Business Women Revenge

Business Women Revenge
Bab 14 Hukuman Jenni


__ADS_3

Melihat senyum Astrela yang semakin kejam dan dingin membuat Jenni yang sudah ketakutan menjadi merinding dan merasakan bahwa ada hal buruk yang akan menimpahnya.


Tak lama Astrela setelahnya. Astrela pun Angkat bicara.


'Baik Jenni, aku tahu kau seorang yang manja tidak pernah bekerja serabutan. Aku akan membuat kamu menjadi budakku selama 1 tahun. Hukuman itu sudah termasuk ringan jika itu orang lain. Kau bisa tanya pada sahabatku' kata Astrela sambil menatap Mona dan Bella.


Mereka yang merasa bahwa mereka disebut oleh Jenni pun mendekat ke arah Jenni lalu berbisik kepada Jenni secara bersamaan.


'Cacat, tak dapat dikenali dan Mati' bisik Bella dan Mona


Mendengarkan hal itu membuat Jenni gemetar karena dibalik wajah cantik itu tersimpan kengerian yang amat sangat menakutkan.


Jenni menelan ludahnya kasar. dan berkata dalam hatinya bahwa


'Ah sial, jika aku tahu seperti ini aku tak akan berani menyinggung dia' batin Jenni.


Selama Jenni berpikir Astrela sudah menyuruh Alex untuk membuat semua orang bubar dan meninggalkan ruangan diman di ruangan itu hanya tersisa Bella, Mona, Astrela dan tentu saja Jenni yang tidak menyadari bahwa semua orang sudah pergi.


Astrela pun menyuruh Mona untu mengambil semua alat elektronik dari Jenni. Dia juga menyuruh Bella untuk pergi dan mematikan CCTV di ruangan itu. Semuanya dilakulan oleh mereka tanpa halangan.


Lalu Astrela menyuruh memutar rekamam dimana dia menyiksa seorang mafia dengan sadis.


Di layar tersebut seorang pria kekar sedang berlutut kedua tangannya terikat di samping kiri dan kanan. badannya sudah penuh dengan luka yang sangat mengenaskan akibat dari cambukan.


Wajah pria itu sudah tidak verbentuk sepertj manusia lagi. Sudah banyak sekali lebam sehingga tak dapat di kenali. Jenni yang menonton itu sangat ketakutan dan gemetaran. Pikirannya sudah berkecamuk.


tapi tetap saja Jenni masih menonton apa yang akan dilakukan oleh pemeran utama wanita yang ada di layar tersebut.


Jenni melihat bahwa lelaki yang sudah pingsan akibat di hajar dan dicabuk di guyur dengan air. Tapi Jenni sangat bingung kenapa jika diguyur dengan Air pria itu berteriak kesakitan.


Mona yang melihat Jenni ke bingungan menjelaskan.


'aku menaruh garam yang sangat banyak dan sedikit air keras di sana' Kata Mona


'Menurutmu apakah itu tak akan membuat dia kesakitan?' Tanya Bella

__ADS_1


Melihat ketiga iblis itu Jenni menggigil ketakutan wajahnya sudah pucat dan mengeluarkan keringat yang sangat dingin.


Tapi mereka tidak menghentikan gambar dilayar tersebut. Berlanjut kembali pria itu berteriak dan karna membuat Astrela pusing. Astrela pun dengan lantang berkata


'Pria busuk suaramu sangat menggangguku. Hentikan dia potong lidahnya untukku' Kata Astrela dingin


Jenni yang awalnya skeptis dengan gambar dilayar itupun menjadi percaya dan itu menambahkan kengerian pada diri Jenni. Ketakutan dan kengerian otu membuat Jenni sampai pipis di celana saking takutnya.


Dia mulai menangis dan berisiki. sehingga hal itu membuat Astrela sangat terganggu.


'Apakah kau ingin ku potong lidahnya? Dan kuberikan lidahmu pada anjing seperti pada video itu?' tanya Astrela


Sontak mendengar perkataan dari Astrela membuat Jenn8 terdiam seribu bahasa. Dia hanya menitikan air mata saja dan tidak berani bersuara sama sekali.


Sahabat Astrela yang berada di sana sangat ingim tertawa karena menurut mereka ini adalah hukuman paling ringan yang diterima oleh orang yang bersalah dari sudut pandang Astrela.


Mereka pun tak menyangka bahwa hanya menonton video saja membuat Jenni sampai kencing di celana.


Mona pun akhirnya angkat bicara dan mengejek Jenni.


'Kau tidak mengenalnya tapi berani menyinggungnya. Pipismu sangat bau' Kata Mona


Karena dulu sewaktu Bella gagal menjalankan misi dan hampir membahayakan nyawanya Astrela tanpa pandang bulu langsung menghukum Bella dengan kejam.


