
Yasmin yang mendengarkan perkataan Sarah sontak saja terkejut dengan penuturannya. Dia tak menyangka ibunya yang sudah ditolong oleh Astrela malah berlaku seperti orang tak tahu terima kasih.
'Apa Ibu gila?' tanya Yasmin membentak
'kenapa kau marah ha? Ini semua gara gara Astrela kita diperlakukan seperti ini' kata Sarah
'Apa kau tidak tahu apa yang kau katakan ibu? Ini semua karena kau sendiri. Ini kesalahan kita bukan karena orang lain. Astrela sudah baik. Masih mau menerima kita' kata Yasmin
'Jika saja Astrela tidur dengan Jack. kita tak akan seperti ini Yasmin' kata Sarah
'kau gila ibu. Itu adalah rencanamu dan jika gagal itu salahmu bukan salah Astrela. Apa kau tak merasa bersalah atau paling tidak tahu diri ibu?' marah Yasmin
'kau yang harusnya sadar apakah kau kira ini bukan rencana Astrela untuk mengahancurkan kita?' tanya Sarah
'Ibu sekalipun ini bagian rencananya. Tapi menurutku dia hanya ingin menyadsrkan kita' kata Yasmin
'Yasmin kau sudah di cuci otak oleh Astrela!' bentak Sarah
'Ibu yang tidak tahu bersyukur dan beterima kasih. Ini memang sudah sepantasnya kita mendapatkan hukuman seperti ini. Aku lebih baik seperti sekrang daripada di jadikan pelacur oleh Jack' kata Yasmin
__ADS_1
Disisi lain Astrela dan teman temannya yang sebenarnya sudah sampai beberapa lalu mendengar semua perkataan Yasmin. Mereka bersembunyi sewaktu melihat Yasmin dan Sarah.
'Ashh, aku tak menyangka Yasmin bisa berubah dan memiliki pemikiran seperti itu' kata Mona
'Padahal dulu dia selalu menyiksamu' kata Bella
'Menyiksa apanya?' tanya Jenni
'Yaaaaa bukan menyiksa sih apa yaaaa??? Hmmm mecelakakan sepertinya' kata Bella gugup
'APA?!' Teriak Jenni
Jenni memang tahu sarah jahat tapi dia tak menyangka Yasmin juga dulu begitu. Apakah Ayah Astrela juga? Kenapa lelaki itu tak ada kabar sama sekali? Batin jenni
Astrela yang sendari tadi diam mengamati apa yang mereka perdebatkan akhirnya keluar dan berjalan ke arah rumahnya. Diikuti oleh ketiga sahabatnya.
Yasmin dan Sarah yang melihat Astrela sangat terkejut. Yasmin terkejut karena senang Astrela tak terluka sedangkan Sarah terkejut karena melihat Astrela bisa lolos dari maut dan berhasil menghancurkam kediaman Jack.
'Ash, apakah kau terluka?' tanya Yasmin
__ADS_1
Astrela hanya terdiam dan melihat Yasmin dengan waspada kepada Yasmin. Yasmin juga menyadari tatapan Astrela tidak berani mendekat dan hanya diam saja.
'kau lihat kan Yasmin perbuatan baikmu tak di hitung pantas lah kalau dia mati' kata Sarah
Yasmin yang mendengar perkataan sarah sangat sebal dengan ucapannya dia diam saja. Di hatinya juga sedikit membenarkan perkataan sarah. Tetapi tanpa di duga Astrela memeluk Yasmin.
'Apa kau baik baik saja?' tanya Astrela
Tidak ada yang pernah menanyakan keadaannya sekalipun itu ibunya. Pada saat masa susah ibunya selalu saja menumbalkan dirinya dengan berpura pura sakit, pingsan dan membuat dirinya yang menjadi pemuas nafsu anak buah Jack.
'tidak aku tidak baik' jawab Yasmin
'Tenang lah kau aman. Tinggal di sini bersamaku. kita ke rumah sakit. Aku akan mengecek keadaanmu' kata Astrela lembut
Yasmin menangis sejadi jadinya karena kebaikan hati Astrela. Tetapi tidak dengan Sarah.
'Antar aku juga. Aku jijik dengan tubuhku takut ada virus yang merusak tubuh. Aku juga akan tinggal di sini bersama kalian' kata Sarah
...~tbc~...
__ADS_1