
Astrela memanggil kedua sahabatnya Mona dan Bella untuk datang keruangannya karena ada hal penting yang harus mereka diskusikan.
'Mona,Bella ayo ke ruangku ini ada hal penting yang harus aku beritahu' Kata Astrela.
Setelah menunggu sekitar 10 menit Mona dan Bella datang menghadap ke Astrela.
'Ada hal penting apa As?' Tanya Mona
'aku akan menjelaskan kepada kalian. Jadi Ayahku bertemu dengan Jack Siang tadi di restoran. Lalu Arkan yang kebetulan di sana mendengarkan seluruh percakapan antara Ayahku dan Jack' Kata Astrela
mendengar nama Arkan di sebut Mona sedikit salah tingkah. Bella yang melihat Mona salah tingkah pun meledeknya.
'Hey, kenapa kau salah tingkah saat mendengar nama Arkan. Kau ada hubungan apa ha?' Tanya Bella
'Apa maksudmu? Aku tidak memiliki hubungan apa pun' kilah Mona
'Heyy kau tak usah bohong pada saat di telpon Arkan mengatakan dia menyukaimu' Kata Astrela.
'Mati lah aku saat ini Apa yang harus lu ceritakan? Apakah aku harus memberi tahu aku melakukan one night stand dengannya aku tidak sengajaaa waktu itu...' Batin Mona
Melihat Mona diam dan seperti frustasi membuat Astrela dan Bella bersemangat untuk menggoda temannya itu.
'Heii, kau melakukan apa dengannya' Kata Bella
'Ahhhh aku tahu Bel, sepertinya dia melihat burung yang indah bersama Arkan' Kata Astrela
Mendengar ucapan Astrela membuat Mona merona malu dan menundukkan kepala
'Ahhhh dia malu As, kau terlalu frontal. Hei apakah burung tersebut indah dan besar? Atau hanya burung kecil yang lucu?' Tanya Bella
Mendengar pertanyaan Bella sontak membuat Astrela tertawa terbahak. Walaupun hatinya tak rela jika Mona bersama Arkan tapi dia akan memastikan Arkan tidak akan menyakiti Mona seujung kukupun.
Jika iya. Dia akan menghancurkan Arkan dengan kejam dan membunuh dia dengan cara mencincang dagingnya dan diberi makan kepada anjing.
Melihat senyum Astrela sinis dan tidak sesuai suasana. Mona phn bertanya dengan pelan.
'Apa yang kau pikirkan dengan senyum jahat dan muka sinismu ha?' Tanya Mona
dan tampa di duga Astrela kelepasan menjawab pertanyaan Mona tersebut.
'Jika Arkan berani menyakitimu aku akan mencincang dia danemberikan dagingnya pada Anjing' Kata Astrela
'AKU SETUJUUUU' Teriak Bella Kencang
Hal itu membuat Astrela dan Mona Menatap sinis ke arahnya.
__ADS_1
'WOI PELANKAN SUARAMU, KAU MEMBUAT TELINGA KAMI BERDUA SAKIT' kata Mona Ngegas
Melihat tingkah kedua sahabatnya membuat Astrela merasakan kesenangan dan ketenangan.
'ini keluargaku, aku harus segera menyingkirkan para pengacau ketenanganku. Jika tidak semua ini akan hancur' batin Astrela.
'Ash, kau belum melanjutkan ceritamu. Setelah Arkan mendengarkan semuanya lalu Apa Ash?' Tanya Mona mulai serius
'Isi percakapannya Adalah Jack akan membantu Adam untuk mengambil hartaku. Setelah mendapat hartaku dia akan mengambil aku sebagai selirnya' kata Ash jijik
'Lalu apakah Ayahmu setuju jika kau di ambil menjadi selirnya jack?' Tanya Mona
'Ya dia setuju, dia hanya ingin hartaku' Kata Astrela
'Dasar tua bangka gila harta. Lalu apa rencanamu ash?' tanya Bella
'aku masih belum bisa memutuskan ini sangat berbahaya. Jika dia mafia dan peringkatnya lebih tinggi dari kita. Kita tidak bisa gegabah. Kau tahu peringkat 3 juga memiliki bawahan yang banyak dan dukungan kuat. Kita harus menghancurkan secara perlahan dukungannya jika ingin menyerang perjngkat 3. tapi jika dia dibawah peringkat itu. Itu takkan ada masalah' Kata Astrela
'Ya kau benar. Bagaimana kita meminta bantuan kekasihmu Ash?' Tanya Bella
'Tapi dia bukan Mafia? Dia tak membicarakannya' Kata Astrela
'Bodoh, tapi dia punya kekuasaan kita bisa gunakan itu untuk mencari informasi berkaitan dengan Jack' Kata Mona
'Kau benar Mona, baik untuk hal ini harus perlahan karna dia tak tahu identitasku. Dan dia juga akan terkejut jika tahu mungkin' kata Astrela khawatir.
