Business Women Revenge

Business Women Revenge
Bab 60


__ADS_3

Setelah Mariana mendengar itu semua dia menjadi sangat marah. Marah sekali dengan perkataan Alex dan perlakuanny la yang menunjukkan bahwa dia melindungi Astrela dan sangat menyayanginya.


Dia marah karena entah apa alasannya. Dia sangat tidak bahagia melihat hal itu. Dia ingin Alex merasakan apa yang di rasakannya dulu.


Selain marah kepada Alex. Dia juga sangat cemburu dengan Astrela karena mendapat perlakuan manis dari anaknya.


'kenapa peremouan itu sangat beruntung mendapat kasih sayang Alex' batin Mariana


'memang dasarnya saja perrmpuan itu seperti selingkuhannya. Aku harus segera menyingkirkan dia' batin Mariana.


Dia hanya mengepalkan tangannya. Dia merasa dipermalukan oleh Alex dan Astrela. Dia tak bergeming dan hanya menatap mereka marah.


Astrela yang sembari tadi melihat tatapan Ibu Alex. Hanya tersenyum kecil. Dia tahu Ibu Alex akan tidak suka dan mencari gara gara dengannya.


'Tante sebaiknya tidak melewati batas kesabaranku' kata Astrela berbisik sambil tersenyum menyeramkan


Mariana yang melihat senyum itu hanya terdiam dia merasa ancaman itu nyata. Tapi dia bingung kenapa dia merasa ancaman itu seperti nyata.


'hmmm' gumaman saja yang keluar dari mulut mariana.


Setelah itu dia hanya menengok sekilas dan pergi dari kerumunan di situ.

__ADS_1


Alex dan Astrela yang melihat Mariana pergi pun akhirnya menghembuskan napasnya.


Bagaimanapun dia adalah Ibu Alex, Astrela hanya mampu mengertaknnya saja. Dia tidak ingin menyakiti Mariana. Tetapi jika memang Ibu Alex menyakitinya. Dia akan membalas perbuatan Ibunya Alex.


'Ayo masuk Ash' kata Alex


'baik' kata Astrela


Mereka pun berjalan ke ruangan Alex sambil bergandengan tangan dan bercanda. Sesampainya di ruangan Alex. Alex oun angkat bicara.


'maafkan ibuku Ash. Dia hanya memiliki trauma dan dendam pada Ayahku. Dan dia ingin aku merasakan apa yang dia rasakan' kata Alex


'Aku tau. Tapi jika dia melewati batasnya apakah aku boleh bertindak?' tanya Astrela


Mendengar itu Astrela hanya terdiam. Dia tahu Alex sangat mencintainya. Tapi tak disangka sedalam itu cintanya pada dirinya.


Astrela hanya tersenyum dan mengiyakan perkataan Alex. Dia juga tidak akan membunuh Ibu Alex hanya membalas sesuai dengan apa yang akan dilakukan Ibunya nanti.


Astrela pun berjalan dan memeluk Alex untuk menenangkan pikiran Alex.


'Apakah kau memiliki keluarga selain Ibumu?' tanya Astrela

__ADS_1


'punya. Ada kakek dan nenek dari pihak Ayah' kata Alex


'Apakah mereka seperti ibumu?' tanya Astrela


'tidak mereka selalu mendukungku. Mereka sangat menyesal dengan kejadian Ibu dan Ayahku' kata Alex


'Jika kau siap. Kau bisa menceritakan kisahmu' kata Astrela


'apakah jika kau mengetahui kisahku kau akan meninggalkanku?' tanya Alex yang terlihat rapuh


Astrela yang melihat Alex dapat menunjukkam sifat rapuhnya padanya menjadi terkejut dan sekaligus senang juga sedih.


Senang karena Alex sangat percaya pada dirinya dan sedih karena masa lalu Alex pasti sangat menyakiti dirinya.


Astrela mengusap punggung Alex perlahan. Dia juga memeluk lebih erat.


'Aku akan terus bersamamu. Kapan pun dan dimana pun' kata Astrela.


Disisi lain Rio. Dia sudah sangat kacau sekarang. Mendengar markas dihancurkan terowongan untuk bisnis gelapnya hancur membuat dia tidak memiliki pemasukan seperti dulu. Dia hanya mengandalkan perusahaannya yang tidak terlalu besar.


'sialan, untung kau sudah mati jack' batin rio

__ADS_1


'Kenapa hidupmu sangat enak kakak sedangkan aku sengsara. Kau mendapatkan semua harta Ayah. Dan aku tak mendapat apapun. Aku akan merebut semuanya termasuk wanitamu itu' kata Rio.


...~tbc~...


__ADS_2