Business Women Revenge

Business Women Revenge
Prolog


__ADS_3

Sungguh Hari ini begitu melelahkan. Badanku sakit tapi aku menjadi semangat kembali melihat pesan yang tertera di layar hp.


' Sayang aku sangat meridukanmu. Datanglah ke apartementku sepulang kerja'


aku tersenyum menatap layar menatap pesan tersebut dan mempercepat langkahku untuk menyelesaikan segala tugasku.


Tak terasa tugas dan pekerjaanku sudah selesai. Akupun memutuskan untuk pergi ke apartementnya untuk memberikan kejutan.


*Apartement*


tok...tok..

__ADS_1


'hem, kenapa tidak ada yang menyahut, apa aku buka saja dengan kunci yang aku punya? akan ku coba ketuk sekali lagi' batinku


Astrela pun mengetuknya sekali, dua kali tapi sama sekali tidak ada yang menjawab ketukan tersebut. Karena sudah menunggu terlalu lama Astrela pun membuka pintu dengan kunci cadangannya. Betapa terkejutnya dia melihat orang yang paling di cintai dan di sayanginya bermain api di belakangnya dengan orang yang dia kenal pula.


'Apa apaan ini Arkan? Kenapa kau melakukan itu dengan adikku? Apa kau gila?' Teriak Astrela gemas kepada Arka


Astrela pun menoleh kearah adiknya dan membetak serta memaki adiknya sendiri. Tak disangka adik yang begitu dia cintai dan dengan suka rela selama ini dia memberikan apa yang menjadi miliknya malah berbalik menusuknya.


'Kak, relakan Arkan. Aku sudah punya hubungannya lebih dulu daripada kamu dengannya. Aku sudah menyerahkan semuanya kepadanya. Aku mohon relakan dia' Jawab Yasmin tanpa bersalah


'haa, sudah lah sampah bersama dengan sampah adalah pasangan yang serasi. Aku hanya lepas kendali tadi' balas Asterla sambil terseyum dingin

__ADS_1


'baiklah, kau ambil sampah itu dik. Dan kau arkan' sambil menatap dengan tajam astrela melanjutkan 'akan ku ambil semua investasi yang ku berikan di perusahaanmu dan membuat perusahaanmu bangkrut' ucap astrela sambil berjalan keluar dari apartement.


tak di sangka setelah Astrela berbalik Arkan mengangkat vas bunga dan berlari ke arah Astrela lalu iya menghantam vas bunga tersebut ke arah belakang kepala Astrela.


'Rasakan itu ******! MATI SAJA KAU! DASAR BEDEBAH SIALAN!' Teriak Arkan sambil menghatamkan berkali kali vas bunga tersebut ke arah Astrela.


Setelah puas menghatamkan vas tersebut Arkan pun tersadar dan menjadi panik melihat tubuh Astrela yang sudah tergeletak dan bersimbah darah di lantai.


'Kenapa kau membunuhnya? Kita harus bagaimana bodoh?' Teriak Yasmin


Adegan itu sangat cepat terjadu sehingga Yasmin tidak bisa menghentikannya.

__ADS_1


__ADS_2