
Alice tertidur disamping Regar..sedangkan Regar masih terbangun dan duduk disamping Alice,dia bersandar disisi ranjang sambil mengusap rambut Alice.
"Maafkan aku sudah berbohong padamu lice...aku tidak ingin sikapmu berubah padaku..aku tidak ingin membuatmu takut padaku.."ujar Regar..
***
Pada waktu siang hari,Kapal pesiar yang membawa rombongan Adrian telah kembali pelabuhan.Semua para tamu undangan Adrian telah keluar dari kapal..tak terkecuali rombongan dari kantor Alice.Regar langsung menuju keparkiran untuk mengambil motornya.sedangkan Alice berada didalam mobil..Regar dan Alice saling lihat dan Regar memberi kode untuk Alice supaya jalan terlebih dahulu.
Mobil Alice mulai keluar dari area pelabuhan,Regar berada tidak jauh dari mobil Alice,sesekali Alice melihat kaca spion memastikan kalau Regar ada di belakang mobilnya.
Setelah sekitar beberapa menit,akhirnya Alice dan Regar sudah sampai dirumah mereka.
"Lice..hari ini aku akan mengurus surat pengunduran diri dari kantormu...jadi besok aku tinggal beres-beres meja..."ujar Regar sambil masuk kedalam rumah..
"Kamu serius dengan ucapanmu.."ujar Alice..
"Tentu saja aku serius...semua yang berhubungan tentang hubungan kita..aku selalu serius.."ujar Regar..
Regar membawa tas Alice untuk dibawa kedalam kamar..Sedangkan Alice menuju kedapur..
__ADS_1
"Bik...nanti malam mau masak apa..."tanya Alice pada salah satu asisten yang berada didapur.
"Sepertinya sup daging non...kenapa non...apa ada yang mau bibik masakin buat non Alice.."ujar sang pembantu.
"Gak bik...sayur sup ajah sudah cukup.."ujar Alice..
"ya sudah bik...Alice pergi kekamar dulu..."ujar Alice lagi.
Alice memasuki kamarnya,dia melihat Regar yang terbaring diatas kasurnya dengan masih memakai sepatu..
"Regar...mandi dulu baru tidur..."ujar Alice..
"Iya aku tau...tapi kalau sudah mandi dulu..nanti biar enak tidurnya.."ujar Alice..
Regar membuka matanya..Alice yang berjalan didekat Regar..langsung ditariknya tangan Alice..
"Sini.."ujar Regar sambil menarik tangan Alice sampai Alice terjatuh diatas badan Regar..
"Regar...apa-apaan sih kamu..."ujar Alice mencoba berdiri dari pelukan Regar,tapi Regar tidak melepaskan pelukannya.
__ADS_1
"Diam..kalau tidak mau diam..nanti aku akan cium kamu.."ujar Regar sambil memajukan bibirnya..hendak mencium Alice..
Alice menyerah..dia terdiam dalam pelukan Regar..Regar memandang wajah Alice..
"Kenapa kamu memandangku seperti itu.."ujar Alice..
"Aku cuma berpikir saja...kenapa jalan hubungan kita bisa selucu ini..dari awalnya pura-pura dan hanya sebatas keuntungan masing-masing, akhirnya jatuh cinta beneran....kamu ingat gak awal kita menikah.."ujar Regar..
"ya aku ingat.."ujar Alice..
"Sebenarnya aku marah padamu...karena tidak sesuai dengan perjanjian..yang katanya kamu akan kabur tapi malah datang ke acara pernikahan..itu aku sangat kesal padamu...sampai-sampai aku berjanji pada diriku sendiri untuk selalu membuatmu gak nyaman jika berada didekatku...tapi sekarang malah aku yang terjatuh di lubang yang aku buat sendiri...tapi aku tidak menyesal dengan semua ini.."ujar Regar...
"Tapi aku menyesal Regar..."ujar Alice..
Kata-kata Alice membuat Regar kaget..
"apa maksud kamu menyesal...apa kamu menyesal sudah menikah denganku..."ujar Regar..
"Aku..._"Alice menggantungkan ucapannya..
__ADS_1
"Aku...aku apa...jangan membuatku penasaran..."ujar Regar melepas pelukannya dan Alice bangun dari tubuh Regar..Alice merapikan bajunya yang kusut akibat Regar..lalu dia menunduk dan mengambil nafas panjang...