
Setelah beberapa bulan berlalu Astrela dan sahabatnya berhasil membangun sebuah club mewah dan ekslusif. Dimana club itu sering di datangi oleh petinggi negara, perusahaan bahkan mafia sekalipun. Tidak ada yang tahu siapa pemilik club itu. Bahkan setiap gedung club ada kelasnya. Dimana semakin tinggi kelasnya maka lantainya pun berbeda.
Itulah cara orang orang mereka mengetahui status sosial dari pengunjung mereka. Mereka juga lebih mudah untuk menggoda dan membuat mereka memberikan informasi.
Bisnis informasi dunia bawah pun berjalan lancar karena usaha club itu.
Bella berjalan untuk menghampiri Astrela dan Mona. Dia ingin membahas pembukaan cabang baru club Astrela.
'As, kita harus bisa membuka cabang agar informasi kita tidak hanya berakitan orang penting di sini saja' kata Bella
'benar As, selain club kita juga harus mengumpulkan Dana untuk membuka usaha baru' Kata Mona.
Astrela yang mendengarkan itu mengiyakan dan menyiapkan segalanya untuk pembukaan cabang baru tersebut.
Mereka pun mercanakan semuanya. Tak berapa lama cabang club Astrela berkembang pesat. Bisnis informasi dunia bawah mereka pun berjalan dengan sangat baik.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Disudut ruangan yang gelap ptia itu membaca seluruh informasi yang ada. Dan sangat tertegun.
'Dia memang sangat pintar, sangat menarik. Cepatlah sayangku kau berkembang. Agar aku dapat segera menangkapmu' batin pria tersebut.
Disisi lain Astrela dan sahabatnya sudah semakin sukses akhirnya dia dan sahabatnya membuka perusahaan. Perusahaan teknologi yang tergolong maju walaupun baru 3 tahun dibuka.
Astrela, Bella dan Mona sangat berusaha keras dalam membangun kerajaan bisnisnya. Kelompok mafia mereka pun sangat membantu mereka. Mereka seperti keluarga dimanata Astrela, Bella dan Mona. Loyalitas dan profesionalitas mereka sangat amat diacungi jempol. Sehingga membuat seluruh usaha mereka berjalan dengan lancar.
Astrela yang saat ini sedang berjalan tidak sengaja bertabrakan dengan Arkan. Artis yang sedang naik daun. Arkan yang melihat Astrela sangat amat familiar. Astrel yang melihat Arkan pun juga terkejut.
'Kenapa harus bertemu sih brengsek ini sih?' batin Astrela
'Apa kau tidak apa-apa nona?' kata Arkan
Bella dan Mona melihat itu entah mengapa sangat tidak suka pada Arkan. Tapi mereka diam karna belum pernah bertemu Arkan.
'tidak apa. Terima kasih'
Astrela pun berlalu bersama sahabatnya. Tertegun karena Astrela tidak terpesona dengan dirinya.
'Aku harus mencari tahu siapa dia. Aku seperti jatuh cinta pada pandangan pertama dengan dirinya. Aku harus membuat dia bertekuk lutut di hadapanku' batin Arkan menyeringai
__ADS_1
Astrela dan sahabatnya pun berjalan menjauh dan semakin jauh. Tak jauh dari sana terlihat seorang pria yang menatap dengan marah akan kejadian itu.
'Apa kau mengujiku As, akan ku buat kau menyesal jika kau sampai terpesona oleh artis gigolo itu' kata pria itu.
Dia pun memangil Asistenya dan memberikan instruksi kepadanya.
'Charles, kau harus berusaha menjauhkan dia dengan wanitaku' kata Alex sambil menunjul pada Arkan.
Ya pria misterius itu adalah Alex. Dia begitu melindungi Astrela karna dulu hanya Astrela yang mau membantu saat dia di bully dulu.
Flashback on
'hey cupu, sini kau dasar tidak tahu diri' teriak anak itu
Setelah alex datang dia langsung dipukul oleh beberapa anak dengan kencang dan membuatnya babak belur dan terluka. Dia sudah pasrah jika dia mati tapi seorang gadis kecil datang dan menghajar pria itu.
'kau jangan menyiksa yang lemah' teriak Astrela kecil dan menghajar anak anak itu dengan tongkat dan membuat mereka lari.
'apa kau tidak apa? Aku bodoh. Aku tahu kau terluka ayo ku bantu untuk membersihkan lukamu' kata astrela sembari membantu Alex membersihkan luka.
Alex kecil sangat terpesona dengan kebaikan hati dan sikap lembut Astrela diapun bertanya kepada Astrela.
