Boss Cantik Ku Sayang

Boss Cantik Ku Sayang
Bab 61


__ADS_3

Alice memasuki ruang kantornya..tak lama Regar pun menyusul...


"Katanya g jemput Dina..."sindir Alice pada Regar..


Regar yang tadinya ingin menaruh jas dan tasnya dimeja jadi berbalik melihat kearah Alice..


"Kamu ngomong sama aku.."ujar Regar..


"G...aku ngomong sama tembok.."ujar Alice sewot.


Regar melihat kearah sekeliling..


"Kamu ngapain ngomong sama tembok..."Regar berpura-pura percaya..


"Kamu ini....masa iya aku ngomong sama tembok.."ujar Alice..


"La terus...tadi ditanya katanya ngomong sama tembok..."


Regar menuju ke meja Alice..


"Ada apa sih...?"tanya Regar..


"G ada apa-apa...cuma males aja sama orang tukang bohong..."


"Siapa yang tukang bohong.."Regar mengernyitkan ..


"Tau....mikir aja sendiri..."ujar Alice ketus..

__ADS_1


Regar menuju kepintu kantor dan menguncinya...


klik...


"Kenapa di kunci..."ujar Alice


"G kenapa-kenapa cuma ingin menjelaskan sesuatu pada istriku yang sedang cemburu..."ujar Regar sambil mendekat pada Alice..


"Iiihh...siapa yang cemburu..."


"Sayang kalau kamu g cemburu, kamu g bakalan sewot kayak tadi.."ujar Regar..


Regar duduk diatas meja didekat Alice,Regar sedikit menunduk..


"Siapa yang sewot..."wajah Alice mulai memerah..karena malu..


"Jujur deh...kamu cemburu kan...tuh liat wajah kamu memerah.."ujar Regar..


"Tadi itu...aku bertemu Dina di pinggir jalan,taksi yang ditumpanginya mogok...terus aku melihatnya...ya aku tawarkan untuk berangkat bareng saja..."ujar Regar..


"Dia kan bisa panggil taksi lain....ngapain bonceng sama kamu.."ujar Alice..


"Ya kan aku yang tawarin buat bareng sama aku...lagian jaraknya jugakan udah dekat...kasian kalau harus bayar taksi dua kali..."ujar Regar..


"Hallah itu alasan kamu saja...biar bisa berduaan sama Dina..."ujar Alice yang kini menghadap kearah laptonya lagi...Regar memutar kursi Alice.


"Kamu cemburu ya.."ujar Regar menatap mata Alice...dan Alice juga menatap mata Regar..

__ADS_1


"Ee..ee..enggak.."Alice jadi salah tingkah..


Alice mencoba memutar kursinya lagi tapi tetap dipegangin oleh Regar..


"Regar...awas aku mau bekerja..."Alice mulai sedikit berontak..


"Regar lepasin...nanti ada yang masuk..."ujar Alice sambil melihat kearah Regar dan Regar masih menatap wajah Alice..


Alice dan Regar saling bertatap mata....Regar memajukan wajahnya pelan..dan....Cup....sebuah kecupan kecil mendarat di bibir Alice,Alice yang kaget membulatkan matanya...


"G usah mendelik seperti itu..."ujar Regar


"Kamu apa-apaan sih Gar...nanti kalau ada yang melihat bagaimana..."ujar Alice dengan wajah yang merah merona dan juga salah tingkah...


"Biarkan saja orang tau..."ujar Regar seperti cuek saja...


"Tapi..."ujar Alice..Regar menutup mulut Alice dengan jari telunjuknya..


"Huusstt...kamu jangan bicara lagi...mau aku cium lebih lama lagi..."ujar Regar menggoda Alice.Alice langsung menggelengkan kepala cepat..


"Bagus..."ujar Regar..


Regar berdiri dari posisinya...dia sekali lagi memutar kursi Alice dan Cup..sebuah ciuman mendarat dipipi Alice..Alice kaget..


"Regaaarr...."ujar Alice sambil berdiri,sedangkan Regar berjalan cepat menuju ke pintu,Regar membuka kunci pintunya..lalu dia keluar..


Regar menuju ke pantri kantor,dia pergi kedapur untuk membuatkan kopi Alice.

__ADS_1


Sambil membuatkan kopi untuk dirinya dan juga Alice,Regar tidak berhenti tersenyum,dia mengingat kejadian tadi...


Seorang karyawan lain yang sedang berada didapur juga,jadi heran melihat tingkah Regar..


__ADS_2