Business Women Revenge

Business Women Revenge
Bab 25 Mafia


__ADS_3

Disisi lain Alex mendapat kabar bahwa mata mata dari mafia peringkat 2 hampir tertangkap.


'Bagaimana kronologinya? Apakah mereka berhasil lolos?' tanya Alex kepada Charles


'Ya mereka berhasil. Sepertinya mereka juga akan mengalami penyerangan kembali' Kata Charles


'Ya kau benar, dan mereka akan meminta bantuan kita. Jika memang mereka meminta bantuan minta pemimpin mereka menghadapku. Aku akan bekerja sama dengan mereka' Kata Alex


'baik tuan, akan saya laksanakan' kata Charles.


Ya Alex memang sudah menunggu momen dimana dapat bekerja sama dengan mafia peringkat kedua. Hal ini dia lakukan karena mereka memiliki sumber dan tempat informasi yang sangat akurat dan luas.


'Jika aku bisa membuat mereka menjadi rekan dan teman. Sumber informanku tak perlu di khawatirkan lagi. Kelompokku bisa bertahan dan menyerang kelompok lain jika mereka mengusuik kelompoknya' pikir Alex.


Disisi lain di rumag sakit Astrela, Jenni, Bella dan Mona berbincang bincang ringan sampai Bella m3ngatakan k3jadian yang menimpah dia dan Jenni.


'Astrela, pada saat aku memata matai mereka. Awalnya itu berjalan dengan sangat lancar. Mereka seperti membiarkan kami untuk masuk ke markas mereka' kata Bella


'Ya itu benar, seperti mereka sudah mengetahui bahwa kita akan datang. Setelah kita mencari data dan sesikit mengambil informasi di sana. Mereka langsung menyerang kita berdua' kata Jenni melanjutkan


'ini sangat aneh Astrela. Seperti ada penghianat dia kelompok kita' Kata Mona


'Kau benar, kita setidaknya harus mengamankan kelompok terlebih dahulu' kata Astrela


'Ya kau benar, sebum kita menghabisi penghianat ada baiknya mencari sekutu. Sehingga dalam keadaan tak siap kita masih memiliki teman untuk membamtu kelompok kita' Kata Bella


'Oh, bagaimana kita mencoba untuk bekerjasama dengan mafia peringkat 1. Sepertinya kita harus mencoba itu' kata Mona


'Bella, Jenni istirahat lah kami akan mengurus hal ini. kami akan menguru hal ini' kata Astrela


Astrela dan Mona langsung beranjak dari sana dan mencari cara untuk bertwmu dengan ketua mafia peringkat pertama


'Bagaimana Mona apa kau menerima informasi dari kelompok cara bertemu dengan mereka?' Tanya Astrela


'Masih menunggu' kata Mona

__ADS_1


Disisi lain Charles datang kembali menghadap Alex kembali dan berkata.


'Tuan, mereka mencari Anda. bagaimana selanjutnya?' tanya Charlea


'biarkan mereka datang. Berikan kelompok mereka informasi markas kita sekarang' Kata Alex


'baik, untuk mencegah penyerangan di masa depan bagaimana jika kita pergi ke club malam dan aku yang akan menyambut tamu?' Charles memberi pendapat


Mendenfar pendapat dari Charles Alex merasa itu ada benarnya. Sehingga dia mengiyakan hal tersebut.


'Baik, sebarkan pada mereka dimana kita akan berada' Kata Alex


Akhirnya setelah menunggu sampai pagi akhirnya mereka mengetahui cara untuk bertemu dengan pemimpin Mafia peringkat 1.


'Astrela bangun. Aku sudah mendapat cara bagaimana kita akan bertemu dengan mereka' Kata Mona


'Baik Mona, Jelaskan' kata Astrela


'Kita akan ke club kita pada jam 9 malam. El sudah membuat janji dengannya' Kata Mona


'Akan kita tanyakan nanti kepada Jenni' kata Mona


Mereka pjn segera bergegas kerumah sakit untuk bertemu dengan Bella dan Jenni.


Sesampainya mereka di rumah sakit. Mereka langsung masuk dan bergegas ke kama dimana Jenni di rawat.


'Jenni, Bella kami membawakan kalian makanan cemilan dan juga pakaian. Apakah kalian senang melihat kami' Teriak Mona


Hal itu membuat Bella jengkel karena Mona sangat berisik dengam suara yang sudah seperti toa


'hei, bisakah kau memelankan suaramu?' kata Bella


'Mona, ingat ini rumah sakit' Kata Astrela


Melihat Bella dan Astrela menegurnya Mona melihat ke arah Jenni dan berkata.

__ADS_1


'Apa kau tak ingin membela aku?' Tanya Mona pada Jenni


Jenni hanya melirik Mona lalu bertanya kepada Bella.


' Apakah aku harus mebela dia Bella?' Tanya Jenni


Hal itu membuat Mona mengembungkan pipinya seperti anak kecil.


'Kalian menyebalkan dan kau Jenni kenapaaa kauu tidak mebelaa akuuuu. Aku kesal' Kata Mona marah yang dibuat buat


Melihat hal itu membuat ketiganya merasa Mona seperti Anak kecil dan itu membuat mereka tertawa.


'Kami ke sini ingin membawa kabar bahwa kita akan segera menjalin kerjasama dengan mafia peringkat 1' kata Astrela


'Jika memang bisa belerjasama itu sangat baik Ash, karena kita bisa memperkuat pertahanan kita dan mungkin bisa menukarnya dengan informasi' kata Jenni


'Kau pintar Jenni. Kami sudah menduga hal itu. tapi kami takut yang mereka minta adalah sebagiam bisnis informasi dunia bawah kami' Kata Bella


'itu bisa masuk pertimbangan. Tapi kita mau tidak mau harus menyerahkannya' kata Mona


'Tapi jika kita menyerahkannya ini sangat buruk bagi kita' Kata Bella


'Ya, itu buruk. Tapi jika dibandingkan dengan nyawa kelompok dan kalian. Aku tak masalah itu di lepaskan. Bisnis kita sudah besar Bella. Jangan serakah' Kata Astrela


Bella yang mendengar perkataan Astrela menjadi terdiam. Dan dia membenarkan perkataan Astrela di dalam hatinya.


'Apakah itu tak masalah Ash? Kau akan dengan rela menyerahkan bisnis dunia bawah? aku tahu perusahaanmu mungkin dalam 2 tahun bisa menjadi perusahaan besar. Tapi perusahaanmu juga butuh dana dari usaha dunia bawah. Bagaimana Ash apakah ada solusi lain' Kata Jenni


'untuk sementara ini kami tidak ada solusi' kata Astrela


Mona menundukkan kepalanya karena dia juga membenarkan apa yang dikatakan Jenni. Dia tak ingin Astrela menjadi terbebani dengan hal itu. Bahkan mereka sangat khawatir dengan keputusan Astrela saat ini.


'Jangan takut. Kita tak akan kehilangan bisnis yamg kita bangun. Tapi kita tidak bisa serakah untuk saat ini. Jika dia mengambil 2 tempat bisnis masih di pertimbangkan. Aku akan memikirkannya kalian tenang saja' Kata Astrela menenangkan teman temannya


Mereka yang mendengarkan Astrela yang sangat tenang dan seperti tidak terganggu dengan masalah iniembuat mereka sedikit tenang dan santai.

__ADS_1


Astrela dan Mona pun berpamitan untuk pergi ke kantor. mereka pun ke kantor dan menyusun remcama untuk malam nanti


__ADS_2