
Setelah menyelesaikan penyiksaan di dalam sana. Astrela keluar dari ruangan tersebut. Dia sudah menginstruksikan Mona dan Bella membawa Jenni ke Markas untuk di latih.
Astrela juga menyuruh Bella untuk sedikit mencuci otak Jenni. ini hanya tindakan berjaga jaga. Karena takutnya kedepan Jenni akan menyebarkan ini. Walaupun Astrela tahu dia tak berani tapi ini hanya tindakan untuk mencegah.
Setelah dia memberikan instruksi tersebut dia pergi ke arah Alex untuk berpamitan pergi ke kantornya. Karena masih ada beberpa urusan yang harus Astrela selesaikan.
'Alex aku pergi. Aku akan mengabarimu nanti' Kata Astrela
Dia sadar bahwa sekarang jika tak mengikuti keinginan Alex untuk menjadi kekasihnya akan membuat Alex murka dan merencanakan hal yang tak akan dia ketahui. Kecuali dia mati dulu tentunya seperti waktu itu.
Setelah menyadari pikirannya di sedikit tersenyum. Tapi senyum itu di salah artikan oleh Alex.
'Ternyata dia terpesona oleh diriku. Aku tahu pesonaku tak akan bisa di tolak oleh siapa pun' Batin Alex
Melihat Alex yang terpaku menatapnya kosong Astrela memanggil Alex pelan.
'Lex... Aku pergi ya?' kata Astrela
'oh baik lah, akan aku antar sampai ke kantormu tunggu lah di sini' Kata Alex
Alex pun menyuruh Charles memanggil supir untuk mengatar Astrela.
Astrela pikir dia hanya akan di antar oleh supir Alex yang tak dia sangka Alex pun akan ikut.
Diperjalan ke kantor Astrela. Alex merasa bingung harus seperti apa. Dia ingin bertanya apakah Astrela adalah mafia sepertinya tapi dia ragu. Dia yakin wanita otu akan langsung menyerangnya dan berakhir dia menjauhinya.
Sehingga dia harus membuat wanita itu untuk percaya dan jatuh hati padanya sehingga jika dia mengetahui jati dirinya. Dia tidak akan lari dari dirinya.
lama terdiam membuat Astrela menjadi canggung dan ingin segera turun. Tapi kantornya masih jauh dari sini. Apa yang harus dia lakukan?
Astrela sangat bingung. Tapi sebelum dia ingim berbicara. Alex sudah memulai pecakapan dan itu sangat membuat Astrela tercengang.
'sayang, bagaimana jika kita pergi berkencan? Aku akan menunggumu di ruanganmu dan setelah kau menyelesaikan itu semua mari kita pergi bersenang senang' Kata Alex
__ADS_1
Entah apa yang dipikirkan bosnya itu. Charles yang juga mendengar itu pun sangat kebingungan. Padahal bosnya itu sangat sibuk dan dia tidak terbiasa meninggalkan pekerjaannya. Tapi hanya demi Nyonyanya saja dia meninggalkan pekerjaannya.
Charles juga mendapat feeling yang sangat buruk sekarang dia tahu pasti bosnya akam menyuruh dirinya mengerjakan pekerjaannya.
'Charles, kau gantikan aku' Kata Alex dingin
Astrela yang ada di situ pun hanya mentap Charles dengan tatapan kosong. Dia juga kebingungan saat ini. Tapi suara yang lembut memasukin gendang telinganya.
'Sayang kau mau kan berkencan denganku?' Tanya Alex selembut mungkin dan semanis mungkin.
Astrela pun hanya bisa menghela napas dan bersabar untuk menghadapi Alex.
'Baik, tapi harus menunggu sampai pekerjaanku selesai' Kata Astrela.
Tapi dia terpikirkan ide yang cemerlang dia juga sebenernya sangat malas. Dan ingin sekali tidur. Sehingga dia pun menyuruh Alex
'Jika kau mau kita bekerncan lebih cepat. sampai di kantor aku akan tidur dulu dan pekerjaanku kau yang kerjakan. Bagaimana?' tanya Astrela bercanda dan setengah berharap Alex mau mengerhakan pekerjaanya.
