
Setelah Adam menyetujui permintaan Jack. Dan selesai berdebat dengan Sarah dan Yasmin. Dia pun pergi ke ruang kerjanya.
'Akhirnya.... Setidaknya aku tidak perlu meminjam dari keparat kecil itu. Aku bisa memanfaatkan Jack untuk mengambil Ahli Harta Astrela' Batin Adam Licik
Dia pun menelpon Jack untuk menyampaikan permintaannya.
'Halo Jack, kapan rencananya kau akan menikahi putriku Yasmin?' tanya Adam
'Secepatnya. Aku rasa kemungkinan bulan depan aku akan menikahinya. Persiapkan saja semuanya Adam' Kata Jack
'Baik kalau seperti itu, apakah kita bisa bertemu? Aku ingin membicarakan sesuatu denganmu ini sangat penting' Kata Adam
'Baik, kita bertemu besok di restoran biasa' kata Jack
setelah mengatakan itu Jack langsung menutup telponnya secara sepihak. Adam sangat kesal dengan tingkah laku dari Jack. Tapi mau bagaimana dia takut jika harus menyinggung dia.
Adam pun memanggil Sarah untuk menyuruhnya membantu menyiapkan pernikahan Yasmin.
' Sarahhh... Sarahh... Kemari' panggil Adam
'apa?' tanya Sarah dingin
'siapkan pesta pernikahan Yasmin dan Jack. Tuan Jack menyuruh kita untuk mempersiapkan semua itu' Kata Adam
'Aku tidak mau Adam' kata Sarah
'oh... Kau tidak mau. Baik baik kau sangat baik' kata Adam dengan nada mengancam
Adam pun mendekati Sarah secara perlahan lahan dia mencengkram leher sarah kencang.
'Apakah kau masih tidak mau sarah? Akan ku patahkan lehermu ini' kata Adam
Sarah yang diperlakukan seperti itu sangat ketakutan dia sudah tidak bisa bernafas. Tapi hatinya tetap menolak untuk menikahkan anaknya dengan Jack.
'Biarlah aku mati. Yang penting aku tidak menyetujui dan melakukan hal benar di akhir hidupku' batin Sarah
Sarah sudah pasrah dengan hidupnya dia pun hanya bisa mengeluarkan air matanya dan mulai menutup matanya. Tapi tiba tiba Yasmin masuk dan mendorong Ayahnya
'Cukup kau bisa membunuh Ibu, aku yang akan mempersiapkan semuanya Ayah' Kata Yasmin
Mendengar hal itu membuat Adam sangat puas dan senang.
__ADS_1
'oh cara aku untuk mendapatkan mauku adalah mengancamnya. Boleh juga' batin Adam
'Baik, kqu persiapkanlah mulai besok Yasmin. Dan jangan kabur. Jika kau kabur. Ibumu akan jadi korban' Kata Adam
'Pelayan kemari. Kurung Sarah di kamarnya. Jangan biarkan dia kabur. tetap berikan dia makan dan minum' Kata Adam pada pelayannya.
Mereka pun membawa Sarah ke kamar dan mengunci pintu tersebut. Kunci itu di berikan kepada Adam dan mereka pergi dari sana.
melihat itu Yasmin hanya bisa mengepalkan tangannya dia sangat membenci Adam saat ini. Rasanya dia ingin memukul dan membuat Adam babak belur.
Akhirnya karena sudah tak tahan dengan tingkah laku Ayahnya Yasmin pergi dan mengurung diri di kamarnya.
Keesokan harinya Adam pergi menemui Jack di restoran yang telah disepakati. Adam melihat jack sudah duduk di dalamnya. Dia pun pergi menghampiri Jack yang ada di sana
'Halo Jack' Sapa Adam
'Halo Ayah mertua, apakah aku perlu memanggilmu Ayah?' Tanya Jack
'Kau bisa memanggilku sesukamu saja' Kata Adam.
'Baik, apa yang kau inginkan Adam?' Tanya Jack to the point
'apa yang kudapatkan jika aku berhasil mendapatkan harta Astrela?' tanya Jack
'kau mau Apa?' Tanya Adam
'Aku menginginkan Astrela aku ingin dia menjadi milikku juga' Jawab Jack
'Baik, aku akan memberikan Astrela kepadamu yang penting kau mendapatkan Hartanya terlebih dahulu Jack' kata Adam
Percakapan itu di dengar oleh seseorang. Seseorang itu tidak sengaja berada disana dia sudah ada sebelum Jack datang.
