Business Women Revenge

Business Women Revenge
Bab 40


__ADS_3

Mona dan Arkan terhanyut dengan makan malam romantis mereka berdua. Sangat indah. entah sejak kapan Mona jatuh cinta kepada Arkan.


Dia mengingat pertama kali bertemu dengan Arkan di sebuah restorant cepat saji.


'WOI... JALAN TUH PAKE MATA' teriak Mona


'Jalan itu pakai kaki bodoh' kata Arkan


'Kamuuuu.....' kata Mona


'Apa? Kenapa aku?' kata Arkan


'Dasar penguntit Astrela. Kau seperti hama padi' maki Mona


'Hei... Hei... Sembarangannnn. Aku sudah tak mau bersamanyaaaa' kata Arkan


'Halaahhhhhh mana mungkin kau kan sering menatap Astrela dengan mesum. Kau pasti mempunyai rencana busuk' kata Mona


'Heeeee.. Kalo punya muluttt dijagaaaaaaa yaaaaa... Enak sajaaaa' kata Arkan kesal


Semua mata tertuju ke arah mereka berdua. Apalagi mereka melihat Arkan.


'wah bukannya itu Arkan? Bintang film yang sedang naik daun. Kenapa wanita itu mengatainya mesum' kata pengunjung restoran


Arkan yang mendengar hal itu sangat malu akhirnya dia pun berkata pada Mona.


'Sayang aku tidak berselingkuhhh... Semua itu salah paham' kata Arkan


Mendengar kalimat gila Arkan Mona memerah dan langsung pergi dari tempat itu.


sedangkan semua orang yang mendengar penuturan Arkan menjadi sangat kecewaaa


'Idolaaaaa kita sudah memiliki Pacar' kata pengunjung yang lain

__ADS_1


Untungnya pada saat itu tidak ada paparazi yang berada di restoran. Dan walaupun Arkan sedang naik daun. Sebenarnya dia belum seterkenal itu. Hanya saja filmnya banyak diminati.


Film yang Arkan perankan adalah film komedi sehingga tidak membuat Arkan terlalu dikenal.


Mereka yang berdua yang mengingat kejadian itu menjadi tertawa bersama. Dari situ lah awal mula Mona dan Arkan bertemu. Entah bagaimana mereka selalu bertemu secara tak sengaja dan menjadi pasangan kekasih.


'Mona, aku mendapat tawaran film. Tetapi sudah bukan genre komedi lagi' kata Arkan.


'oh ya? Genre apa kalau aku boleh tahu?' tanya Mona


'Aku mendapat peran utama. Dan genrenya adalah romance' kata Arkan Takut takut


'oh, apa kau takut aku marah jika ada adegan ciuman atau pelukan?' tanya Mona


'Tidak.. Tidak bukan ituuu, aku ada scene adegan ranjang' kata Arkan


'APA?' Teriak Mona


'Jika, kau tak mengizinkan aku akan meminta seseoramg mengganti aku di Adegan itu. Bagaimana?' tanya Arkan


Entah mengapa Arkan seperti berubah semenjak mengenal Mona. Dia seperti merasa Mona adalah yang terakhir untuknya. Kebiasaannya bermain dengan wanita. Entah mengapa menghilang semenjak adanya Mona.


'Aku tidak akan membiarkan itu terjadi. Jika aku jatuh hati pada wanita lain. Kau boleh membunuhku' kata Arkan


Arkan memang mengetahui bahwa Mona adalah Mafia. Sehingga dia tidak berani macam macam dengan wanita lain. Mungkin selain mencintai Mona. Arkan juga takut Mona membunuh dia atau menyiksanya.


'Hahaha. Aku tahu kau takut ku bunuh kan?' kata Mona seperti gadis psychopath


'Maaf sayang, iya takut' kata Arkan memelas


Mona berjalan ke arah Arkan dia memegang paha Arkan. Dan berbisik ke telinga Arkan dengan sangat lembut.


'Jika kau berani, adikmu jadi korbannya' kata Mona sambil meremas milik Arkan.

__ADS_1


Arkan yang merasa ancaman itu akan menjadi kenyataan hanya berkeringat dingin dam tersenyum bodoh.


'Sayang adikku berdiri. Bolehkah kita hehehe' kata Arkan seperti orang bodoh


'kita hehehe apaaaa?' tanta Mona


'ituu melakukan itu' kata Arkan


'Melakukannnn apaaaa bodoh?' tanya Mona


Arkan langsung mencium Mona dan dia mengajak Mona ke apartemennya. mereka melakukan itu berkali kali.


'Aku mencintaimu Mona. Aku akan mencari penganti untuk adegan itu' kata Arkan


Setelah beberapa bulan berlalu. Syuting film baru Arkan berjalan mulus. Mona sesekali datang ke temoat lokasi Arkan Syuting. Adegan ranjang pun selalu di gantikan oleh orang lain.


Film tersebut pun sudah di tayangkan dan mendapat banyak sekali penggemar dan dukungan. Hal itu membuat nama Arkan semakin melejit dan banyak tawaran film, iklan dan photoshoot untuk dirinya. Dia juga mendapat berbagai penghargaan berkat film yang dia bintangi itu.


'MONAAAAA.... SAYANGGG' Teriak Arkan


teriakan Arkan membuat semua kru film merasa jijik dengan Arkan. Mereka sangat melihat perbedaan saat Arkan syuting dan bersama mereka dan saat dia bersama Mona.


Jika bersama wanita lain dan kru dia akan dingin dan cuek. Tapi joka itu Mona di seperti anak anjing.


'berhenti berteriak. Aku membawakan bekal untukmu. Makan lah aku akan ke kantor sebentar lagi. Semangat aku mencintaimu' kata Mona


Mendengar Mona mengatakan cinta duluan membuat Arkan sangat bahagia. Dia memeluk Mona dan menciumnya.


Tiba tiba ada seorang Aktris wanita menghampiri mereka. Dia sangat cemburu dengan Mona. Dia pun berkata pada Mona


'Dasar murahan dan pengoda. Hanya karyawan dan orang biasa saja mengoda Arkan yang seorang bintang' kata aktris itu


Semua kru seperti menyetujui apa yang dikatakan oleh aktris itu. Tetapi Mona dan Arkan hanya mengabaikannya saja. Lalu Mona karena sudah di telpon oleh Astrela dia mengambil mobil sportnya dan membuka kacanya.

__ADS_1


'Aku bukan karyawan biasa. Kekayaanku dapat membeli mulutmu' kata Mona kepada Aktris tersebut.


Akhirnya semua mengetahui bahwa Mona adalah salah satu petinggi dia perusahaan teknologi yang sedang berkembang pesat. Dan membuat mereka menjadi segan kepada Mona dan Arkan.


__ADS_2