
Setelah beberapa hari lewat Jenni datang ke sebuah pesta untuk kalangan atas. Dia sedang mencari orang yang bernama Rio. Dia mulai berbaur dengan orang orang yang ada di sana.
Matanya terus menatap ke seluruh arah untuk mencari orang yang dia kenal dan menajamkan pendengarannya juga. Namun hasilnya tetap nihil. Dia tidak mendengar nama Rio.
Tapi matanya malah tertuju ke arah Jack dan Yasmin. Dia merasa Aneh karena Jack berbicara dengan seseorang di sana yang di tak ketahui namanya.
'Siapa lelaki itu? Aku tidak pernah melihatnya sebelumnya?' batin Jenni.
Jenni pun mendekat dia berbincang dengan beberapa orang yang ada di sana sembari mendengar apa yang akan di katakan oleh Jack.
'tuan, semoga kau bisa menikmati pesta kelas atas ini' kata Jack Hormat
'Hati hati terhadap mata mata. Perhatikan sekitarmu jangan lengah Jack' kata Rio
Jenni yang mendengar hal itu menjadi semakin penasaran siapa pria tersebut. Tetapi dia tidak bisa lagi untuk mendekat dam mencari tahu siapa itu.
'Jenni, jangan coba coba berbuat hal aneh' kata Astrela
Jenni yang mendengar hal tersebut merasa sangat terkejut dengan suara yang menegurnya.
'Ash, kenapa kau di sini?' tanya Jenni.
'Jika aku tak di sini kau sudah berbuat kesalahan yang fatal' Kata Astrela
'sorry. Tapi orang itu kenapa jack memanggilnya Tuan?' tanya Jenni
'Aku tak tahu sepertinya dia Rio' kata Astrela
'Wajahnya tak bisa kita lihat jika dari sini Ash' kata Jenni
__ADS_1
'Lepaskan mereka. Dengar baik baik suaranya. Jika sudah akan lebih mudah menemukannya di pesta ataupun tempat umum lainnya' kata Astrela
'Baik Ash' kata Jenni
Astrela dan Jenni bergerak bersama sama untuk mengambil makanan di situ ada Yasmin yang juga sedang mengambil makanan.
'Sedang apa Astrela disini?' batin Yasmin
Dia pun mempercepat mengambil minuman dan buru buru untuk pergi dari corner tersebut.
'Kenapa buru buru pergi?' kata Jack
'tidak tidak ada' kata Yasmin gugup
Jack yang melihat Astrela dan Jenni bercanda dam tertawa sudah mengetahui bahwa Yasmin tidak ingin bertemu dengan Astrela.
Jack pun menarik Yasmin kedalam pelukannya dan lalu menciumnya di depan umum. Hal itu membuat para tamu yang hadir merasa jijik dan geram atas tingkah Jack.
Astrela yang melihat kejadian itu pun sama dia merasa jijik dengan Jack. Dia merasa sedikit iba kepada Yasmin.
'Sangat menjijikan' kata Jenni
Mendengar perkataan Jenni. Jack menatapnya dengan tajam dia berjalan mendekat kearah Jenni dan siap untuk memukulnya.
Tangan Jack sudah terangkat untuk menapat Jenni tetapi dengan sigap Astrela langsung memukul perut Jack dan menendang senjata Jack keras.
Hal itu membuat Jack tersungkur di depan semua orang. Astrela menatap Jack dengan sangat Tajam. Dan itu membuat Jack menelan ludah
'gila. Pukulan dan tendangannya sana mematikan. Aku merasa jika dia lebih keras sedikit lagi tulangku akan patah' kata Jack dalam Hati
__ADS_1
Astrela mendekati Jack dan dia menunduk menatap Jack. Dia terlihat sangat ganas dan marah karena Jack hampir menyakiti Jenni.
'Jangan kau menyentuh Jenni atau kau yang akan ku kebiri dan bunuh' kata Astrela tajam
'Ash sudahlah aku tak apa' kata Jenni
'Tidak dia hampir memukulmu' kata Astrela
Astrela mengambil tangan Jack lalu dia memegang satu jari jack dan mematahkannya. Jack yang tidak siap menerima serangan Astrela langsung saja beteriak kesakitan.
'Ini peringatan untukmu. Jangan berani menyentuh Jenni. Jika tidak aku pastikan kau tidak akan menghirup udara dunia lagi' kata Astrela
Jenni yang melihat Astrela seperti kesurupan saat dirinya akan dipukul merasakan hangat di hatinya. Dia merasa senang memiliki sahabat seperti Astrela.
Disisi lain Yasmin yang melihat Astrela sangat perduli terhadap Jenni merasa cemburu kepada Jenni.
'Aku Adiknya kenapa dia tak membela aku' kata Yasmin dalam Hati.
Astrela yang melihat Yasmin yang penampilannya tak karuan mendekati Yasmin. Dia memberikan sapu tangan untuk Yasmin mengelap bibirnya yang berdarah.
'untukmu. Pulanglah. Kau tidak dalam keadaan baik' kata Astrela
Yasmin yang mendapat perlakuan baik dari Astrela menjadi sedikit tersentuh dia merasa sedikit senang dengan perlakuan Astrela
'terima kasih' kata Yasmin beranjak dari pesta.
Jack yang terkapar di lantai merasa bahwa dirinya dipermalukan oleh Astrela. Dia menahan Amarahnya. Disisi lain seorang pria tersenyum melihat tingkah Astrela
'menarik' kata orang tersebut
__ADS_1