
Alice memasuki ruang cafe..dia memilih duduk di dekat jendela..
Seorang pelayan menghampiri Alice dan memberikan buku menu pada Alice..
"Selamat malam kakak....mau pesan apa.."ujar seorang pelayan wanita dengan ramah..
"saya pesan coffee latte satu..."ujar Alice dan pelayan tadi mencatat pesanan Alice..
"makanannya kak..."tanya si pelayan..
"cake blackforest..."ujar Alice sambil tersenyum pada si pelayan...pelayan pun mencatat pesanan Alice..
"Tunggu sebentar ya kak..."ujar pelayan seraya berlalu mengambilkan pesanan Alice..
Tak lama pesanan Alice pun datang...Alice menikmati kopinya seraya dia melihat kearah luar..di seberang jalan nampak sepasang muda mudi yang sedang bercanda ria..
"Senang sekali rasanya bisa menikmati masa muda dan banyak teman...jadi pas saat seperti ini saat kesepian ada teman atau sahabat yang menemani....sedangkan aku...yang aku lakukan hanya bekerja..bekerja..dan bekerja..."ujar Alice seperti ada sesal dihatinya...
Alice menikmati waktu malamnya dengan menikmati suasana malam yang begitu cerah..
Saat waktu menunjukkan pukul 8 malam...Alice beranjak dari kursinya.Alice ingin segera pulang.Alice menyetir mobilnya dengan kecepatan sedang dan sesekali dia melihat pada ponselnya.
"Masa disana terus-terusan g ada sinyal...harusnya mau bagaimanapun caranya dia itu harus menghubungi aku...jangan tidak ada kabar seperti ini.....aku kan jadi khawatir..."ujar Alice berbicara sendiri didalam mobilnya..
Alice sudah sampai dirumahnya.Sesampainya dirumah Alice langsung menuju kekamarnya.Dia ingin langsung tidur setelah membasuh muka dan berganti pakaian..
Alice bersiap untuk tidur.Alice sangat gelisah sampai-sampai dia tidak bisa memejamkan matanya.Alice terbangun dan duduk bersandar disisi ranjangnya.
"Huuhh..kenapa g bisa tidur sih..."ujar Alice sambil mengusap dahinya.Alice kembali melihat ponselnya..
"Sedang apa Regar sekarang ya.Apa dia memikirkan aku.Apa dia juga gelisah seperti aku,atau malah dia sedang bersenang-senang disana.Apa dia bersama wanita lain..."pikiran Alice malam ini kacau sekali.Alice menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya..
"Ya ampun Alice....apa sih yang sedang kamu fikirkan.Kenapa kamu begitu tidak tenang saat Regar tidak ada disampingmu.Apa kamu mulai ada rasa pada Regar sampai-sampai kamu sangat merindukannya.."ujar Alice pada dirinya sendiri.
"Dari pada aku berfikiran yang tidak-tidak lebih baik aku memeriksa laporan perusahaan...siapa tau nanti kecapekan terus ngantuk lalu tidur.."ujar Alice
Alice mulai membuka laptopnya dan dia memeriksa laporan-laporan yang seharian dia kerjakan.
Alice ketiduran saat memeriksa berkas-berkasnya.Dia tidur bersama laptop dan kertas-kertas yang berserakan kemana-mana.
__ADS_1
Sinar mentari menyinari dibalik gorden kamar Alice tapi sang empunya masih enggan untuk membuka matanya.
tok..tok..tok..
Pelayan dirumah Alice mencoba membangunkan majikannya.
"Non...apa nona sudah bangun.."ujar si pembantu
"Mmm...iya bik..Alice sudah bangun.."ujar Alice dengan nada suara khas orang baru bangun tidur.
Alice melakukan pekerjaanya seperti biasanya.Dia bangun pagi terus mandi lalu berangkat kerja seperti biasanya.
Hari ini pekerjaan Alice cukup banyak.Sampai dia lupa kalau Regar masih belum mengabarinya.
Flash back on Regar..
Regar memasuki lobi bandara,dia langsung cek in tiket.Setelah itu Regar menunggu diruang tunggu,tak lama kemudian suara pemberitahuan keberangkatan berbunyi.
Regar bersiap untuk memasuki ruang pesawat.
Regar mengeluarkan mp3 player dan headsetnya dari dalam tas dan dia menyetel musiknya.Regar memakai kaca mata sambil memainkan mp3 playernya.
Setelah kurang lebih 2 jam pesawat mengudara,akhirnya sampai juga dikota L.Sesampainya disana Regar ingin menghubungi Alice,dia ingin memberi tahu kalau Regar sudah sampai dikota L,tapi niatnya itu dia urungkan..
Regar berdiri didepan lobi bandara dia ingin memesan taksi,tapi pada saat Regar akan memanggil satu taksi tiba-tiba ponselnya berdering..
Drrt..drrt.
Regar melihat nama kontak diponselnya,ternyata papa Regar yang sedang menelfonnya..
"Halo pa..."ujar Regar..
"Halo gar..kamu sudah sampai mana.."tanya Billy.
"Ini Regar sudah sampai,sekarang Regar mau pesan taksi.."
"G usah pesan taksi...papa sudah kirim mobil buat jemput kamu...nanti kamu langsung ketempat acara..papa sudah bilang sama supirnya dimana tempatnya...jadi kamu g usah mampir kerumah...biar nanti kamu g kecapeka.."
"Oh..gitu...ya sudah..ngomong-ngomong acaranya berapa lama pa..."tanya Regar.
__ADS_1
"Acaranya cuma nanti malam aja...besok kamu sudah bisa pulang.."
"Nanti Regar tidur dimana pa.."
"Pala sudah siapain hotel untuk kamu..dihotel yang sama dimana acara itu diadakan..tapi Regar.. pas nanti disana akan sulit sekali jaringannya..jadi kamu harus sedikit sabar ya..."
"Oh..gitu..ok pa.."
"Ya sudah..papa tutup dulu telfonnya...hati-hati disana ya..."
"Ya pa..bay pa.."
Regar dan Billy mengakhiri obrolannya.
Mobil jemputan pun datang..
"Mas Regar ya..."tanya si supir..
"Ya pak.."ujar Regar..
supirpun keluar untuk membantu Regar membawakan tasnya..tas Regar dimasukkan ke bagasi mobil..setelah itu sang supirpun membukakan pintu untuk Regar..
"Terima kasih ya pak.."
Sang supir kembali ketempatnya..dia menghidupkan mesin lalu berjalan meninggalkan bandara..
Selama diperjalanan Regar merasa ngantuk sekali dan dia pun akhirnya tertidur.Regar lupa untuk menghubungi Alice.
Sekitar 45 menit.akhirnya Regar pun sampai ditempat tujuan.Supir pun membangunkannya..
"Mas...mas Regar...ini sudah sampai di hotel R.."ujar si supir..
"Oh..sudah sampai ya pak..."ujar Regar yang menyipitkan mata karena silau dari arah luar..Regar mengusap wajahnya dengan kedua telapak tangannya..
Supir keluar lebih dulu,dia mengeluarkan tas Regar dari bagasi..
Regar juga keluar dari dalam mobil.
"Terima kasih ya pak.."
__ADS_1
"Sama-sama mas...kalau begitu saya pergi dulu.."supir berpamitan pada Regar
"Ya pak..sekali lagi terima kasih.."