
Regar kembali kamarnya..dan dia sudah tidak melihat Alice disana..
"Lice...Alice...kamu dimana..."ujar Regar sambil mencari-cari Alice di kamar mandi..
"Apa mungkin dia sudah kembali kekamarnya.."ujar Regar lagi..
Regar keluar dari kamarnya dan mengetuk pintu kamar Alice...dan Regar mendengar jawaban dari dalam..
Regar membuka pintu kamar Alice..
"Selamat pagi sayang .."ujar Regar manis..
"Kok sudah kembali kesini gak bilang-bilang..."ujar Regar menghampiri Alice.
Alice hanya diam saja menikmati makanan yang tadi dipesannya.
"Sepertinya makanannya enak tuh...aku boleh minta gak..."ujar Regar yang mengerti kalau Alice sedang marah padanya,gara-gara Regar menghilang dipagi hari tapi Regar masih belum tau kalau Alice tadi melihatnya direstoran..
"Alice...kenapa diam saja...aku boleh minta makanannya gak...aku lapar belum sarapan..."ujar Regar yang masih mencoba merayu Alice..
"Belum Sarapan....bukannya tadi sudah ada direstoran.."ujar Alice ketus..
Regar tersentak..."bagaimana dia tau kalau aku tadi direstoran...apa jangan-jangan dia melihat aku sama Dina"ujar Regar dalam hati..
"Kenapa..baru ingat kalau tadi sudah sarapan...
enak ya sarapan bareng Dina...sedangkan istrinya sarapan dikamar sendirian..."ujar Alice ketus dan sedikit menyindir Regar.
"Kamu cemburu ya..."ujar Regar menggoda Alice.
"Cemburu...sama orang yang meninggalkan istrinya di pagi hari dan memilih sarapan sama wanita lain...kayaknya laki-laki seperti itu gak pantas untuk dicemburui...."ujar Alice sambil terus memakan makanannya...
Regar tersenyum lalu dia mengatupkan kedua tangannya pada pipi Alice..
__ADS_1
"Uuuuhh...gemes banget sama istriku kalau sedang cemburu..."ujar Regar..Alice menatap mata Regar..lalu dia tersadar..
"Regar..sakit..."ujar Alice...
"Sakit ya sayang...maaf ya..."ujar Regar yang kini berganti mengelus pipi Alice..
Akhirnya Regar menjelaskan pada Alice tentang pertemuannya dengan Dina.
Setelah mendengar semua penjelasan Regar..Alice percaya dengan semua penjelasan Regar dan terlihat dari mukanya,Alice terlihat bahagia..
"Jadi kamu sudah memberi tahu Dina kalau aku istri kamu.."ujar Alice..
"Ya aku cuma bilang kalau aku sudah punya istri..tp belum ngasih tau kalau kamu istri aku..."ujar Regar..
Wajah Alice terlihat berubah lagi...
"Kenapa kamu tidak memberi tahunya kalau aku ini istri kamu..."ujar Alice dengan nada sedih..
"Rencana apa..."Alice penasaran..
"Ada deh pokoknya...."ujar Regar..
Regar melihat ke makanan Alice..
"Sekarang aku boleh minta makanannya.."ujar Regar..Alice menjulurkan makanannya..
Regar menunjuk ke mulutnya yang terbuka dan Alice mengerti itu..
"Hhmm..makanan dari tangan istri sendiri itu memang lebih nikmat.."ujar Regar merayu
"Hhmm...ngomong saja kalau mau disuapin..."ujar Alice sambil memainkan bibirnya..Regar tersenyum..
"Hari ini kamu ada rencana apa..."ujar Regar..
__ADS_1
"Kalau kita sedang berada diatas kapal..mau bikin rencana apa Regar.."ujar Alice sambil terus nenyuapi Regar..
"Oh ya..aku lupa.."ujar Regar
"Tapi kayaknya aku mau di kamar saja...aku mau lihat-lihat perkembangan pasar..."ujar Alice.
"Lice..mungkin setelah pulang dari sini aku akan mengurus surat pengunduran diriku.."ujar Regar.
"Kamu mau mengundurkan diri...?..kenapa..?"ujar Alice..
"Mungkin aku akan menggantikan posisi papa...dan aku juga ingin benar-benar membiayai kehidupanmu..kalau aku masih bekerja untukmu..dan gajiku darimu....sepertinya kurang pantas..."ujar Regar.
"Terus yang bantu aku dikantor siapa...
Jujur saja sepertinya gak akan ada yang bisa sepertimu...yang cekatan yang selalu menemukan solusi setiap masalah kantor..."ujar Alice..
"Dan aku juga..ingin meminta izin pada kakek,supaya kamu jadi istriku seutuhnya...tidak perlu bekerja lagi..aku ingin...."kata Regar menggantung..
"Kamu ingin apa.."tanya Alice.
"Aku ingin kamu fokus untuk memberikan penerus dari keluarga Kusuma..."ujar Regar..
"Maksud kamu..."Alice masih belum mengerti..
Regar memandang Alice...
"Aku ingin kamu fokus untuk memberikan aku keturunan.."ujar Regar serius..
Tiba-tiba pipi Alice merona...
"Kamu ngomong apa sih gar.."ujar Alice sambil memalingkan mukanya dan tersenyum karena malu...
Regar juga ikut tersenyum...
__ADS_1