
Regar masih mengguyur kepala Alice dengan air untuk kedua kalinya.Dan Alice berteriak lagi..
"Tega ya kamu Regar.."ujar Alice bibirnya mulai bergetar dan badannya mulai menggigil.
Regar mengambil shower lagi tapi dihentikan oleh tangan Alice..
"Cukup Regar...cukup....dingin.."ujar Alice dengan suara bergetar.
"Sudah sadar kamu...sudah tidak merasa kepanasan lagi.."ujar Regar..dan Alice mengangguk..
Regar yang melihat Alice menggigil kedinginan jadi tidak tega.Dia mengambilkan handuk untuk menyelimuti Alice.
"Kamu tunggu disini...aku akan mengambilkan baju ganti dari kamarmu dulu..."ujar Regar.Alice hanya mengangguk kedinginan.
Tak lama Regar kembali kekamar mandinya dengan membawa baju ganti untuk Alice.Regar memberikan bajunya kepada Alice lalu dia keluar.Alice mengganti bajunya,dia sedang mencari-cari sesuatu dilipatan baju yang diberikan Regar tadi.
"Bagaimana mau ganti...kalau baju yang paling penting g dibawa...huuh..dasar Regar.."ujar Alice menggerutu.
Setelah selesai berganti pakaian..Alice keluar dari kamar mandi dengan pakaian lengkap,tapi Alice menutupi bagian dadanya dengan handuk.
"Kenapa masih pakai handuk"ujar Regar sambil setengah berbaring diatas kasur.
"Mmm...aku pergi kekamarku dulu ya..."yjar Alice.
"Mau ngapain...udah g usah..kamu tidur disini dulu..."ujar Regar..
"Tapi...ada sesuatu yang gak kamu bawa.."ujar Alice malu..
__ADS_1
"Apa..apa yang aku lupain.."ujar Regar
"Mmm...pokoknya sesuatu...ya udah aku kekamarku dulu.."ujar Alice sambil buru-buru keluar...
"Ya...jangan lupa kembali kesini.."ujar Regar setengah berteriak.Alice mengangguk.
"Memangnya apa yang sudah saya lupakan....baju sudah celananya juga sudah aku ambilkan...terus apa lagi.."ujar Regar berbicara sendiri...setelah berfikir sejenak...Regarpun sadar apa yang dilupakannya dan dia tertawa kecil..
"Jadi dia tadi keluar kamar tidak memakai apa-apa didalamnya..."ujar Regar sambil tertawa.
Setelah beberapa saat,Alice pun kembali kekamar Regar.
"Sudah selesai mengambil sesuatunya..."ujar Regar..
"Sudah..."jawab Alice singkat.
Alice berjalan ragu..
"Sudah kamu tenang saja..aku g bakalan ngapain-ngapain kamu.kalau aku berniat mengganggumu sudah dari tadi pas kamu kepanasan..."ujar Regar.
Alice pun duduk disebelah Regar.
"Kamu pasti heran kenapa kamu kepanasan."ujar Regar dan Alice mengangguk..
"Kamu sudah dikasih obat p*r**g*a*g oleh Adrian...dia ingin melecehkan kamu.."ujar Regar..
"Tapi untung saja aku segera tau..jadi aku membawamu keluar dan menjauh dari Adrian..."ujar Regar lagi.Alice kaget mendengar penjelasan Regar tentang Adrian yang ingin menjebaknya dengan obat p********g..
__ADS_1
"Ya ampun..tega sekali dia...apa salahku padanya...sampai dia ingin menjebakku.."ujar Alice..
"salahnya kamu terlalu cantik dan membuat semua laki-laki jadi penasaran denganmu..."ujar Regar memuji istrinya..
"Sekarang kamu tidurlah..kasihan kamu tadi aku guyur pakai air dingin...maaf ya...sini aku peluk...biar sedikit hangat tubuhmu..biar tidak sakit.."ujar Regar yang menarik tubuh Alice masuk kedalam pelukannya.
Alice hanya tersenyum merasakan pelukan hangat Regar.
"Terima kasih sudah menolongku dan menjagaku dari pria b*******k seperti Adrian..."ujar Alice
"Ya..itukan sudah kewajibanku untuk menjagamu...kamu kan istriku..."ujar Regar.
Regar dan Alice akhirnya tertidur dengan berpelukan..
Di tempat lain...Adrian juga mulai kepanasan nafasnya memburu tidak beraturan..
"Panas....aku butuh pelampiasan...."ujar Adrian yang keluar dari acara pesta.
Adrian mencari-cari sebuah kamar,dia berjalan dengan sempoyongan menuju kekamar Alice...
"Malam ini kamu akan menjadi milikku Alice.."ujar Adrian sambil mencoba membuka kunci kamar Alice dengan kunci yang sudah dibuatnya...
Tapi betapa kecewanya Adrian saat memasuki kamar Alice,Dia tidak menemukan siapapun disana..
"Haaaaahh...sial..kemana wanita itu.."ujar Adrian kesal..
Teriakan Adrian didengar oleh Regar dan Regar hanya tersenyum..lalu memejamkan matanya lagi.
__ADS_1
Adrian keluar dari kamar Alice...dia menelfon seseorang..lalu Adrian pergi dari kamar Alice..