'Tapi kenapa aku harus takut kehilangan Alex?' Batin Astrela
'tidak. Lupakan. Jika dia tak menerima aku. Akan ku hajar dia dengan tanganku. Tapi aku heran kenapa dia tak ada menghubungiku sekarang? Apa dia melupakanku?' batin Astrela
Melihat dahi Astrela berkerut membuat kedua sahabatnya bertanya.
'Kau kenapa? Kau memikirkan apa?' Tanya Mona
Bella yang memang memiliki sifat sangat jahil pun meledek Astrela.
'Dia pasti merindukan kekasihnya itu. Dan betanya tanya kenapa dia tak menghubungiku ?' Ledek Bella
Mendengar perkataan Bella membuat Astrela salah tingkah karena Bella menebaknya dengan sangat tepat.
'ohhh ****... Kenapaa dia harus membaca pikiranku' batin Astrela
'Aku tidak membaca pikiranmu Ash itu sudah terlihat jelas di wajahmu. Kau merindukan dia' Kata Bella Lagi
'Hei stop membaca pikiranku' Jawav Astrela spontan
__ADS_1
'HAHAHAHAHAHAHA JADI KAU MERINDUKANNYA?' tanya Mona sambil menoel noel pipi Astrela
Astrela yang keceplosan merasa malu dan tertunduk saja.
'aku akan membantumu bertemu dengannya Ash' Kata Mona
'Heiiii berhenti mengejekku. Awas kaliann yaahhhhh' Kata Astrela
Tiba tiba terdengar bunyi telpon dari seseorang. Ponsel tersebut milim Astrela.
nama seseorang itu Adalah Alex
'ekhmmm... Dia berumur panjang. Baru saja dibicarakan sudah menelponmu' Kata Bella
'Kami kelusr dulu. Bersenang senanglah' kata Mona
Mereka pun keluar dari ruangan Astrela. Astrela yang melihat mereka keluar hanya menghembuskan napasnya. Dia pun segera mengangkat telpon tersebut.
'Halo, ada apa kau menelponku?' tanya Astrela
'Aku merindukanmu...' kata Alex
'Jika kau merindukanku kenapa kau tidak mengirimku pesan dari tadi? Dan kenapa kau baru sekarang menghubungiku? Kau bohong' kata Astrela merajuk.
Astrela yang menyadsri sikapnya hanya geli sendiri.
'Kenapa aku bisa bersikap seperti itu. Bukan seperti aku' batin Astrela
Sedangkan Alex yang mendengar itu hanya tersenyum kecil disebranf telpon. Dia merasa senang Astrela manja kepadanya.
'Maafkan aku. aku memiliki pekerjaan yang sangat banyak. Apakah kau mau jalan jalan denganku besok?' tanya Alex
'Akan aku pikirkan' Kata Astrela
Setelah Astrela mengatakan itu dia langsung menutup telfonnya dan merasa malu. Dia pun pergi ke kamarnya untuk beristirahat.
Sedangkan Alex dia merasa senang. Dia memanggil Charles melaporkan hasil penyelidikan mengenai Jack.
'Bagaimana hasil penyelidikanmu tentang Jack?' Tanta Alex
'Tuan ini haru secara teliti di selidiki. Sepertinya dia bukan seseorang yang sembarangan bisa kita babat habis' Kata Charles
'Apa yang kau dapatkan?' tanya Alex
'aku curiga dia mafia peringkat 3. Jika kita ingin menghancurkannya kita harus mencoba bekerja sama denfan mafia peringkat 2' Kata Charles.
__ADS_1
'baik, lanjutkan dulu penyelidikannya. akan aku pikirkan' Kata Alex mengakhiri percakapan
'Hemmm menarik. Aku harus tetap mengawasi karena dia menginginkan Astrelaku. Aku tahu kau tak takut padaku karena status pembisnis saja. Tapi kau tak akan tahu apa yang menantimu Jack' batin Alex tersenyum sinis