
Adrian pergi kekamarnya dan disana sudah menunggu seorang wanita yang memakai pakaian minim dan seksi,lelaki manapun sudah pasti akan tergoda dengan lekuk tubuh yang begitu tertampang jelas.
"Halo tuan...saya diperintahkan untuk menemani anda malam ini.."ujar wanita tadi..
"sebenarnya malas sekali aku menghadapi wanita seperti ini...tapi aku butuh pelampiasan...kalau tidak..aku pasti akan tersiksa semalaman....."ujar Adrian dalam hati.
Adrian pun akhirnya melakukan hal yang seharusnya ia lakukan dengan Alice bersama wanita lain.
Setelah beberapa jam Adrian bergulat dengan wanita itu..akhirnya Adrian terbangun dan mengambil seputung r***k dan dia menuangkan segelas minuman w**e...Adrian duduk dikursi yang ada dikamarnya..
"Tinggal besok saja kesempatan aku untuk mendapatkanmu Alice.."ujar Adrian sambil menghisap r***knya.
"Apapun caranya aku harus bisa mendapatkanmu..."ujar Adrian lagi...
Adrian tersenyum karena baru kali ini dia harus bersusah payah untuk mendapatkan seorang gadis..
"Baru kali ini aku sangat tertantang untuk mendapatkan seorang wanita,biasanya wanita yang akan datang menemuiku hanya untuk memuaskanku..mereka akan memberikan semua kepadaku..."ujar Adrian..
Setelah menghabiskan minuman dan rokoknya...Adrian berpakaian dan keluar dari kamarnya...
***
Pagi pun menjelang..Alice membuka mata dia melihat kesana kemari..
"Kemana Regar...kok gak ada..."ujar Alice sambil mencari-cari Regar.
__ADS_1
"Mungkin dikamar mandi..."ujar Alice.Alice bangun dari tidurnya dan dia menuju kekamar mandi...
tok..tok..tok..
Alice mengetuk-ngetuk kamar mandi..tapi tidak ada jawaban,Alice pun membuka pintu kamar mandi.
"Loh...gak ada orang...kemana Regar ya...apa mungkin sudah keluar kamar.."ujar Alice.
Alice keluar dari kamar Regar dan disaat bersamaan..ada Adrian yang lewat dilorong kamar Alice.Alice tidak mengetahui kalau dari kejauhan Adrian telah melihatnya keluar dari kamar Regar..
"Hah..ternyata kamu tidak sesuci yang aku bayangkan Alice.."ujar Adrian dengan senyum liciknya.
FLASHBACK ON
Regar terbangun saat pagi-pagi buta..dia melihat Alice disampingnya yang sedang tertidur pulas.Regar mengusap kepala Alice..
Regar menelfon papanya terlebih dahulu..
"Halo pa..."ujar Regar setelah telfonnya tersambung..
"Ya Regar..ada apa kamu telfon papa pagi-pagi begini apa ada masalah..."ujar Billy dengan rentetan pertanyaan.
"G pa...gak ada apa-apa...papa gimana kabarnya.."ujar Regar basa basi..
"Papa baik..."ujar Billy
__ADS_1
"Syukurlah kalau papa baik-baik saja.
Pa...Regar boleh minta tolong Gak..."ujar Regar mulai percakapan dengan papanya.
"ya..minta tolong apa..."ujar Billy..
"Gini pa...Tolong hubungi salah satu teman papa untuk menyelidiki orang yang bernama Adrian hadi wijaya...pemilik PT.marga sentosa...papa tau..
"PT marga sentosa...bukannya itu milik Antoni hadi kusuma dan setau papa Adrian itu putranya..."ujar Billy
"Papa kenal dengan keluarga Hadi wijaya..."ujar Regar..
"Ya kenal dong..papa kan salah satu investor terbesar diperusahaannya..."ujar Billy..
"Papa investor perusahaan Adrian"ujar Regar tidak percaya...
"Ya...Memangnya ada apa...kenapa kamu bertanya tentang klien papa itu..."ujar Billy penasaran.
"Gak..kenapa-kenapa sih pa...Regar cuma kenal saja dengan Adrian..."
"Ohh.jadi kamu kenal dengan Adrian.."ujar Billy
"Ya pa...mm...ya sudah ya pa...Regar tutup dulu telfonnya..."ujar Regar dan Billy mengiyakan.
Regar Yersenyum...sepertinya dia sudah tau apa yang seharusnya dia lakukan terhadap Adrian jika masih mengganggu istrinya.
__ADS_1
"Tinggal menelfon Dina.."ujar Regar..