
Setelah Astrela dan Mona menyelesaikan semua urusannya di kantor. Mereka segera bersiap siap untuk pergi ke club dimana tempat yang telah di janjikan untuk bertemu dengan mereka.
'Astrela cepat bersiap, kita akan terlambat jika tidak dari sekarang' kata Mona
'Ya, aku akan bersiap' kata Astrela
Setelah mereka bersiap siap mereka langsung menuju ke mobil. Dalam pertemuan itu mereka dilarang membawa pengawal. Tetapi mereka juga intuk berjaga jaga membawa pistol.
'Apakah tidak masalah jika hanya pergi berdua saja?' Tanya Mona
'Kau harus memulai mempercayai sekutumu. Jika tidak ini akan membawa petaka untuk kita berdua. Bukan hanya kamu dan aku tapi Bella dan Jenni akan berimbas. Jadi jaga sikap' Kata Astrela
Mona yang merasa perkataan Astrela benar pun memgikuti saran Astrela. di dalam mobil mereka hanya terdiam dan merenungkan semuanya.
'Astrela, apakah kau benar benar tak masalah jika mereka mengambil bisnis?' Tanya Mona
'Fokus Mona kita tidak bisa serakah. Tenanglah' Kata Astrela
Inilah kenapa Astrela tidak ingin Mona mengurus bisnis bawah dan memberikan semua tanggung jawab bisnis bawah kepada Bella. Karena Mona memiliki sifat panik jika menyangkut hidup mereka.
'Mona, kita sudah sampai. Kau tunggu di sini' kata Astrela
'Kenapaaaa aku harus menunggu di sini?' tanya Mona
'Dengarkan aku Mona, kau tidak siap. Jika kau melawan terpaksa aku harus membuatmu pingsan' Kata Astrela
'kau pilih ingin di sini atau masul dan kau akan mengacaukan segalanya. Kau tau apa selanjutnya akan terjadi kan?' lanjut Astrela
Mona yang mendengar hal itu hanya diam saja akhirnya dia menggangguk. Wajahnya sudah sangat pucat mendengarkan perkataan Astrela. Sampai dia tidak bisa berkata apa apa lagi.
'Baik, tunggu aku' Kata Astrela berlalu pergi dari mobil
__ADS_1
Akhirnya setelah berjalan perlahan akhirnya Astrela sampai di pintu club malam tersebut. Dia di hampiri oleh anak buah dari Alex.
'Kau hampir terlambat. Bos menunggumu di ruangan' kata Anak buah Alex
Astrela pun di tuntun untuk pergi menemui Alex. setelah berjalan menyusuri lorong yang ada di sana akhirnya anak buah Alex mengetok pintu ruangan pertemuan mereka.
'Bos pimpinan mafia peringkat 2 sudah sampai' kata Anak buah Alex
Alex pun menyuruh Astrela masuk. Dia masih membalikan kursinya sehingga Astrela masih tidak tahu pemimpin mereka adalah Alex.
'Silahkan duduk' kata Alex
'baik' kata Astrela
'oh aku tidak tahu jika pemimpin mafia peringkat dua adalah wanita. Ini sangat mengejutkan' kata Alex masih dengan nada dingin
Alex pun membalikan kursi sehingga dia melihat jelas siapa pemimpin wanita mafia peringkat dua tersebut dan hal itu membuatnya sangat terkejut.
'Alex, kau adalah pimpinan mereka?' tanya Astrela.
Alex bangkit berdiri. Karena dia takut Astrela pergi darinya dia kehilangan akalnya. Dia berjalan mendekati Astrela memeluk Astrela erat. Dia juga menyeuruh semua pemgawalnya pergi.
'Alex apa yang kau lakukan?' tanya Astrela kebingungan.
Alex hanya diam karena dia takut kehilangan Astrela dia langsung memcium Astrela. Astrela terkejut dengan kejadian itu. Dia hanya memejamkan mata dan membalas ciuman Alex.
Ciuman itu semakin dalam dan dalam. Tamgan Alex pun bergerak melepaskan seluruh pakaian Astrela. Dan membuat Astrela telanjang bulat sekarang.
Alex yang diam melihat itu semakin buas dia menciumi seluruh tubuh Astrela dan membuat Astrela mendesah.
'aah Alex'
__ADS_1
Alex yang memang sudah kehilangan akal membaringkan Astrela di sofa dia mengeluarkan senjatanya dan siap untuk menusuk inti Astrela.
Astrela yang merasakan bahwa punya Alex akan memasukinya pun kaget.
'Alex hentikannn..... Apa kau sudah gila' Kata Astrela
Tetapi Alex masih bergeming dan tetap akan memasukan punyanya ke inti Astrela.
'Alex kau menyakitiku. Ini sangat sakit hentikan' Kata Astrela
Alex yang mendengar rintihan Astrela pun berhenti dan langsung melepas Astrela.
'Kau kenapaa haaa?? Kenapaa memaksaku? Aku sudah bilang ini sakit' Kata Astrela
akhirnya setelah melihat Astrela benar benar kesakitan dan bertanya kepadanya Alex buka suara.
'Aku takut saat kau mengetahui aku adalah mafia kau meninggalkanku. Akhirnya aku kehilangan akal' kata Alex frustasi
'Kau bodohh sangat bodoh. Aku juga sama sepertimu seorang mafia. Lalu kenapa aku tak bisa menerima dirimu?' Kata Astrela
Perkataan Astrela membuat Alex tersadsr dengan kebodohannya. Dia pun menatap Astrela yang masih telanjang bulat.
Alex yang melihat itu hanya bisa menelan ludahnya kasar.
'Ash, pakai bajumu' kata Alex
Astrela yang menyadari hanya menutupinya dengan Jas Alex yang tergeletak dekat dengan dirinya.
Setelah memakai jas Alex dia mencari bajunya tapi semua bajunya robek. Dia pun memarahi Alex
'Alex. Kau. Harus. Mengganti. Bajuku' Kata Astrela
__ADS_1