Business Women Revenge

Business Women Revenge
Bab 67


__ADS_3

Mayat itu pun disingkirkan dari sana. Mereka langsung mengkremasi mayat tersebut di markas. Sedangkan disisi lain seseorang sedang menunggu kabar dengan sangat gelisah.


'Apa Yang sebenernya dia lakukan aku sudah membayar dia mahal. Kenapa hanya membunuh seorang gadis saja dia tak ada menghubungiku' batin Adam frustasi


'sial sialll..... Pelayan' teriak Adam


'iya tuan?' kata pelayan itu


Tanpa basa basi Adam langsung menarik pelayan itu dan melampiaskan amarahnya pada pelayan wanita tersebut.


'tuan ampun... Ampun tuann. Apa kesalahan saya?' tanya pelayan itu sambil menangis


Karena baju pelayan itu sudah compang camping dan memperlihatkan bentuk tubuh seorang wanita muda yang seksi. Adam pun langsung memperkosa pelayan tersebut.


'kau harus melayaniku' kata Adam


Pelayan itu hanya bisa menangis histeris karena di rengut kesuciannya oleh Adam tua bangka jahanam.


Disisi lain Astrela dia sangat kesal dengan rencana pembunuhan terhadap dirinya. Akhirnya dia pergi mencari Adam untuk memperingatkan dirinya.


Astrel keluar dari rumahnya dan pergi rumah Adam. Disana para pelayan tetap membuka pintu untuknya.


'salam nona Astrela' kata pelayan itu


Astrela hanya mendahului pelayan tersebut dan menuju ke ruangan kerja Adam.


'suara apa itu?' batin Astrela

__ADS_1


Dia pun membuka pelan pintu ruang kerja Adam. Dia melihat dengan jelas aksi brutal Adam pada pelayannya.


Astrela pun mengambil beberapa foto dan video untuk mengancam Adam.


'halo Adam' kata Astrela.


'Bajingan Sialan siapa yang mengganggu kesenanganku?' teriak Adam


Adam yang melihat Astrela lmyang mengganggu kesenangannya hanya bisa diam terpaku di tempat.


'ke..na.. Kenapa kau disini ha?' kata Adam terbata bata


'kenapa kau kaget aku di sini?' tanya Astrela tenang


'kau... Kau seharusnya...'


Sebelum Adam menyelesaikan perkataannya Astrela memotong perkataan Adam.


Adam terdiam melihat Astrela. Astrela yang kasihan dengan pelayan tersebut akhirnya memberikan jaketnya untuk menutupi tubuh pelayan itu dan menyuruh dia pergi dari ruangan itu.


'Adam... Adamm kau sama sekali tak pernah belajar dari kesalahmu ya?'


'Apa maksudmu bajingan kecil?' teriak Adam


'tak usah panik, kesalahanmu sudah ku rekam dan akan ku serahkan ke polisi' kata Astrela menantang


'berani beraninnya kau melakukan hal itu' teriak Adam

__ADS_1


'Aku pasti akan membunuhmu' teriak Adam lagi


'ya memang kau akan selalu membunuhku Adam. Karena aku mati juga karena kau yang membunuhku dulu' kata Astrela menyeringai


'apa.. Apa maksudmu?' tanya Adam yang bingung


'tidak. Terima kasih atas suguhan adegan panas yang kau berikan' kata Astrel


'aku pergi dulu. Tunggu lah dengan tenang di rumah besar ini. Kau akan hancur Adam' kata Astrela tersenyum menyeringai.


'kembali kau' kata Adam sambil mendekati Astrela


Adam yang saat itu sudah sangat kalap dia pun berhalan sembari membawa vas bunga.


'Aku akan membunuhmu' teriak Adam


Astrela yang melihat Adam mendekat sembari akan menghatamkan vas bunga ke arahnya pun hanya diam dan tak bergerak. Astrela malah tersenyum.


Adam yang melihat hal itu merasa Aneh dan merinding. Dia bingung kenapa Astrela hanya diam saja dan tak bergeming.


Adam membuang rasa bingungnya dan akhirnya berlari kencang untuk menghatam Astrela dengan vas.


Saat Adam mendekat Astrela langsung menangkis vas bunga tersebut dan menendang Adam.


'itu yang akan kau dapatkan' kata Astrela


Astrela akhirnya meninggalkan Adam yang terkapar di lantai karena pingsan di tendang oleh Astrela. Astrela pun menuju kantor polisi dan menyerahkan segala bukti yang didapatnya.

__ADS_1


'aku panen besar' kata Astrela sembari tersenyum senang


...~tbc~...


__ADS_2