jauh dari Alice.Adrian melihat Alice dari atas sampai bawah.
__ADS_1
Regar menghampiri pelayan yang disuruh Adrian tadi.
"Permisi..tadi pak Adrian..memesan minuman apa ya.."ujar Regar..
"Maaf anda siapa.."ujar pelayan tadi.
"Saya Arya..saya asisten dari pak Adrian..."ujar Regar berbohong.
"Maaf..pak Adrian hanya menyuruh saya untuk membuat dua minuman saja...jadi jika anda berkenan anda bisa memesan minuman pada pelayan yang lain..."ujar pelayan tadi.
Regar tidak bisa apa-apa.Kalau dia memaksa pasti akan terjadi keributan.
Pelayan tadi mengantar minuman pada Alice dan Adrian..minuman yang dipesan Adrian semuanya dikasih obat..
Alice mengambil minumannya,Regar yang melihatnya berlari kecil untuk mencegah Alice meminum minuman yang diberikan pelayan tadi.Adrian tersenyum sinis saat melihat Alice meminum minuman itu sampai habis.Regar mengalihkan perhatian Regar untuk membawa Alice keluar dari pesta.
"Sudah kamu ikut aku dulu..nanti aku jelaskan.."ujar Regar sambil terus menarik tangan Alice.Alice hanya menurut saja.
Adrian kehilangan Alice setelah seseorang menabraknya tadi,Regar menyenggol seseorang untuk mengalihkan pandangan Adrian.Dan orang yang disenggol Regar terjatuh kearah Adrian.Adrian kesal dan langsung meminum semua minuman yang ada digelas dengan sekali tegukan.Adrian memcari-cari Alice tapi tetap tidak ketemu.Adrian terlihat mengusap mukanya kasar.Adrian terlihat sangat marah..
"Kemana dia...dia hilang lagi....sial...gagal lagi..."ujar Adrian sambil marah-marah.
"Regar ada apa..."ujar Alice..yang terlihat kebingungan dengan apa yang dilakukan Regar.
"Sudah kamu ikut aku saja dulu...nanti aku jelasin.."ujar Regar.
Regar membawa Alice kekamarnya..saat Regar membuka kunci kamarnya..Alice memegang tangan Regar.
"Regar..kamu mau ngapain.."ujar Alice.
__ADS_1
"Tenang saja aku gak bakalan ngapain-ngapain kamu...aku tau kamu masih palang merah.."ujar Regar.
Alice lebih tenang.Alice dan Regar masuk kekamar Regar,lalu menyuruh Alice duduk disisi ranjang.
"ada apa sih gar.."ujar Alice kesekian kalinya..
"Gini...kamu akan dikerjai Adrian...aku tahu dari tadi pagi.Adrian memasukkan obat kedalam minumanmu tadi.saat aku mau mencegahmu untuk minum..itu sudah terlambat.."ujar Regar singkat.
"Obat..obat apa.."tanya Alice..
"Aku juga tidak tau...kita lihat reaksimu saja.."ujar Regar..
"Untuk malam ini..kamu tidur disini saja..aku takut terjadi apa-apa sama kamu.."ujar Regar lagi.
Setelah sekitar 30 menit masih belum terjadi apa-apa sama Alice.
Tapi setelah itu,Alice seperti gelisah..dia berkeringat..
"Regar apa kamar ini terasa panas.."ujar Alice sambil mengipas-ngipas badannya dengan tangannya..
"Gak...aku gak kepanasan.."ujar Regar mulai curiga..
"tapi Aku merasa kepanasan.."ujar Alice yang terus berkeringat..Alice semakin menjadi-jadi.
Alice mulai melepas tali gaunnya yang ada dipundaknya..Regar yang melihat leher jenjang Alice yang berkeringat,menelan salivanya dengan berat..dan dia menggeleng-gelengkan kepalanya.."tahan Regar...istrimu sedang dalam pengaruh obat.."ujar hati Regar..
Regar menggendong Alice ala bridalstyle untuk dibawa kekamar mandi dan mengguyurnya dengan air dingin.Alice kaget lalu berteriak..
"Regaaarr...dingin.."ujar Alice yang bibirnya mulai gemetar...
__ADS_1