
Monica pun menghubungi Adam drngan sangat antusias dia ingin sekali menyingkirkan Astrela. bawahannya langsung saja memberikan nomor adam yang sudah dia dapatkan.
'nona ini yang anda butuhkan' kata bawahannya tersebut
'oke, letakkam di situ saja. Lalu pergi' kata Monica angkuh.
Bawahan itu langsung pergi dari tempat nonamya berada. Lalu monica langsung saja menelpon Adam
^^^'halo?' kata Adam^^^
'*halo Adam, aku Monica' kata Monicq
^^^'Monica siapa dan ada keperluan apa'' tanya adam^^^
'mari bertemu dan akan kujelaskan di
cafe dekqt kota X' kata Monica
^^^'baik'' kata Adam*^^^
Monica lalu tersenyum dan mematikan telpon tersebut. Dia langsung bergegas pergi ke cafe tersebut disitu dia menunggu Adam untuk tiba di cafe itu.
Disisi lain Adam juga kebingungan dengam telephone tersebut. Karena penasaran akhirnya dia memutuskan untuk pergi ke Cafe tempat mereka bertemu. Lalu dia pun masuk dan mencari orang yang menelponnya.
'aisshhh bodonya aku lupa meminta nama lengkapnya' kata Adam
Monica yang melihat Adam langsung melambaikan tangannya. Adam juga melihat lambaian tangan itu. Dan bergegas menuju ke tempat itu.
'halo, nona monica' kata Adam berusaha ramah
__ADS_1
'aku tidak ingin basa basi lagi denganmu aku adalah tunangan Alex. Tapi anakmu menghalangiku bertunangan dengan Alex' kata Monica dingin
'anak sialan' batin Adam
'akan saya sampaikan untuk tidak mengvoda tuan Alex nona' kata Adam
'tidak, aku ingin bekerja sama denganmu' kata Monica
'maksud nona?' tanya Adam
'Aku tahu kau memiliki masalah dengan Astrela. Aku akan membantu kmu untuk mendapatkan hartanya tapi kamu harus membunuh Astrela' kata Monica
Adam tertegun mendengar penawaran dari monica dia sangat tergiur dia juga sangat ingin mengusai semua bisnis yang Astrela punya.
'hmm, baik nona. saya akan bekerja sama dengan Anda' kata Adam
Lalu Adam pergi dari tempat itu dan Monica pun menelpon Mariana.
Disebrang sana mariana yang mendengar perkataan Monica di telpon hanya tersenyum sinis.
'baik, kau atur rencananya monica. Mama akan membantu menyingkirkan hama itu' kata Mariana menyeringai.
Lalu mereka pun berbincang ringan setelah membahas rencana yang mereka punya.
Disisi lain Astrela. Dia mendapat kabar bahwa Adam bertemu dengan orang Asing. Setelah melihat foto itu dia terkejut. Karena adam bertemu dengan Monica.
'hmm, dia pasti berniat menjatuhkanku' firasat Astrela Kuat.
'biarlah mereka datang aku sudah lama tidak memiliki mainan baru yang bisa ku mainkan' kata Astrela sambil tertawa jahat.
__ADS_1
Dia pun menyuruh Bella mengutus anak buah mereka untuk memata matai Adam, Monica dan tentu saja Mariana.
Setelah Bella menerima tugas dia langsung mengutus orang orangnya.
'kau selidiki Adam, kau Monica dan Kau selidiki Mariana' kata Bella sambil menunjuk anak buahnya.
'ingat jangan sampai mati atau terluka. Pulang lah dengan selamat jangan membuat kami bersedih. Hati hati apa kalin mengerti?' kata Bella
'mengerti bos' ucqp mereka bertiga serempak.
Setelah itu Bella kembali dan melaporkan tugasnya sudah selesai untuk mengutus mata mata. Astrela hanya tersenyum jahat.
'Dia ingin bermain dengan kita' kata Astrela
'ya, biarkan kita harus punya mainan baru' kata Bella
'jangan sampai membunuh Mariana dan Monica kita bunuh saja Adam' kata Jenni yang tiba tiba masuk
'kalian membicarakan hal menyenangkan tapi tidak mengajak kami' kata Mona merajuk
'kami hanya ingin menunggu apa yang akan dilakukan monica untuk membunuh Astrela' kata Bella santai.
'oooh, lalu hubungannya dengan Adam?' tanya Mona
'dia yqng menjadi eksekutornya. Meminta bantuan Adam' kata Bella
'HAHAHAHAHAA. PILIHAN BODOH' kata Jenni tertawa dan menghina
'kita tunggu saja. Hari kita akan berwarna dan menyenangkan' kata Astrela tesenyum mengerikan
__ADS_1
...~tbc~...