Business Women Revenge

Business Women Revenge
Bab 13 Ruangan Meeting


__ADS_3

Para investor ternganga melihat Astrela dan Alex bergandengan tangan. Mereka merasa tidak sia sia datang ke meeting ini karena selain mereka akan mendapatkan keuntungan mereka juga mendapatkan gosip hangat dan panas


Dimana mereka mengetahui bahwa Alex sangat alergi terhadap wanita. Dan mereka juga tau setiap wanita yang mencobaerayu Alex berakhir dengan sangat tragis.


'ekhmm...' batuk Charles pelan


Semua yang mendengar itu langsung menutup mulut dan mengalihkan padandangan mereka sejenak.


Mereka semua yang berada di sana pun mengucapkan selamat pagi kepada Alex. setelah itu Alex menarik satu kursi dan mempersilahkan Astrela duduk. Dimata para wanita yang berinvestasi di sana itu adalah adegan yang romantis dan membuat merka sangat iri. Mereka pun salng berbisik


'Ah liat itu, tuan Alex memperlakukannya dengan sangat baik aku yakin Tuan Alex sangat mencintainya' kata wanita investor pada salah satu orang disana


'Cih apanya yang mencintai. Pasti dia bisa mengoda dan sudah naik di ranjang tuan Alex liat saja wajah dan tubuhnya' balasnya


Alex dan Astrela mendapat berbagai ragam tanggapan Adanya memuji ada yang iri, ada yang senang dengan berita ini dan ada juga yang biasa saja.


Meeting itu pun segera dimulai oleh Alex. Setelah meeting itu selesai mereka semua saling berjabat tangan. Dan ada seorang wanita yang iri pada Astrela mencoba untuk mempermalukan Astrel.


Dia berjalan mendekati Astrela sambil membawa minuman botol di tangannya dia sengaja akan menyenggol dan menumpahkan air di baju Astrela.


Wanita itu pun berjalan dan berpura pura tersandung. Tapi karena Astrela sendari tadi waspada. Di langsung menghindar wanita itu jatuh dan membuat air itu berserakan di mana mana.


'Kamu... Apa yang kamu lakukan Ha? Kenapa kau menyandungku?' Kata wanita otu pada Astrela


Mendengar perkataan keras wanita itu membuat semua orang menonton mereka. Wanita itu tersenyum tipis walaupun dia tidak berhasil minyaram Astrela setidaknya dia bisa mempermalukan Astrela dengan cara lain.


Melihat itu Alex sangat marah dan siap memukul wanita itu. Tetapi Astrela yang sudah mengerti gelagat Alex langsung berjalan mendekat kepada Alex, mengelus singkat dan memberi isyarat agar dia tenang dan melihat pertunjukan saja.


Merasakan sentuhan Astrela dia diam dan sedikit tenang. Melihat tingkah Astrela dan Alex membuat perempuan itu semakin berteriak.

__ADS_1


'ehm... Aku tau kau pasti menggoda Tuan Johnson. Kau juga pasti merasa tersaingi dengan wanita di sini dan kau menyandungku agar aku jatuh dan menjadi pelampiasan kekesalanmu' Kata wanita itu


Mendengar hal itu Astrela tertawa. Tawa itu sangat mengerikan mendengar tawa itu semua orang heran dan terngaga melihat respon Astrela. Alex juga sedikit bingung tapi dia percaya pada wanitanya.


Astrela pun berkata kepada wanita itu.


'Siapa namamu. Jelaskan bagaimana aku menyandungmu' Kata Astrela dengan senyuman


Hal itu semakin membuat wanita itu emosi karena Astrela tidak marah dan malah tersenyum padanya. Orang orang yang melihat ketenangan Astrela menjadi ragu untuk menyalahkan siapa. Mereka menunggu jawaban wanita itu.


'Namaku Jenni, kau menyandungku dengan kakimu' kata Jenni percaya diri.


Astrela semakin tertawa terbahak dan membuat semua orang menjadi lebih bingung. Akhirnya Astrela pun angkat bicara


'Sayang aku mohon bantu aku, ambil rekaman cctv di ruangan rapat ini. Putar pada proyektor itu aku akan menjelaskan kepada mereka semua kebohongan Wanita ini' Kata Astrela pada Alex


'ALEX BODOH, AKU SEDANG BERSANDIWARA' Teriak Astrela dalam hati.


