
Episode 12
1 minggu sejak kejadian itu sekarang kaki Cahaya sudah baik-baik saja.
Hari ini adalah hari pertama ospek di kampus
Tok tok tok
"Permisi dek Cah,makanan sudah siap "
"Iya mbok saya turun sebentar lagi "
Sebenarnya Cahaya sedang menyiapkan keperluan yang harus ia bawa saat hari pertama ospek,keperluan yang harus di bawa memang cukup ribet harus bawa topi yang terbuat dari kardus,pake sepatu yang warna tali nya beda,pake rompi yang terbuat dari karung dan masih banyak lagi dia harus membawa barang-barang aneh,tapi itu tidak membuat nya malu toh waktu dulu masuk SMP sama SMA juga pake beginian jadi itu gak membuat nya terlalu stres karena ke kekonyolan ospek ini.
Cahaya turun dan sarapan,setelah itu dia bersiap-siap untuk pergi ke kampus,karena Cahaya tidak ingin datang terlambat dia pergi sekitar pukul 05,45
"Mbok Jum Cahaya pergi dulu yak"
"Loh kok pagi-pagi amat"
__ADS_1
"Hhe takut kesiangan mbok dan juga kata ayah aku harus pergi di antar sama pak Jamal padahal aku tidak ingin di antar sama pak Jamal"
"Kenapa dek Cah gak mau di antar sama pak Jamal"
"Anu aku gak mau punya teman-teman yang baru cuman lihat dari materi aja,jadi biarlah mereka tahu kalau aku cuman anak petani "
"Mbok kasih saran mending dek Cah besok minta ijin deh sama tuan Wallace karena kalau dek Cah gak minta ijin pasti semua penyamaran dek Cah akan sia-sia"
"Iya juga ya,yaudah mbok Cahaya pergi dulu Assalamualaikum"
Cahaya berpamitan dengan mencium punggung tangan mbok Jum,mbok Jum juga sedikit terkejut tapi dia maklumi karena memang gak ada siap2 di sana selain diri nya.
"Non mau berangkat biar pak Jamal antar" pak jamal
"Hmmm " cuman kata itu yang keluar dari mulut Cahaya
Selama di perjalanan Cahaya berpikir di kampus saat ini pasti belum ada siapapun.
"Non sudah sampai,nanti pulang nya pak Jamal jemput"
__ADS_1
"Gak usah,ntar pulang saya naik bis aja,ouh iya kalau pak Jamal maksa dateng buat jemput saya ,saya pasti in ini terakhirnya kalinya semua orang lihat saya hidup" Cahaya berbicara dengan penuh penekanan memang itu terlalu berlebihan tapi tidak ada hal lain yang Cahaya fikirkan saat ini.
Cahaya pun masuk ke dalam gerbang kampus dan benar saja di kampus tidak terlihat satu orang pun mahasiswa yang telah datang .
'Jadi beneran nih gue yang datang paling awal hebat juga' gumam Cahaya
Hingga sekitar 15 menitan berlalu barulah ada sebuah mobil Lambhorgini Veneno Roadster Merah masuk ke tempat parkir
"Wow mobil nya keren banget' batin Cahaya
Tak sadar ternyata Cahaya terkesima dengan mobil mewah itu,lalu turun lah dua cowok tampan saat kadua cowok tampan itu turun salah satu dari mata mereka beradu pandang dengan Cahaya,mereka ternyata Rio dan Dion.
Rio yang terus menatap Cahaya seolah pernah bertemu tapi ntah dimana hingga akhirnya dia ingat.
Cahaya yang merasa malu karena Rio memandang nya terus Cahaya kini berusha memalingkan wajah nya dan coba mencari objek lain agar terhindar dari pandangan Rio,Cahaya memang tidak ingat dengan Rio karena pada saat itu Cahaya hanya meringis kesakitan dan memikirkan nasib kaki nya yang mulai memerah .
JANGAN LUPA LIKE YA INGAT LIKE GRATIS KOK DAN JUGA TEKAN TOMBOL LOVE AGAR GAK KETINGGALAN SAMA CERITA INI.
Oh iya author lebih senang kalian like and comen cerita author dari pada vote,gak papa kalian gak vote asal jangan lupa like dan comen ya 😊
__ADS_1