Ya itu Arkan. Arkan mendengar dan mengetahui bahwa Adam adalah ayah Astrela dan Jack adalah pacar Yasmin.
Dia sangat terkejut mendengar hal itu. Walaupun dia menginginkan tidur dengan Astrela. Tapi sekarang dia sudah tidak ingin lagi melakukannya dia hanya terobsesi dengan kecantikannya saja.
Arkan sudah merelakan Astrela. Sebenarnya Arkan pria yang baik tapi karena dia terobsesi membuatnya buta. Tapi semenjak dia bertemu seseorang yang menarik kemarin dia melupakan obsesinya terhadap Astrela.
'Aku harus menelpon Astrela untuk memberitahu rencana Ayahnya. Aku tidak bisa pergi sekarang jika aku pergi dan ketahuan aku akan di bunuh' batin Arkan
Akhirnya Arkan diam di sana sendirian dan menunggu Jack dan Adam pergi. Setelah menunggu 2 jam lebih di sana akhirnya Adam dan Jack pergi dari situ.
__ADS_1
Arkan pun setelah melihat kedua orang itu pergi langsung menelpon Astrela.
Disisi lain Astrela melihat nomor Arkan yang sedang menelponnya. Dia pun penassran kenapa Arkan menelpon dirinya.
'Halo?' sapa Astrela
'Halo, Astrela aku tidak bermaksud menganggumu. Tapi sebaiknya kau berhsti hati dengan Ayahmu' Kata Arkan
'Kenapa kau bilang begitu?' Tanya Astrela curiga
'ok, aku sudah melupakan obsesiku padamu itu harus kau tahu terlebih dahulu. Aku menyukai Mona dan aku serius ingin mengejarnya' Kata Arkan
'Mendengar hal itu Astrela terkejut bukan main kenapa Arkan menyukai Mona apa dia pernah bertemu dengan Mona sebelumnya? Tapi Mona selalu bersama Bella' batin Astrela.
Astrela terkejut dengan suara Arkan dan menjadi fokus lagi mendengar Arkan.
'Oke, lupakan itu. itu akan menjadi urusanku. Yang harus kau tahu adalah Ayahmu bertemu dengan tuan jack. Dia membuat rencana untuk mengambil hartamu. Jika berhasil kau akan diambil oleh Jack dan Hartamu untuk Ayahmu' Kata Arkan.
'Aku tidak tahu pastinya rencana yang mereka maksud. Kau harus berhati hati' Kata Arkan melanjutkan.
Astrela yang dari tadi diam saja pun menjawab Arkan.
'Baik, terima kasih infonya' Kata Astrela
'ok, aku pergi sekarang bye' Kata Arkan
Setelah Arkan sudah mematikan telpon dia beranjak dari sana dia pergi ke lokasi syuting .
Astrela yang diam di mejanya mencerna semuanya merasakan bahwa Jack adalah seseorang yang sangat berbahaya. Dia sudah menyelidiki semua tentang jack informasinya sangat minim sekali.
'Apakah dia mafia?' batin Astrela
'Mafia tingkat berapa? 1 kah? Jika 1 aku tak bisa sembarangan mengajaknya berperang. Jika 3 walaupun di bawahku. Aku juga harus waspada. Karna walaupun dia di peringkat 3 aku tahu bahwa mereka memiliki sekutu yang banyak' batin Astrela
'aku harus seperti apa sekarang? Mafia nomor 1 walaupun tak memiliki sekutu mereka sudah sangat kuat dan tak terkalahkan. Tapi aku tidak tahu siapa yang memimpin mereka' Batin Astrela.
Ya memang mereka semua tidak tahu siapa ketua dari mafia nomor 1, 2 dan 3 karena pemimpin mereka mengendalikan kelompoknya di balik Layar. Makanya tidak ads yang berani juga menyinggung mereka. Selain memiliki kekuasaan mereka memiliki pertahanan dan pasukan yang sangat cakap dan siap meratakan kelompok lainnya.
Astrela yang dari tadi menebak nebak pun memanggil Mona dan Bella.
'Mona..Bella kalian datang kemari ini gawat' kata Astrela
__ADS_1