
Sebelumnya saya ucapkan banyak-banyak terima kasih untuk semuanya karena sudah mengapresiasi karya saya.
Maaf ya kalau karya saya masih belum sempurna atau tidak sesuai dengan ekspetasi para pembaca.mohon maklum karena saya masih baru dan baru belajar membuat cerita.
Terima kasih untuk koment-komentnya,semua komentar saya terima dengan lapang hati.ya meskipun ada beberapa koment yang membuat saya down.Tapi saya masih bersyukur ada koment-koment yang baik yang saya terima sebagai pengganti semangat saya...
Oh ya jangan lupa LIKE,KOMENT DAN VOTE ya...supaya fikiran saya lebih semangat lagi untuk membuat karya yang lebih bagus lagi..
TERIMA KASIH UNTUK SEMUANYA...
LOVE YOU ALL...💖💖💖❤❤❤
***
Regar memeluk Alice dari belakang dan Alice menepisnya.
"Kenapa kamu menepis tanganku...apa kamu tidak merindukan pelukan dari suamimu yang paling tampan ini.."ujar Regar mencoba bercanda dengan Alice.
"Siapa juga yang merindukanmu...g penting.."ujar Alice kesal..
"Oh..ya sudah kalau istriku tidak merindukan aku..mungkin Dina merindukan aku..."Regar mulai menggoda Alice.
Alice kelimpungan saat Regar menyebut nama Dina..
"Dina...oohh ya sudah kamu pergi saja kerumah Dina dan peluk dia..."Alice mulai sewot dan Regar tersenyum dari belakang Alice.
Regar memeluk Alice dari belakang lagi dan kini Alice tidak menepisnya.
"Aku tau..kamu juga merindukan aku...buktinya tadi kamu marah-marah dan khawatir karena aku tidak menghubungimu selama dua hari.."ujar Regar sambil menaruh dagunya di bahu Alice.
__ADS_1
"Kamu merindukan aku kaaaann..."ujar Regar sambil melihat Alice dari arah samping.
Alice terdiam..
"Kalau diam berarti..iya..."Regar mengeratkan pelukannya.
"Sudah Gar lepasin..aku mau mandi dulu...aku gerah.."ujar Alice sambil mencoba melepaskan pelukan Regar.
"Hhmm...pantesan agak ada bau asem...tapi aku suka..."Regar masih memeluk Alice..
Alice menoleh ke arah Regar..
"Ya sudah..lepasin aku...please Regar..aku g nyaman banget...gerah ini.."ujar Alice memohon pada Regar.
Akhirnya Regar melepaskan pelukannya.
"Ya sudah aku lepasin.."ujar Regar.
Alice masuk kedalam kamar mandi.Setelah menutup pintu kamar mandi dari dalam Alice bersandar pada pintu..
"Ada apa dengan Regar..kenapa dia bersikap seperti itu..Kenapa sekarang sikapnya lebih manja dan lebih hangat...apa mungkin...Regar..
mulai jatuh cinta padaku..."ujar Alice.
Alice menyunggingkan bibirnya,semakin lama senyuman Alice merekah...Alice menunduk dan tangannya memegang dahinya...Alice terus tersenyum...sampai akhirnya dia melihat kearah kaca dan dia melihat dirinya yang tersenyum lebar..
"Kenapa aku tersenyum saat Regar sepertinya jatuh cinta padaku...kenapa hatiku rasanya bahagia sekali..jika sikap Regar seperti itu...
apa.....apa aku juga sudah jatuh cinta pada Regar...
__ADS_1
Aku....jatuh cinta..."ujar Alice berbicara pada pantulan dirinya di cermin.Alice kembali bersandar pada dinding sambil terus melihat wajahnya yang merah merona karena bahagia...
"Ada apa sih dengan diriku..kenapa aku tidak bisa berhenti untuk tersenyum...dan rasanya hatiku ingin lompat-lompat.."
Alice menginjak-injakkan kakinya dilantai tapi beberapa saat dia berhenti..
"kenapa aku kegirangan sendiri..belum tentu Regar mencintaiku...dia saja tidak pernah mengatakannya...apa cuma aku yang sedang jatuh cinta padanya..."Wajah Alice terlihat sedih..
Alice beerjalan menuju bathtub..Alice mulai mengguyurkan Air kebadannya dan mulai membersihkannya.
Selang beberapa menit Akhirnya Alice keluar dari kamar mandi.Alice melihat Regar yang sudah tertidur lelap...
"Mungkin dia kecapekan dalam perjalanan pulang tadi..."ujar Alice yang sambil mendekati Regar.
Alice tidur disamping Regar.Dia menghadap kearah Regar.Alice melihat setiap inci wajah tampan Regar.Lalu dia memegang pipi Regar..
"Kamu memang suamiku yang paling tampan..."ujar Alice sambil memegang pipi Regar.
Keesokan paginya Alice dan Regar bersiap untuk pergi keacara yang diadakan Adrian.
"Semua sudah siap lice.."tanya Regar..
"Ya...sudah.."
"Ya sudah kita sarapan dulu lalu kita berangkat ke dermaga..."ujar Regar...dan Alice mengangguk..
Regar memanggil supir untuk membawakan tas mereka ke mobil.
"Gar..apa kita akan berangkat dengan mobil yang sama.."tanya Alice disela-sela sarapan.
__ADS_1
"Tentu saja tidak..aku cuma nitip barang-barangku nanti aku akan pakai taksi untuk kesananya..."ujar Regar.
Alice mengangguk...