Alex yang mendengar permintaan Astrela pun tersenyum dan menggangguk.
Astrela pun tak menyangka Alex mau mengerjakan kerjaannya. Astrela pun membuat gestur seperti seseorang yang berpikir dia pun mendapatkan ide.
Astrela mulai mendekatkan wajahnya kepada Alex lalu dia pun mencium pipi Alex sekilas. Hal itu sangat membuat Alex terkejut. Tapi keterkejutannya itu di buyarkan dengan suara Astrela.
'Bagaimanaaa... Apakah itu cukupp???' tanya Astrela seperti Anak kecil.
Hal itu juga membuat Astrela terkejut. Kenapa dia bisa menunjukkan sifat manjanya kepada Alex. Astagaaa pasti Alex akan menggap aku Aneh. Pikir Astrela
Melihat tingkah itu Alex tersenyum manis dia pun mengecup jidat Astrela lalu berkata
'Baik, kau istirahatlah dan aku yang akan mengerjakan pekerjaanmu. Tapi kau harus mencium pipiku setiap hari' Kata Alex memerintah
Hal itu membuat Astrela melongo. Dia todak menyangka Alex sangat menyukai perlakuannya memikirkan itu Astrela sangat malu sampai membuat pipinya memerah.
__ADS_1
Melihat sisi lain dari Astrela membuat Alex sangat senang dia pun meraih dagu Astrela dan mencium Astrela sangat dalam. Setelah ciuman itu berakhir dia dan Astrela sudah sampai di depan kantor milik Astrela.
Alex turun dari mobil dan membukakan pintu penumpang yang di tumpangi oleh Astrela. Dia meraih tangan Astrela dan menggandengnya.
Melihat Astrela dan Alex bergandengan tangan semua pegawai dan orang orang yang lewat merasa terpana. Karena selain Alex yang tampan Astrela juga tidak kalah cantik dan mereka sangat cocok jika di sandingkan di sana.
Mereka berjalan melewati semua orang dan memasuki lift. tapi sebelum memasuki lift ada seseorang yang melihat kemesraan Astrela dan Alex. Ya itu Yasmin. Dia sangat iri dengan perlakuan Alex sedangkan Dia. Di jual oleh Ayah Kandungnya sendiri dan menjadi pemuas nafsu tuan Jack.
Selama beberapa hari ini memang Yasmin tidak mengganggu Astrela karena dia merasakan sakit yamg teramat di seluruh tubuhnya setelah melayani Tuan Jack.
Yasmin pun pergi dari sana dengan emosi yang meluap luap. Disisi lain Astrela dan Alex sudah sampai di ruangan CEO milik Astrela. Alex menyuruh Astrela hanya duduk atau tiduran saja.
'Sayang kau duduklah yang manis. Atau kau bisa tidur. Aku harus mengerjakan pekerjaanmu agar cepat selesai dan kita bisa pergi kencan lebih cepat' Kata Alex
'Kita akan kencan ke mana?' Tanya Astrela dengan Antusias
'Apakah kau ingin pergi makan saja atau berbelanja ke mall?' Tanya Alex
'Aku tidak mau, yang aku inginlam kita pergi untuk mencoba semua makanan street food' Kata Astrela
'Baik, terserah padamu ini hari kita. Tapi aku juga ingin pergi melihat aquarium' Kata Alex Antusias
'Apakah kau bocah kecil? Keinginanmu seperti anak kecil saja' Kata Astrela meledek
'Kau mau atau tidak?' tanya Alex
'Baiklah kita pergi, aku kira kau sangat dingim seperti kutub utara. Tak ku sangka kau memiliki sisi lain dari dirimu' Kata Astrela
'Ya dan itu hanya untukmu saja. Tidak untuk yang lainnya' Kata Alex Sambil tersenyum
Mendengar itu jatung Astrela sangat berdebar debar. Dia pun tidak menjawab dan mulai untuk tidur karena memang dia sangat lelah dam sudah mengantuk.
Alex yang melihat Astrela tidur hanya tersenyum dan melanjutkan pelerjaannya saja. Alex tak sabar untuk berjalan jalan bersama Astrela.
__ADS_1
...~tbc~...