
Episode 33
Oke jadi waktu itu...
Flashblack
"Bodo amattt!!! toh yang sakit hati dia bukan hati gue,apa lagi dia hidup hanya ber alaskan bekas sahabat nya Ihhh ogah baget kan" celetuk Rio
"Tapi... Jujur gue di sini mau ngalah karena gua udah terlanjur cinta sama Cahaya dan gua Gak akan biarin siapa pun misahin gue sama dia"kata Rii dengan tegas.
Sontak Dion dan Toni terkejut.
"Jadi lo siap buat berkata jujur sama Cahaya tentang taruhan ini emang lo udah siap di jauhin sama Cahaya" kata Toni.
"Gue siap apapun keputusan Cahaya,gue gak mau bohongin dia karena gue benar-benar udah jatuh cinta sama dia dari pertemuan awal cuman waktu itu gue masih ragu tapi sekarang gue sadar kalau gue bener-bener cinta sama cewek,apapun latar belakang nya gue gak peduli yang penting gue bahagia bersama nya." kata Rio
"Kita dukung semua keputsan lo dan buat hukumam karena lo ngalah,lo harus segera jujur sama Cahaya sebelum Cahaya tahu dari orang lain"kata Dion sambil memegang bahu Rio.
Flashblack of
Cahaya yang dari mendengar kan penjelasan Rio ntah harus percaya atau tidak dia mencoba melihat kebohongan di mata Rio tapi ia tidak menemukan nya.
"Cah please jangan benci aku, jangan jauhin aku, aku bener-bener cinta sama kamu aku minta maaf" kata Rio sambil menangis berjongkok di depan Cahaya,karena posisi Cahaya yang sedang duduk di bangku taman.
__ADS_1
"Rio bangun... Aku akan berusaha percaya sama kamu tapi maaf aku harus tetap pergi.. "
"Kamu mau pergi kemana Cah please jangan tinggalin aku aku gak bisa hidup tanpa kamu" kata Rio
"Rio dengar kan aku, sesaat setelah kejadian di cafe aku sudah mengambil keputusan bahwa aku akan pergi ke Amerika untuk melanjutkan study ku,jagalah dirimu baik-baik di sini jadilah seseorang yang sangat sukses banggakan aku saat aku kembali berjanjilah" Kata Cahaya.
"Baiklah jika itu memang sudah menjadi keputusan mu,aku janji aku akan menjadi seperti yang kau ingin kan,hubungi aku jika kau membutuhkan bantuan ku,aku akan selalu ada untuk mu dan akan selalu membanggakan mu"ucap Rio sungguh-sungguh.
Tanpa sepengetahuan mereka Pandu melihat semuanya dia merasa senang karena cinta nya tidak bertepuk sebelah tangan dan semuanya nya hanya salah paham.
"Aku harus pergi sebentar lagi pesawat ku take off I LOVE YOU RIO RAHAJA aku akan merindukan mu" kata Cahaya.
"LOVE YOU TOO Cahaya Rembulan aku juga pasti akan sangat merindukan mu" balas Rio
"Dah RIO aku pergi dulu... "
Cahaya pun meninggal kan Rio sendirian di taman.
Kita kembali ke Cahaya dan Pandu.
Di mobil...
"Cah... Ayah tadi dengar semua nya" Kata Pandu memecah keheningan di dalam mobil.
__ADS_1
"Hmmm menurut Ayah Rio jujur atau tidak"
"Menurut Ayah RIO berkata jujur terlihat dari sorot matanya"kata Pandu
Hening kembali
Mereka sampai di bandara yups mereka langsung pergi ke bandara di sana sudah ada May, Dirga, dan pak jamal kenapa ada pak Jamal Karena dia nanti yang akan membawa mobil Pandu.
"Cah bapak pasti akan sangat rindu sama kamu" Kata Dirga sambil memeluk Cahaya.
"Aku juga pak aku pasti akan merindukan bapak"
"Will - May aku percayakan putri ku pada kalian jaga dia dengan baik di sana"kata Dirga pada Mau dan Pandu.
"Tentu tanpa kau minta pun kami akan menjaga nya dengan baik"kata Pandu + May.
Mereka pun berpelukan tidak lupa Cahaya juga ikut berpelukan dengan mereka mereka semua menitikan air mata.
Pandu,May,dan Cahaya mereka mulai naik ke pesawat pribadi keluarga Wallace Cahaya melambaikan tangan ke arah Dirga setelah sampai di ambang pintu pesawat.
JANGAN LUPA LIKE YA INGAT LIKE GRATIS KOK DAN JUGA TEKAN TOMBOL LOVE AGAR GAK KETINGGALAN SAMA CERITA INI
Oh ya guys bentar lagi mau ending nih kalian boleh kasih saran ending nya mau gimana komen ya.
__ADS_1