Cahaya Cinta Rembulan

Cahaya Cinta Rembulan
CCR 19 Kisah May


__ADS_3

Episode 19


"Ooo iya ayah lupa menceritakan tentang ibu May kepadamu"


Pandu/Will kini menarik nafas panjang


"Sebenarnya ibu May memiliki penyakit yang sama dengan Nisa yaitu Leukimia tapi beberapa tahun setelah ayah menikah dengan ibu dia sembuh karena pengobatan yang begitu intensif tapi ada efek dari semua itu ternyata penyakit itu menurun kepada Nisa sejak saat itu ibu May kondisi mental cukup terganggu, hingga akhirnya ayah memutuskan untuk kembali ke indonesia dan menyekolahkan Nisa di kampung alasan pertama karena kondisi mental ibu May dan yang kedua karena Nisa mulai merasa risih dengan sikap temannya yang hanya berteman dengannya karena harta"


Will berhenti sejenak sambil mengenang masa itu


"Dan alhamdulillah nya saat kami pindah kondisi kesehatan May cukup membaik dan juga Nisa mendapatkan teman sepertimu sejak saat itulah May sudah menganggapmu sebagai putrinya walau tidak secara terang-terangan.

__ADS_1


Saat mengetahui kondisi Ibu May baik-baik saja Nisa begitu senang akhirnya ada seseorang yang mampu mengobati luka ibunya jika ia pergi secara tiba-tiba, dan benar saja tak lama Nisa pergi dari dunia ini untuk selamanya dan kau tahu awalnya kondisi ibu angkat mu cukup memprihatinkan karena frustasi melihat Nisa pergi dari dunia ini untuk selamanya dan setelah itu kamu datang laluu.."


Tak terasa sejak dari tadi butiran-butiran air mata jatuh ke pipi Cahaya


"La la.lu..apa Ayah" tanya Cahaya dengan serak dan terbata-bata


Terdengar Will menghembuskan nafas nya dengan kasar dari telpon


"Ayah aku sungguh tidak menyangka ibu May setegar itu dan dia sangat menyayangi ku"


"Karena itu ayah minta sama kamu jangan pernah kecewakan ibu May sebenarnya jika kamu tergores sedikitpun maka yang akan sangat menderita adalah ibu angkat mu kau mengerti"

__ADS_1


"Baiklah ayah mulai hari ini aku akan menjaga diriku untuk ibu May"


"Baiklah kalau begitu ayah tutup dulu teleponnya, takutnya ibu May datang tiba-tiba assalamualaikum" Will


"Waalaikumsalam" jawab Cahaya


Setelah telepon terputus Cahaya mulai menangis sejadi jadinya tapi dia berusaha untuk tidak mengeluarkan suara karena takut mengganggu mbok Jum karena sekarang sudah pukul 20.00 malam, sudah waktunya jam segini mbok Jum istirahat.


Kalian tahu kenapa Cahaya bisa menangis sejadi jadinya seperti itu, itu karena dia terharu akhirnya dia mendapatkan kasih sayang seorang ibu walau itu bukan dari ibu kandungnya tapi setidaknya semua itu membuat Cahaya begitu bahagia, tapi dibalik perasaan bahagia itu ada rasa sedih karena dia harus merasakan semua ini setelah kehilangan seseorang yang sangat ia sayangi.


Jika ditanya Cahaya akan memilih kasih sayang seorang ibu atau seorang teman maka Cahaya pasti akan memilih seseorang teman karena teman sejati hanya akan hadir sekali dalam hidup, sedangkan kasih sayang seorang ibu bisa ia dapatkan dari siapapun bahkan dari sang ayah pun kita masih bisa merasakan bagaimana rasanya disayangi oleh seoarang ibu walau memang tak seindah kebanyakan orang yang memiliki ibu.

__ADS_1


Hai guys maaf baru up lagi mumpung lagi waktu senggang author mau carzy up.


__ADS_2