Alex pun menyuruh orang untuk mengambil rekaman CCTV ruangan itu lalu mereka langsung memberikan flashdisk kepada Alex.


Astrela pun membuka laptop dan memasukan flashdisknya lalu memutar pada saat kejadian. Dia langsung mempercepat video dan menghentikan di saat wanita itu berjalan. Terlihat jelas bahwa Jenni sudah siap untuk menyiram Astrela Jarak mereka juga terbilang jauh.


Lalu karena Jenni itu hilang keseimbangan dia pun jatuh. Melihat CCTV itu membuat Jenni pucat pasi. Lalu semua orang mulai mencemooh Jenni.


'Habis lah aku. Mereka semua mencemooh aku. Bagaimana ini? Jika Ayah tahu aku akan mati dibunuhnya' batin Jenni


Setelah semua terbongkar Alex menatap Jenni dengan lekat. Mata Alex memerah Marah. Dia pun berteriak.


'Charles, hubungi perusahaan JC putuskan kerjasama. Aku tidak mau memberikan dana pada perusahaan yang orangnya manipulatif. Jika mereka tulus hati meminta maaf dan bersujud di depan kekasihku. Dan Astrela memafkan. kita nanti bsru membantu kembali. Blacklist sementara perusahaan JC di company kita' Kata Alex

__ADS_1


Hal itu membuat Jenni seperti tersabar petir. Karena perusahaan JC yang Ayahnya bangun susah payah akan hancur karna ulahnya. Alex memang merupakan salah satu perusahaan yang menyuntikan dana di perusahaanya.


Jika Alex memberhentikan itu semua. walaupun tak bangkrut tapi bisa dipastikan Ayahnya tetap kesusahan. Karena tidak tahan dengan semua itu Jenni pun menangis dan memohon maaf kepada Astrela.


'Tolong maafkan aku, aku tidak akan mengulanginya. Tolong jangan libatkan Ayahku' Kata Jenni


'Kenapa aku harus perduli? Kau seharusnya tahu saat kau berbuat demikian akan membuat murka seseorang yang sehsrusnya tidak dapat kau singgung. Sekalipun aku tidak memiliki kekuasaan seperti Alex. Tapi aku akan memastikan bahwa kau tidak akan selamat juga' Kata Astrela tersenyum dingin


Mendengar perkataan Astrela semua orang samgat tercengang. Dibalik wajah bagai dewi ternyata tersimpan iblis atau dewi kematian.


Dari tindakan tegas dan kejadian itu membuat Astrela dan Alex terkenal sebagai dewa dan dewi kematian. Pasangan yang serasi tampan dan cantik tetapi menyimpan beribu racun untuk mematikan lawan mereka.


Alex yang pada saat itu mendengat jawaban tegas Astrela sangat kagum dan tersenyum.


tapi walaupun kejam Astrela tidak akan membiarkan usaha yang memang di bangun dengan keringat Ayahnya sendiri.


Dia tahu yang salah adalah putrinya. Sehingga dengan tegas pula dia meminta Alex agar tidak membuat perusahaan kesulitan. Tapi Jenni harus tetap bertanggung jawab. Sebenarnya Astrela tahu sifat Jenni masih bisa dibina. Karena dia tidak seburuk itu.


Astrela mengenal Jenni pada saat masa SMA dulu. Memang tidak dekat tapi dulu Jenni seorang yang Polos dan baik hato dia selalu tegak dan lurus dalam menghadapi ketidak adilan.


Dulu ada seseorang yang di buly dan dipukul. Tapi Jenni berani berdiri dan membantu orang yang di bully.


'Sepertinya memang ada yang membuatnya berubah' batin Astrela


'Apa yang sebenarnya Astrela pikirkan? Apa dia akan membunuhku? Tapi setidaknya hasil jerih payah Ayah akan terselamatkan. Tidak masalah jika aku dilukai yang penting Ayah tidak terlibat' batin Jenni


Mendapatkan ide hukuman apa untuk Jenni dia merasa bangga dan senang. Itu tidak akan menyakitkan memang. Tapi akan membuat seorang manja seperti Jenni tersiksa.


...~tbc~...

__ADS_1


__ADS_2