
Astrela sangat sedih sekarang dia merindukan Alex. Dia merasa bersalah dengan sikapnya waktu itu. Akhirnya dia pun segera bergegas untuk ke mansion Alex.
Diperjalanan dia melihat seseorang yang mirip dengan Yasmin. Astrela pun hanya bisa tertegun. Dia juga menghentikan mobilnya dan berlari kearah perginya orang yang mirip Yasmin.
Tetapi setelah dia mengejarnya dia tidak menemukan orang itu. Orang itu seperti menghilang entah kemana.
'Apa yasmin masih hidup?' batin Astrela
'tidak, dia tidak mungkin masih hidup. Dokter sendiri yang mengatakan bahwa dia sudah tak bernyawa. Aku terlalu lelah. Aku akan melanjutkan perjalanan' batin Astrela
Disisi lain orang yang mirip Yasmin itu hanya menatap Astrela dengan sedih.
'maafkan aku. Aku tidak bisa menampakkan diri sekarang' mata orang itu sambil menatap Astrel dengan sedih
'hoi, kenapa kau di sini ha? Disini dingin cepat masuk kedalam' kata Orang otu pada sosok yang mirip Yasmin.
'yaa, baik lah' kata sosok Yasmin pada orang itu.
Astrela dieprjalanan hanya terdiam dia berpikir dengan sangat keras
'Apakah benar itu Yasmin. Tidak tidak... Itu tidak mungkin Yasmin sudah pergi' batin Astrela
Dia pun melupakan kejadian itu dan segera memasuki mansion dari Alex. Astrela menanyakan di mana Alex pada pelayan.
__ADS_1
Pelayan mengatakan Alex ada di kamarnya. Pelayan itu juga segera memberitahu Alex bahwa Astrela sudah datang untuk menemuinya.
'dia pasti datang' batin Alex dia tersenyum menyeramkan
Alex pun segera turun untuk menemui Astrela. Dia akan memainkan psikologis Astrela agar membuat Astrela mau mengandung Anaknya.
'ada apa kau kemari?' tanya Alex dingin
'Alex aku..' Astrela tergagap
Alex hanya diam menatap Astrela. Astrel yang ditatap seperti itu merasa lebih bersalah lagi.
'Alex maaf, aku bukannya tidak mau..' kata Astrela terpotong oleh ucapan Alex
'tidak bukan seperti itu.... Aku mau Alex... Tapi tidak sekarang' kata Astrela
'oh lalu setelah kau ingin baru kita bicara' kata Alex
Alex pun pergi dari sana. Astrela yang melihat itu sangat kesal dia tahu Alex ingin mempermainkan dirinya.
'heeee kau kira jurus itu mempan terhadapku.... Aku juga menggunakannya' batin Astrela tersenyum miring
Dia pun mengejar Alex. Dia lalu menarik tangan Alex dan membawa Alex ke kamarnya. Astrela yang melihat dasi di kamar Alex langsung mengambil dasi itu. Lalu dia mendorong dan mengikat Alex.
__ADS_1
'Jangan mempermainkan perasaan bersalahku sayang... kau lupa aku sama sepertimu' mata Astrela
Alex yang melihat itu hanya tersenyum tipis. Astrela pun langsung membuka baju Alex dia menyiksa gairah Alex.
'Kau....' kata Alex terpotong karna Astrela sudah menciumnya
'hahahah, kau tak bisa memaksaku seperti itu. Kau dengarkan aku. Aku tak akan meninggalkanmu Alex. Aku juga tak akan menolak jika benar aku hamil. Tapi tidak dengan cara dipaksa. Aku mencintaimu lex. Aku tahu kau melakukan ini agar aku terikat dengamu' kata Astrela panjang lebar mejelaskan
Semabari mejelaskan Astrela memulai permainan dengan tubuh Alex.
Alex yang mendapt serangan dan penjelasan Astrela merasa senang dan tidak jadi memaksakan kehendaknya.
'baiklah. Tapi aku ingin melakukan ini setiap bertemu denganmu' kata Alex setenga serius setengah bercanda
'ya terserah kau. jika aku lelah kau tak bisa menyetuhku' kata Astrela lagi.
'baik sepakat' kata Alex
'aku mencintaimu Alex' kata Astrela setelah mendapat pelepasannya.
Alex pun yang melihat itu sangat senang. Tetapi kesenangan itu tak bertahan lama
'Kaliannnn.....'
__ADS_1
...~tbc~...