Boss Cantik Ku Sayang

Boss Cantik Ku Sayang
Bab 68


__ADS_3

"Oh...jadi kamu menyukai Regar.."ujar Alice datar,Dina membuka mata karena Alice tidak menegurnya..


"Bu Alice tidak marah kan..."ujar Dina..


"Kenapa saya harus marah...apa salahnya orang menyukai orang lain...saya kan tidak bisa mengatur atau melarang perasaan orang..."ujar Alice....


Sebenarnya Alice semakin tertarik untuk menanyakan hal lain tentang Regar pada Dina..


"Tumben sekali bu Alice menanyakan hal itu..."ujar Dina tiba-tiba..


Alice melihat kearah Dina,Dina jadi salah tingkah..


"Ya sekali-kali saya ingin mengobrol dengan karyawan saya..."ujar Alice tenang..


"Ngomong-ngomong kenapa kamu bisa menyukai Regar..."tanya Alice lagi..


"Dia itu baik...ramah ganteng...pokoknya perfec deh bu.."ujar Dina sambil membayangkan Regar..


"Regar tau perasaan kamu..."tanya Alice


"Saya g tau bu..."


"Bagaimana kalau Regar sudah punya kekasih atau istri atau bahkan sudah punya anak..."ujar Alice yang semakin penasaran..


"Kayaknya g mungkin bu...soalnya saya tidak pernah sekalipun dia itu bareng sama seorang cewek..."


"Kenapa kamu seyakin itu sama Regar..."


"G tau juga ya bu..."


Alice dan Dina menyudahi pembicaraan mereka.Mereka berdua bersiap untuk berangkat menuju keruang meeting..

__ADS_1


***


Setelah sekitar 1 jam..akhirnya meeting pun selesai..Semua karyawan lain sudah keluar.. tinggal Dina dan Alice yang masih berada diruang meeting..Alice sibuk memeriksa laporan tadi sedangkan Dina merapikan berkas-berkas yang berserakan...


"Gar..nanti hasil laporan tadi... kamu bawa ke meja saya.."ujar Alice tiba-tiba..


Dina yang mendengarnya heran..karena disana tidak ada orang yang dimaksud..


"Maaf bu...Regar kan g masuk hari ini.."ujar Dina


Alice mendongak,dia baru ingat kalau dua hari kedepan Regar tidak ada dikantor..


Alice pun juga terheran-heran...kenapa dia bisa lupa kalau Regar lagi libur..


"Ngomong-ngomong bu...Regar kemana ya...kenapa hari ini dia g masuk...atau jangan-jangan dia sedang sakit.."ujar Dina khawatir..


Alice hanya terdiam tanpa menjawab..


Dina keluar ruang meeting meninggalkan Alice sendirian...Tak lama Alice pun juga ikut keluar..


Saat Alice melewati meja Dina,terlihat Dina sedang menelfon seseorang dan berulang kali,Dina terlihat gelisah...


"Ada apa Din..."ujar Alice yang melihatnya..


"Hhmm...ini bu...saya coba menghubungi Regar tapi tidak bisa...apa terjadi sesuatu padanya..."ujar Dina sangat khawatir..


Alice yang mendengarnya jadi kesal sendiri..


"Saya tidak tau...yang saya tau dia cuma izin libur...itu saja..."ujar Alice ketus..


"Sudah...cepat kamu kembali kerja...jangan buang-buang waktumu hanya untuk menelfon Regar..."ujar Alice lagi..

__ADS_1


"Baik bu...maaf.."ujar Dina..sambil meletakkan kembali ponselnya diatas meja,tapi dari raut wajah Dina tampak dia begitu cemas dengan keadaan Regar..


Alice memasuki ruangannya,dia terkejut karena melihat Regar meletakkan kopi diatas mejanya sambil tersenyum padanya..


"Regar sedang apa kamu disini..."ujar Alice sambil menghampiri Regar..


"Aku sedang membuatkan kopi untuk istriku yang cantik..."Alice tersipu...


"Bukannya kamu pergi ke kota M...."ujar Alice


Regar terlihat tersenyum...


Pintu ruangan Alice ada yang mengetuk..


Tok...tok...tok....


"Ya...siapa.."ujar Alice sambil menoleh kearah pintu..


"Saya Dina bu.."ujar seseorang dari luar..


"Kamu tau g.._"kata-kata Alice terhenti saat menoleh kearah Regar lagi...dan ternyata Regar tidak ada disana..


"Regar...Regar..."Alice clingak clinguk mencari keberadaan Regar..tapi Regar tidak ada disana..


"Apa tadi cuma bayangan Regar...ya Ampun aku kenapa sih.."ujar Alice dalam hati sambil mengusap wajahnya kasar...


Dina memasuki ruangan Alice..


"Ada apa Din.."ujar Alice ketus...


"Ini buk...hasil meeting tadi..."ujar Dina..

__ADS_1


"Oh ya..kamu taruh diatas meja.."sambil Alice mengusap-usap wajahnya...


__ADS_2