Business Women Revenge

Business Women Revenge
Bab 72


__ADS_3

Alex tersenyum mengingat Kakek dan Neneknya yang sangat menyayangi dirinya dan menyelamatkan dari Mariana.


'Walaulun kau ibuku. Aku tetap memilih cintaku Astrela. Astrela membawa warna dalam hidupku. Kau selalu saja berusaha mengahancurkan apa yang aku suka. Giliranku menjaga orang yang berharga untukku' batin Alex.


Setelah dia terdiam cukup lama akhirnya dia bergegas ke rumah Astrela. Dia menaiki mobilnya dan melaju membelah jalanan yang sudah sepi.


Alex yang sudah tiba di rumah Astrela langsung saja menelpon Astrela dan meminta dirinya untuk keluar rumah.


'Ash, aku ada di depan rumahmu' kata Alex


'Kau... apa yang kau lakukan di tengah malam ha? Kau menganggu waltu tidurku' kata Astrela.


Walaupun dia marah marah tetapi dia tersenyum karena Alex mendatanginya. Dia langsung turun dan membuka kan pintu rumahnya.


Alex yang melihat Astrela langsung memeluknya dengan sangat erat dia mencium puncak kepala Astrel.


Astrela merasa heran dengan tingkah Alex dia seperti merasa Alex memiliki beban yang sangat banyak. Astrela pun menenangkan Alex


'Alex, ayo masuk disini dingin aku akan membuatkanmu susu coklat' kata Astrela.


Merekapun masuk kedalam rumah dan Astrela membuatkan susu hangat untuk Alex.


'Dimana Mike aku merindukan bayi itu' Kata Alex.

__ADS_1


'Dia di rumah Jenni, beberapa waktu lalu ada pembunuh bayaran yang masuk ke rumah kami' kata Astrela menjelaskan


'apa kau terluka?' tanya Alex panik dan khawatir


'Apa kau lupa siapaa aku haa??' Kata Astrela sombong


Entah mengapa Astrela selalu bersikap berbeda jika dia bersama Alex dia menjadi orang lebih cerewet dan lebih ceria daripada biasanya


'ya, kau wanita mafia yang hebat' kata Alex geli melihat tingkah Astrela


'Tapi aku tetap mengkhawatirkan dirimu. Maaf aku tidak ada saat kau kesulitan' kata Alex


'heyyy, tak masalah. Aku tahu kau juga sibuk dengan perusahaanmu. Aku tahu kau juga memiliki masalahmu. aku bisa menghabisi mereka' kata Astrela tersenyum


Astrela pun mendekat ke arah Alex lalu dia memeluk Alex dengan erat. Menyalurkan rasa hangat dan ketenangan untuk Alex.


'terima kasih Ash' kata Alex


'tetapi kau harus menjual rumah ini. Kita akan pindah' perintah Alex kekeh


'baik bos, atur saja. Aku ingin ada kamar bayi untuk Mike. Kamar bayinya di sini kurang proper menurutku. Sangat kasihan bayi itu' kata Astrela tersenyum getir.


'kita alan melewati semua masalah ini. Bersama menyikirkannya. Kau tenang saja Ash. Mike akan tumbuh dengan baik setelah masalah selesai' kata Alex menenangkan

__ADS_1


'ya aku harap demikian. Aku hanya memiliki dia sebagai keluargaku' kata Astrela


'kenapa kau sangat suram hari ini?' tanya Astrela


'tidak ada apa apa' kata Alex menutupi


Alex seperti bingung kenapa Astrela tidak mau mengatakan bahwa Mariana yang ingin membunuhnya.


'Apakah dia tahu? Atau tidak' batin Alex


'Alex... Alex..' panggil Astrela


Alex tersadar dari lamunannya. Dia pun menatap Astrela.


'Ash, apa kau tahu siapa yang mengincarmu?' tanya Alex


Kali ini giliran Astrela yang terdiam dia tahu siapa tapi dia tak ingin membuat Alex dan Ibunya merenggang.


'bagaimana ini?' batin Astrela


Astrela pun hanya menunjukkan senyum bodoh andalannya. Entay mengapa dia memakai wajah ini jika menutupi kebohongan pada orang terdekatnya.


'jangan menampilkan senyum bodoh aku tau kau tahu siapa yang mengincar. Aku akan melindungimu dari Ibuku' kata Alex tegas

__ADS_1


Astrela yang mendengar itu sontak kaget.


...~tbc~...


__ADS_2