Business Women Revenge

Business Women Revenge
Bab 82


__ADS_3

Alex pun pergi menuju ke masionnya dia tidak sabar untuk mangajak Astrela bertemu dengan keluarga besarnya. Terlebih dia akan melamar Astrela pada saat pesta tersebut.


Namun sebwlum bisa kembali dan bertemu Astrela dia mwrasa kecewa karena harus mengerjakan pekerjaannya.


'sial.... Kenapa kerjaan ini banyak sekali' batin Alex.


Dia pun mulai mengerjakan pekerjaan tersebut dengan cepat agar bisa bertemu dengan Astrela. Tiba tiba telphone Alex berbunyi. Dia melihat bahwa Astrela yang menelponnya. Senyumnya langsung mengembang dia pun mengangkat telpon itu


^^^'*halo' kata suara di sebrang sana^^^


^^^'kau sedang apa saat ini?' tanya Alex^^^


'memikirkanmu' jawab Astrela singkat*.


Alex sangat senang mendengar hal tersebut dia terdiam dan termenung. Dia tidak membalas perkataan Astrela. Sampai akhirnya


'*jika kau tidak ingin bicara akan aku tutup telpone ini' kata Astrela


^^^'aku juga Ash, sangat merindukanmu' kata Alex^^^


'Kapan kau akan pulang?' tanya Astrela*


Alex sekali lagi tertegun mendengar kata pulang dari Astrela dia tak menduga bahwa akhirnya dia menemukan rumahnya. Dia tersenyum samar dan membalas ucapan Astrela


^^^'*secepatnya aku akan pulang. Aku merindukanmu. Sangat merindukanmu' kata Alex^^^


'aku juga, cepatlah pulang' kata Astrela

__ADS_1


^^^'baik nyonya' Kata Alex*^^^


Astrela pun akhirnya mematikan telephone tersebut. Dan Alex dia bekerja lebih cepat karena dia ingin bertemu dengan kekasihnya itu. Dia sangat tidak sabar untuk bertemu.


Setelah beberapa hari dia mengerjakan semua pekerjaannya dia pun akhirnya selesai dan segera memesan tiket untuk pulang.


setelah sampai dia dengan cepat membelah jalan raya untuk pergi ke kantor Astrela. Diperjalanan dia melihat seseorang. dia melihat adik tirinya.


Kenapa dia seperti itu. Babak belur dan tak ada kerjaan. Apa dia jatuh miskin. Alex pun turun dari mobilnya dan menghampiri Rei.


Dia berdiri di depan Rei dan melihatnya saja. Rei mendapatkan tatapan dari seseoramg mengangkat kepalanya dan melihat siapa yang ada di depannya.


'kau...' kata Rei


'ya aku' kata Alex


'tidak, hiduplah dengan baik' kata Alex


'cih, kau pasti hanya ingin meremehkanku. Kau hidup dengan enak sedangkan aku. Aku sekarang miskin' kata Rei


Ya memang rei saat ini jatuh miskin karena bisnis gelapnya sudah hancur lebur akibat Alex dan Astrela.


Alex yang mengetahui hal itu sebenarnya sangat iba pada Rei. Dia pun mengelus kepala Rei dan memberikan kartu namanya.


Rei yang melihat kartu nama Alex hanya terdiam dan merasa sangat bingung kenapa dia diberikan kartu nama oleh Alex.


'Apa maksudnya ini?' tanya Rei

__ADS_1


'Datanglah jika kau membutuhkan aku. Kau adikku' kata Alex


Rei hanya terdiam sedangkan Alex dia sudah pergi dari sana untuk bertemu dengan Astrela.


'kenapa dia membantu adik tirinya?' batin Rei


Dia merasa semua perkataan Ibunya menjadi tidak benar. Ibunya sering mengatakan bahwa Alex kejam dan tak akan membantu mereka. Tapi kenapa dia melihat kebalikannya?


Disisi lain Alex sudah sampai di kantor Astrela. Dia buru buru memasuki ruangan kerja Astrela. Tanpa mengetuk pintu dia langsung masuk dan memeluk Astrela


'hei, kau tidak sopan' kata Astrela


'Apa denganmu butuh kesopanan?' tanya Alex


'Huuuu, jika aku sedang ganti baju bagaimana?' kata Astrela.


'aku sudah melihat semuanya lalu apa yang harus kau tutupi?' kata Alex dengan genit.


'kauuuuuu' teriak Astrela


'heii dengarkan aku, keluargaku akan membuat pesta ulang tahun perusahaan. Ayo pergi kesana bersama' kata Alex


'baik lah' kata Astrela


Lalu Alex langsung memeluk Astrela dengan sangat Erat


'aku cinta kamu' teriak Alex

__ADS_1


...~tbc~...


__ADS_2