Boss Cantik Ku Sayang

Boss Cantik Ku Sayang
Bab 90


__ADS_3

Setelah mencoba beberapa kali untuk membuka kamarnya,akhirnya bisa juga pintu kamar Alicle terbuka.Alice masuk lalu menguncinya kembali.Alice sedikit merasa tenang,dia berjalan menuju kursi yang ada di depan ranjangnya.Alice mengambil air minum..dia mulai sedikit tenang..


Tapi tiba-tiba pintu kamarnya terbuka lagi,Alice mengira itu Regar..Tapi saat wajahnya terlihat ternyata Adrian yang masuk kekamar Alice..


"Kamu....kenapa kamu bisa memasuki kamarku..."ujar Alice berdiri dari kursinya.


"Gampang saja..."ujar Adrian sambil menunjukkan duplikat kunci kamar Alice,Alice kaget dengan apa yang dilakukan Adrian..


Adrian mulai berjalan mendekati Alice.


"Mau apa kamu...."ujar Alice yang mulai ketakutan.Alice berjalan mundur..


"Aku mau hasil dari usaha dan kerja kerasku..."ujar Adrian dengan tatapan dan senyum liciknya..


"Memangnya apa yang sudah kamu lakukan...."ujar Alice


"Asalkan kamu tau saja...aku Adrian hadi wijaya...apapun yang aku inginkan harus aku dapatkan..."ujar Adrian yang terus mendekati Alice..


"Memangnya apa yang kamu inginkan..."ujar Alice yang kini sudah kehabisan ruang untuk berjalan mundur..


"Apa yang aku inginkan...aku menginginkan wanita angkuh sepertimu..."ujar Adrian

__ADS_1


"Jangan mendekat..."


"Gak usah sok suci kamu Alice...aku pernah melihat Regar keluar dari kamarmu..."


"Regar...i..itu...dia sedang ada pekerjaan denganku..."ujar Alice yang mulai


"Alice...aku ini seorang pria..aku tau mana wajah yang baru menyelesaikan sebuah pekerjaan dari kantor dengan wajah yang baru melakukan pekerjaan di kamar..."ujar Adrian..


"Tutup mulut kamu..."ujar Alice mulai emosi..


"Kenapa...apa kamu malu dengan apa yang aku katakan....sudahlah Lice...tidak perlu malu-malu kalau sama aku...."ujar Adrian yang kini sudah semakin dekat dengan Alice.


Alice mencoba kabur dari Adrian tapi tangan Adrian menarik tangan Alice...Adrian ingin melecehkan Alice,Dia melempar Alice ke kasur..


"Tolong..jangan.."ujar Alice yang mulai menangis..


Adrian tetap mendekati Alice..Alice melempar apapun yang ada didekatnya...Alice melempar sebuah gelas pada Adrian dan Adrian berhasil menghindarinya...Gelas yang di lempar Alice tadi menghantam tembok yang dekat dengan kamar Regar.


Regar yang sedang memejamkan mata kaget dengan suara pecahan beling...Regar terbangun dia mendengarkan dengan seksama arah kegaduhan tadi.Setelah dirasa itu dari kamar Alice,Regar langsung berlari menuju kamar Alice.Regar mencoba mengetuk-ngetuk pintu kamar Alice..dan dari dalam kamar terdengar suara Alice minta tolong..Regar tambah panik..Regar kembali kekamarnya untuk mengambil kunci kamar Alice..dan setelah membuka kamar Alice,Regar terkejut melihat keadaan Alice dengan baju yang sudah berantakan..Adrian terkejut dengan kedatangan Regar..


"Kamu...bagaimana kamu bisa masuk..."ujar Adrian..

__ADS_1


"Jangan bertanya...bagaimana aku bisa masuk..."ujar Regar dengan wajah yang begitu marah..Regar mendekat ke arah Adrian..


"Apa yang kamu lakukan terhadap wanitaku..."ujar Regar..


"Wanitamu..."ujar Adrian heran..


"Apa yang sudah kamu lakukan pada wanitaku....berani-beraninya kamu mengganggunya..."ujar Regar..


"Aku sudah mengeluarkan banyak uang untuk mendapatkannya dan sekarang..aku akan menikmati hasilnya"ujar Adrian sambil memegang wajah Alice..dan Itu membuat Regar tidak bisa lagi menahan genggaman tangannya..Regar mulai memukuli Adrian...tanpa ampun..


Setelah beberapa saat Alice melerai perkelahian antara Regar dan Adrian..


"Berhenti...kalian berdua berhenti..."ujar Alice berteriak dan membuat Regar menghentikan aksinya.


Regar menuju ke koper Alice dan mengambil satu baju untuk diberikan kepada Alice..


"Cepat ganti baju kamu...dan buang baju yang kamu pakai..lempar saja kelaut...aku gak mau ada bau dia dibaju-baju kamu..."ujar Regar sambil melihat dengan tatapan benci kepada Adrian.


Adrian mencoba bangun dari lantai,dia duduk bersandar diranjang Alice sedangkan Regar duduk diatas kursi dengan menyilangkan kakinya..


"Awas kamu Regar...aku akan balas semua perbuatanmu...kamu hanya seorang asisten,hanya pegawai rendahan berani-beraninya ikutan dalam urusanku..."ujar Adrian sambil ngos-ngosan dan mengusap darah yang mengalir disudut bibirnya..

__ADS_1


"Apa kamu bilang...aku pegawai rendahan...kamu itu yang pengusaha amatiran..."ujar Regar sambil tersenyum..


"Kurang ajar..awas kamu..."ujar Adrian sambil mencoba berdiri tapi tenaga Adrian sudah terkuras habis karena perkelahian dengan Adrian tadi.


__ADS_2