
Regar bersiap-siap untuk pergi keluar kota,Alice membantu merapikan baju untuk dimasukkan kedalam koper..
"Kamu yakin cuma bawa baju segini.."ujar Alice sambil merapikan baju Regar yang ada dikoper..
"Ya...soalnya nantikan aku mampir kerumah mama...dan baju aku yang masih disana juga banyak..."ujar Regar..
"Oohh...jadi kamu nginap dirumah mama.."ujar Alice
"Ya..."Ujar Regar
Regar terlihat modis dengan memakai setelan kaos warna hitam dan celana pendek berwarna putih serta jam tangan mahal yang melingkar di pergelangan tangannya..
Alice memandang Regar yang membelakanginya..karena Regar masih sibuk bercermin.Tanpa sengaja Regar melihat Alice yang sedang memandangnya dari balik kaca..
"Kenapa memandangku seperti itu...kamu takjub ya melihat ketampanan suamimu ini..."Ujar Regar sembari membalikkan badan..
"Diiihh...PD sekali kamu....
G aku cuma berpikir kalau kamu tidak kekantor nanti siapa yang akan ikut aku untuk meeting"ujar Alice beralasan..
Sebenarnya dalam hati Alice memang mengakui ketampanan suaminya apalagi dengan rambut yang masih basah..tapi Alice gengsi untuk mengakuinya secara langsung..
Regar sudah selesai merapikan rambutnya sekarang tinggal memakai sneakersnya saja...
Alice memanggil pelayan untuk membawakan tas Regar kedalam mobil..
Regar keluar dari kamar menuruni anak tangga,Alice mengikutinya dari belakang.
Mereka sarapan bersama terlebih dahulu..
"Tiket kamu sudah siap.."tanya Alice
"Sudah..."jawab Regar..
__ADS_1
"Nanti jadwal penerbangan kamu jam berapa.."
"Ya..sekitar jam 9.."
"Oohh...tapi kapan kamu yang pesen tiket.."
"Tadi..sehabis papa telfon...aku langsung pesan tiket via online.."ujar Regar..
"Sudah kamu cek tiket kamu..."
"Sudah...kamu kenapa sih..tumben-tumbenan perhatian sama aku..."ujar Regar
"Ya...takutnya nanti sampai dibandara..tiket kamu g masuk lagi..."
"Kirain..kamu berat hati mau melepas kepergianku..."
"Kenapa harus berat hati...kalau mau pergi ya pergi aja..."ujar Alice...
"Lah..kok sewot sih...aku kan cuma bercanda.."
"Ya deh maaf...tapi nanti kalau kangen aku...kamu bisa telfon kok...kapanpun kamu mau telfon...telfon aja..aku pasti angkat telfon dari kamu..."
"Ya..."jawab Alice singkat..
Alice dan Regar sudah selesai sarapan..Regar sudah bersiap untuk kedepan..
Sesampainya didepan... sekali lagi Regar berpamitan pada Alice...entah mengapa Alice dan Regar sama-sama berat untuk berpisah..
"Kamu g apa apa kan aku tinggal sebentar.."ujar Regar..
"Apaan sih...ya aku enggak apa-apa lah..."ujar Alice tapi dalam hati berkata lain..
"Jangan cuek-cuek sama suami...nanti kalau kangen baru tau rasa..."ujar Regar meledek Alice..
__ADS_1
"Siapa juga yang bakalan kangen sama kamu..."ujar Alice cuek..
"Ya sudah aku berangkat dulu..."
"Ya..hati-hati...kabari kalau sudah sampai..."
"Ok.."Regar melambaikan tangan dan memutar badannya tapi mengurungkan niatnya..
"Ada apa...apa ada yang ketinggalan..."
"Kayaknya ada.."ujar Regar
"Apa...biar aku yang ambilkan..."..
Cup...Regar mencium pipi Alice tiba-tiba..
"Itu yang ketinggalan..."ujar Regar sambil tersenyum..Alice kaget dengan ciuman tiba-tiba Regar...dan semua itu disaksikan oleh pelayan dan sopir..
"Regar...kamu g malu apa...diliat bibik sama pak sopir..."ujar Alice sambil matanya sedikit melotot karena ulah Regar didepan orang lain...
"G...aku g malu...ngapain aku malu...aku kan mencium istriku sendiri.."ujar Regar cengengesan..
"Sudah cepat berangkat...takut nanti ketinggalan pesawat..."Alice mendorong badan Regar..dan Regar tersenyum melihat Alice yang salah tingkah..
Regar memasuki mobil,dia membuka kacanya...
"Jalan pak.."ujar Alice pada sopirnya...
Mobilpun berjalan pelan..
"Kangenin aku ya...."ujar Regar sambil memberi kiss by pada Alice..
Alice hanya menyunggingkan senyumannya..
__ADS_1
Mobil Regar sudah keluar dari gerbang rumah mereka,Alice masuk kedalam rumah