Astrella menyuruh anak buahnya untuk mencabuk Bella sebanyak 100 kali. Untungnya saja Bella selalu berlatih dan memiliki ketahanan fisik yang sangat baik. Sehingga membuat Bella bisa bertahan.


Tak terpikirkan oleh Jenni jika cerita Bella terjadi padanya. Dia menatap Astrela dengan tatapan yang menyedihkan dia berharap Astrela Iba dan mau melepaskannya dan tidak jadi menghukumnya.


Tapi Jenni sangat salah besar Astrela adalah seseorang yang sangat kejam dia hanya baik pada sahabatnya. Walaupun dulu sebenarnya dia menghukum Bella karena dia tidak ingin sahabatnya mengulangi hal yang sama dan malah menghatatkan nyawa pada musuh.


Astrela menatap Jenni dengam wajah lebih dingin. Dan dia berkata


'Kau pikir dengan kau memberikan wajah yang sangat mengenaskan dan minta dikasihani aku tidak akan menghukummu?' Tanya Astrela


Astrela tidak membiarkan Jenni berbicara dia melanjutkan perkataannya.

__ADS_1


'Jangan kau kira, dengan wajahmu itu aku akan kasihan. Menyiksa orang sampai mati saja aku tak kasihan apalagi hanya menunjukkan wajah melasmu itu' Kata Astrela lantang.


Itu membuat Jenni sudah tidak dapat berkutik dia pun hanya bisa menunduk dalam.


'Aku tanya sekali lagi. Apakah kau ingin menjadi budakku?' kata Astrela.


Jenni mendengar suara Astrela yang sangat tegas pun sangat takut. Dia pun mengangukkan kepalanya pelan. Dan berkata


'Baiklah, aku ma...mau' kata Jenni


Hal itu membuat Astrela tersenyum. Dia mendekat ke arah Jenni dan berkata


'Bagus Jenni, walaupun kau budakku. Aku tak akan berlaku sewenang wenang. Aku akan memperlakukanmu seperti orangku. Tapi jika kau berkhianat dan menyebarkan hal ini... '


Jeda Astrela. Dia pun melanjutkan kata katanya dengan lebih menunjukkam kengerian pada Jenni agar dia tak berani macam macam kedepannya


'Ayahmu, Ibumu dan Adikmu akan menemanimu ke Alam Baka' Kata Astrela Sadis.


Mendengar hal itu membuat Jenni menangis dan memohon pada Astrela.


'Aku mohon jangan libatkan mereka, aku yang bersalah. Aku akan menjadi budakmu dan tidak akan berani menyebsrkan ini semua. Berikan aku kesempatan' Kata Jenni.


Hal itu membuat Astrela cukup puas. Dia pun menyuruh Bella dan Mona untuk melatih Jenni. Dia ingin menjadikan Jenni Mata matanya. Karena dia tahu Jenni memiliki kemampuan ini.


Walaupun itu hanya feeling tapi dia tahu keputusan ini tepat. Untuk bagaimana cara membuat Jenni menjadi kawan dan bukan lawannya dia akan memikirkan nanti untuk sekrang dia akan membekali Jenni dulu.


Jenni yang mengetahui bahwa dirinya yang akan dilatih menjadi mata mata pun hanya menerimanya dengan lapang dada. Dia bertekad untuk bisa menjadi mata mata dan memuaskan Astrela. Dia ingin menjaga keluarganya dari iblis seperti Astrela.


'Aku bisa... Dan aku akan berusaha sekuat tenagaku' batin Jenni.


Yang merka semua tidak tahu CCTV bukan hanya itu saja tapi terdapat camera mini di sana. Alex melihat itu semua dan dia sangat terkejut jika wanitanya merupakan mafia.


'Menarikkk sangat menarik.... HAHAHAHA tak sia sia aku memilihmu. kau membuatku jatuh dan lebih mencintaimu sayang' kata Alex


Charles yang melihat semua yang dilakukan Astrela dan video di layar pada saat menyiksa Jenni membuat dia sedikit takut pada Astrela. Dia juga merasa bahwa bosnya tak waras menyukai wanita seperti itu.

__ADS_1


'Aku rasa bos sudah tak waras. Sebaiknya aku menyiapkan seorang dokter untuk memeriksa otak bos. Astaga apa yang kupikirkan sebelum itu terjadi sudah pasti bos akan memenggal kepalaku karena dia sama seperti nyonya mafia mengerikan' kata Charles dalam hati sambil meneguk ludahnya kasar


...~tbc~...


__ADS_2