'hei kakak gendut, apa kau tidak lihat kau saja tidak bisa menjagaku? Jika aku menikah denganmu siapa yang akan melindungiku? Jadilah kuat aku berjanji pada saat itu aku menjadi milikmu' jawab Astrela sambil tersenyum
Astrela pergi setelah selesai membantu alex kecil. Alex terpaku dan membisu dengan ucapan itu saat itu dia pun berjanji akan menjadi lebih hebat untuk Astrela.
Flashback off
Mengingat kejadian itu jantung Alex terpacu dengan kuat. Dia sangat mencintai Astrela saat itu. Tapi dia tidak menyangka Astrela akan melupakannya walaupun mereka berpapasan.
'aku harus mendapatkannya bagaimana pun caranya' batin Alex.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Astrela yang merasa seperti di perhatikan menoleh ke belakang dan menjadi waspada dia takut jika nanti ada yang akan menyerangnya. Dia sangat terkejut saat melihat lelaki di sebrangnya tersenyum kepadanya.
'kenapa lelaki itu di sini. Haissshhh jika suatu saat bekerja sama dengan dia aku harap dia tidak membentakku seperti dulu' batin Astrela.
Astrela, Mona dan Bella berjalan ke perusahaan mereka sambil bercanda dan tertawa. Tapi mereka di buat terkejut dengan kedatangan orangtua Astrela
__ADS_1
'Kenapa waktunya cepat sekali bukannya ini masih akan terjadi 2 tahun lagi. Ini masih 2020 kenapa mereka datang? Sangat mencurigakan' batin Astrela
Mona dan Bella yang mentap Astrela diam saja pun menjadi marah dengan kedatangan orangtua Astrela. Mereka pikir Astrela shock setelah di buang orangtua datang dan membuat keributan.
'Satpam usir ketiga orang ini' kata Mona
'Siapa kamu yang mengusir kami? Ini perusahaan anak kami. Siapa kamu? Kamu hanya asisten saja beraninya mengusir kami' Kata Adam ayah Astrela.
Astrela yanf mendengarkan ayahnya itu menghina sahabatnya langsung menatap tajam dan dingin. Dulu pada saat seperti ini dia memang memarahi Mona dan Bella. Tapi sekarang dia tak akan mengulanginya.
Dia berjalan ke arah Ayahnya dan memukulnya.
'Jangan berteriak kepada sahabatku. Dia memiliki hak atas perusahaan yang ku bangun dan kau tidak memiliki hak apa pun' kata Astrela dingin
Mendengar itu Ayah, Ibu dan Yasmin menjadi sangat terkejut mereka kira Astrela akan menerima dan membela mereka. Karena mereka tahu Astrela sanga lemabh lembut kepada mereka dan sangat menyayangi walaupun sudah di usir.
Melihat perubahan itu Yasmin pun berteriak dan berkata.
'Kau tidak tahu terima kasih kepada ayah dan ibu yang telah membesarkanmu' Kata Yasmin tidak tahu malu
'Haaa membesarkan. Maksudmu menjadikan aku pembantu di rumah kalian?' kata Astrela
'Kenapa apakah perusahaan kalian mengalami krisis makanya datamg ke sini?' kata Bella
mereka tertawa dan menatap ketiga orang badut itu. Mereka melihat dengan tajam dan Astrela pun angjat bicara
'satpam toling bawa ketiga orang ini. Mereka merusak suasana hatiku' kata Astrela
Melihat itu semua Bella dan Mona saling menatap dan mereka merasa senang Astrela berubah dan tidak terjebak lagi dengam bujuk rayu keluarganya.
Ibu yang sendari diam tidak terima dengan perlakuan Astrela. Dia pun berakting menangis tersedu sedu untuk mendapt simpati dari karyawan Astrela. Yang dia tidak tahu karyawannya adalah anggota kelompoknya dan sudah mengetahui seluk beluk keluarganya mereka sangat senang nonanya itu memperlakukan keluarganya dengan buruk.
'Mengapa kau seperti itu Astrel, aku ibumu aku membesarkanmu' kata Sarah sambil menangis dan berteriak agar semua mendengarnya
'nyonya Anda tidak akan mendaptkan simpati kami. Bos kami tidak akan melakukan itu jika bukan kamu yang membuatnya marah' kata salah satu karyawan dan di benarkan karyawan lainnya.
Hal itu membuat sarah,adam dan yasmin malu sehingga meninggalkan kantor Astrela.
'Awas kau nanti Astrela. Setelah kami mendapatkan kekayaanmu akan kami buat lau tersiksa' batin yasmin tersenyum
__ADS_1
...~tbc~...