
Makan malam sudah siap..Alice dan Regar duduk dimeja makan..
"Lice itu gimana... soal undangan Adrian.."ujar Regar..
"bagaimana apanya.."ujar Alice..
"Ya kamu..akan ikut apa g.."
"Menurut kamu bagaimana..."Alice balik nanya pada Regar..
"Kalau menurut aku...lebih baik kita ikut..ya itung-itung buat liburan...kita kan g pernah liburan..."ujar Regar
Alice mengangguk sambil mengunyah makanannya..
"Bagaimana kita ikut saja ya.."ujar Regar meyakinkan lagi
"Ok...kita ikut..lagian juga sesekali lah aku refreshing....ngomong-ngomong kpn kita berangkatnya..."Alice bertanya pada Regar..
"Kalau g salah 3 hari lagi.."ujar Regar
"Tiga hari lagi...apa g lebih baik kita kasih tau mama,papa sama kakek...takutnya nanti pas kita berlayar papa atau kakek telfon dan disana g ada jaringan..."ujar Alice..
"Ya juga...lagian juga kita tidak tau berlayarnya kemana..."ujar Regar
Alice dan Regar melanjutkan makan mereka..
Setelah selesai makan malam,Alice membereskan meja makan..dia membawa piring bekas kedapur..
"Bik sekitar 3 hari lagi...aku sama Regar akan pergi untuk beberapa hari...saya nitip rumah ya bik..."ujar Alice pada seorang pelayan yang lebih tua..
"Baik non.."
__ADS_1
"Nanti biar saya kasih uang belanja untuk 3 hari..."
"Baik non.."
Alice kembali kekamarnya.Setiap Alice akan memasuki kamarnya,jantung Alice selalu berdegup kencang...entah mengapa akhir-akhir ini tiap dekat dengan Regar,jantung Alice berdegup kencang...
Alice memegang gagang pintu dan dia mengambil napas dalam lalu mengeluarkannya dengan kasar..
Alice membuka pintu,matanya mengelilingi tiap ruangan kamarnya..dia mencari-cari seseorang..
"Kemana Regar...perasaan tadi dia naik duluan.."ujar Alice didalam hati..
Alice mengganti pakaiannya dengan piyama tertutup...setelah mengganti pakaian tidurnya..Alice mengambil kaca mata dan sebuah buku..
Alice duduk dipinggiran tempat tidur,dia bersandar disandaran tempat tidur..Alice memasang kaca mata dan mulai membaca buku yang tadi dibawanya..
Pintu kamar mandi terbuka.Regar keluar dengan hanya memakai handuk sepinggang,sehingga terlihat badannya yang atletis yang masih basah..
Alice melihat badan suaminya sedikit tertegun..
Alice memalingkan pandangannya...
"Kenapa kamu g pakai baju Regar"ujar Alice sambil berpura-pura membaca bukunya...
Regar menoleh kearah Alice..
"Oohh...ternyata ada orang..."ujar Regar sambil menghampiri Alice..
Alice sedikit melirik kearah Regar..
"Mau kemana kamu..."ujar Alice berusaha bersikap tenang..
__ADS_1
"Mau kesini..."ujar Regar mendekat kearah Alice..
"Regar..apa yang sedang kamu lakukan...bukannya tadi kamu sudah mandi...kenapa sekarang mandi lagi..."ujar Alice sedikit menggeser badannya,karena Regar yang terus mendekat..
"Aku tadi belum mandi...jadi habis makan malam baru aku mandi...biar nanti kalau tidur dengan kamu...tidak bau...biar nyaman kalau dipeluk sama kamu..."Regar menggoda Alice sedangkan wajah Alice terlihat merah merona..
Regar terus mendekat pada Alice..Alice terus menjauh dari Regar..
"Regar berhenti...nanti handuk kamu terjatuh.."ujar Alice dengan suara yang sudah bergetar..
"Memangnya kenapa kalau handuk aku terjatuh..."ujar Regar yang kini sudah berada diatas Alice dengan bertumpu pada kedua tangan dan salah satu kakinya..
"Apa kamu tidak malu..."ujar Alice
"Malu...malu sama siapa.."ujar Regar..
"Memangnya kamu g malu sama aku..."
"Ngapain malu sama kamu...bukannya kita sudah tau luar dalam kita masing-masing"..
Alice memalingkan matanya...
"Atau kamu ingin melihatnya sekali lagi..."ujar Regar yang terus menggoda Alice....
Regar membuka ikatan handuknya...
"Apa yang akan kamu lakukan Regar.."ujar Alice..
"Mau buka handuk ku.."
"Kamu sudah gila...."ujar Alice dengan mata yang melotot..
__ADS_1
Regar masih terus membuka ikatan handuknya..
Alice menutup matanya rapat-rapat...