Boss Cantik Ku Sayang

Boss Cantik Ku Sayang
Bab 94


__ADS_3

"Cepat katakan lice...aku ..aku apa....apa kamu benar-benar menyesal telah menikah denganku..."ujar Regar khawatir..


Alice menunduk sambil menggelengkan kepala...


"Aku menyesal telah karena mengingatkanmu untuk mandi...dan mendekat padamu..."ujar Alice..dan Regar masih belum nengerti..


"Apa maksud kamu..."ujar Regar


"Aku menyesal tadi sudah masuk kekamar ini..sampai-sampai kau bisa memelukmu dan itu membuatku sulit lepas darimu..."ujar Alice sambil pelan-pelan berjalan mundur,sedangkan Regar masih mencerna semua ucapan Alice,saat dia tersadar lalu melihat Alice yang sudah berada didepan pintu kamar mandi..Alice tersenyum manis..


"Aliiiiccee....lagi-lagi kau menipuku..."ujar Regar sambil mengejar Alice..Tapi Alice sudah masuk kekamar mandi dan mengunci kamar mandinya.Regar mencoba membuka kamar mandi tp tetap tidak bisa.."Awas kamu Alice...akan aku balas semua nanti..."ujar Regar kesal...


Makan malam sudah tiba..Alice dan Regar sedang menikmati makan malam mereka..


Selepas makan malam...Alice dan Regar menuju kekamar mereka..Regar duduk bersandar disisi ranjang sambil memandang Alice yang sedang duduk di kursi riasnya...


Selesai memakai krim malam dan merapikan rambutnya..Alice duduk disamping Regar.Mata Regar masih belum lepas dari Alice..dan membuat Alice salah tingkah..


"Ada apa sih Regar dari tadi memandangku terus...memangnya ada yang aneh ya.."ujar Alice sambil melihat kebadannya sendiri.


Regar mendekat pada Alice..


"Apa kamu sudah selesai..."ujar Regar sambil mencium rambut Alice..

__ADS_1


"Selesai...apanya yang selesai..."ujar Alice tidak mengerti maksud Regar..


"Ya kemarin kan sudah libur gara-gara kamu sedang ada tamunya...jadi sekarang sudah bisa kan..."ujar Regar..


Alice mengerti apa maksud Regar..Alice tersenyum..


"Regar...aku minta maaf ya..."ujar Alice..


"minta maaf untuk apa..."ujar Regar..


"Sebenarnya...pas kita berada dikapal aku...aku tidak sedang datang bulan..."ujar Alice sambil memejamkan matanya rapat-rapat karena takut melihat wajah Regar yang sedang marah...


"Aapaa...."ujar Regar..


"Memangnya kenapa kalau kita melakukannya...kita kan pasangan yang sah.."ujar Regar..


"Itulah yang aku takutkan...kalau fikiran laki-laki pasti cuma itu...sedangkan kalau fikiran seorang wanita bisa bercabang-cabang kemana-mana..."ujar Alice..


"Ya sudah sebagai gantinya...malam ini aku minta 5 ronde..."ujar Regar..


"Hah 5 ronde....yang benar saja..bisa-bisa aku kehabisan nafas gar..."ujar Alice..


Regar mulai merebahkan tubuh Alice..

__ADS_1


"Tapi..."ujar Alice..


"Sudah jangan kebanyakan nawar...ini hukuman untukmu karena sudah menipuku beberapa kali...apa kamu mau aku tambahin hukumannya..."ujar Regar dengan suara yang mulai berat..


"Regar...kepalaku pusing..."ujar Alice sambil memegang kepalanya..


"Alice...jangan menipuku lagi..atau aku tambahin hukumannya..."ujar Regar..


"Regar kali ini aku jujur sama kamu...kepalaku memang sakit.."ujar Alice sambil bangun dari tidur..Regar menarik badan Alice..


"Sudah jangan banyak alasan..."ujar Regar


Alice meringis menahan sakit dikepalanya.


Tiba-tiba Alice pingsan..


"Lice..kamu gak usah pura-pura..gak akan mempan sama aku.."ujar Regar sambil menepuk-nepuk pipi Alice..tapi Alice tetap tidak membuka matanya..Setelah beberapa kali Regar memanggil nana Alice dan tidak ada respon,Regar mulai panik...


"Lice...Alice...bangun lice..."ujar Regar.


Regar bangun dan menggendong lalu membawa Alice ke dalam mobil.Regar akan membawa Alice keklinik terdekat,Regar begitu khawatir..Setelah beberapa saat,akhirnya Regar sampai juga di klinik,Regar kembali menggendong Alice menuju keruang IGD...


"Dok tolong istri saya dok.."ujar Regar saat berada di ruang periksa..

__ADS_1


"Baik pak...mohon anda tenang...silahkan anda duduk dulu...biar saya periksa istri anda..."ujar Dokter yang berada di klinik tersebut...


__ADS_2