Boss Cantik Ku Sayang

Boss Cantik Ku Sayang
Bab 82


__ADS_3

Regar duduk bersandar disisi ranjang dengan raut wajah kecewa..


Alice menghampiri Regar..


"Kamu kenapa..."ujar Alice..


"Kamu masih nanya aku kenapa.."ujar Regar ...


"Ya..memangnya kenapa...aku kan tidak mengerti..."ujar Alice menahan senyum melihat Regar kelimpungan.


Regar melirik kearah Alice...


"Eh...tapi kan..yang libur yang dibawah..kalau yang diatas kan tidak pernah libur.."ujar Regar berganti menggoda Alice..


Alice menunduk melihat kebadannya sendiri..Saat dia menyadari maksud Regar,Alice menyilangkan tangannya didada..


"Jangan macam-macam Regar..."ujar Alice berjalan mundur..Regar bangun berjalan menuju kearah Alice.


"Regar..aku mohon jangan.."ujar Alice sambil geleng-geleng kepala..


"Satu kecupan saja..."ujar Regar sambil tersenyum.Wajah Regar seperti singa yang sedang menyudutkan mangsanya.


Alice masih berjalan mundur..dia melihat kearah belakang..dia melihat pintu menuju kekamar mandi..Alice mundur lebih cepat dan membuka pintu kamar mandi dan masuk kedalam lalu menutup pintunya rapat-rapat...


"Maaf ya sayang...nanti kalau sudah bisa semua aku akan bilang.."ujar Alice dari dalam kamar mandi..


Regar berada di ambang pintu sambil mengetuk-ngetuk pintu kamar mandi..


"Lice..dosa lo kalau nolak suami.."ujar Regar..


"Sayang...kamu juga dosa sudah memaksa istri yang lagi datang bulan..."ujar Alice dari dalam kamar mandi.Alice tersenyum puas karena berhasil menghindari Regar..

__ADS_1


"Sayang..aku kembali kekamarku saja...aku takutnya nanti tidak akan kuat saat berdekatan dengan kamu."ujar Regar dengan nada suara yang melunak.


"Ya..maaf ya sayang.."ujar Alice..


Telinga Alice,dia tempelkan kedaun pintu.Setelah merasa aman karena mendengar suara pintu tetutup,Alice keluar dengan kepala dulu,matanya menyusuri semua ruang kamarnya dan disana sudah tidak terlihat batang hidung Regar lagi.Akhirnya Alice keluar kamar dengan santai.


Saat Alice berjalan,dia ingin mengunci pintunya,tiba-tiba ada seseorang yang memeluknya dari belakang..


"AAAAaaa..."Alice berteriak sangat keras sekali,sampai-sampai mulutnya kena bekap oleh tangan seseorang yang memeluknya..


"Jangan teriak...ini aku Regar.."ujar orang yang memeluknya itu yang ternyata Regar belum keluar dari kamarnya.


"Kamu belum keluar.."tanya Alice setelah bekapan mulutnya dibuka.


"Belum...tadi saat aku mau keluar ada orang yang berjalan menuju kemari.. jadi aku masuk lagi...takutnya nanti orang-orang itu curiga dengan keberadaanku dikamar kamu.."ujar Regar menjelaskan sambil terus memeluk Alice.


"Jadi untuk malam ini aku akan tidur disini..."ujar Regar..


"Ya sudah kita tidur saja..."ujar Regar dan Alice mengangguk.


Alice dan Regar merebahkan tubuh mereka di kasur.Regar menarik badan Alice.


"Aku ingin tidur dengan memeluk kamu..boleh kan.."ujar Regar.Alice pun meringkuk dalam dekapan Regar,


"Setelah mengakui semua perasaanku,kini hatiku jadi lebih tenang dan nyaman saat berada dipelukan Regar.."ujar Alice dalam hati.


"Regar...aku mau tanya boleh.."ujar Alice..


"Ya...tanya aja...memang kamu mau bertanya apa.."ujar Regar..


"Mmm...dengan sikap aku yang cuek dan sering marah-marah...bagaimana kamu bisa mencintaiku.."ujar Alice..

__ADS_1


Regar berpikir dan mengeratkan pelukannya..


"Hhmm..aku juga tidak tau...bagaimana aku bisa jatuh cinta padamu...padahal kamu itu wanita yang paling ngeselin dan nyebelin yang pernah aku kenal..dan sialnya kamu itu bos aku..jadi aku g bisa berkutik saat menghadapi sifat ngeselin kamu..."ujar Regar jujur.


Alice mencubit perut Regar karena mengatainya wanita paling ngeselin..


"Aaww...sakit..."ujar Regar..


"Biarin siapa suruh nengataiku dari tadi..."ujar Alice


"Aku kan jujur...terus lagian sifat itu yang membuat aku jadi jatuh cinta sama kamu.."


"Terus mulai kapan kamu menyadari kalau kamu mencintai aku.."ujar Alice..


"Aku tidak tau...sekarang aku yang mau bertanya dengan pertanyaan yang sama...


Sejak kapan kamu mulai mencintai aku..dan kenapa kamu bisa mencintai bawahanmu ini.."ujar Regar..


"Kamu sering menggangguku..aku jadi terbiasa dengan sifat jahilmu.. jadi saat kamu g ada...seperti ada yang hilang dalam hidup aku...dan rumah terasa sepi..."ujar Alice sambil menatap Regar dan Regar juga menatap mata Alice.


Regar mendekatkan wajahnya pada wajah Alice,semakin lama semakin mendekat sampai akhirnya tidak ada jarak antara Regar dan Alice.Regar mencium bibir Alice dan Alice pun membalas ciuman Regar.Semakin lama...ciuman Alice dan Regar semakin memanas...


Setelah agak lama Alice menarik badannya..


Alice menggelengkan kepala dan wajah Regar terlihat Lesu...Alice tersenyum dan membenamkan wajahnya didada Regar,Regar pun mengeratkan pelukannya..


"Kita tidur saja...kalau terus begini..aku takut tidak kuat..."ujar Regar..


"Tidak kuat apanya.."Alice berpura-pura tidak tau..


"Sayang...jangan memancingku..."ujar Regar..

__ADS_1


Alice tersenyum,tambah erat meringkuk didada Regar...


__ADS_2