
Episode 14
Entah sejak kapan ternyata sudah banyak orang yang berlalu lalang di kampus itu.
Hari pertama ospek memang sungguh melelahkan di bentak-bentak lah , disuruh ini - disuruh itu, lakukan ini - lakukan itu oleh kakak pembimbing memang sungguh sangat menjengkelkan bagi Cahaya, tapi pada akhirnya Cahaya mampu melalui semua yang diperintahkan, ya karena mungkin Cahaya itu terbilang pintar.
Sebenarnya tadi Cahaya sedikit terkejut karena orang yang berbicara dengannya tadi pagi dia yang membuka acara ospek di pun menebak-nebak siapa sebenarnya Rio.
Oh iya Cahaya sudah mendapatkan teman namanya Arini Oktavia panggil aja Rini.
Saat ini Cahaya dan Arini sedang menuju ke kantin karena sudah waktunya istirahat baru saja masuk ke area kantin tatapan kaum Adam langsung tertuju kepada mereka melihatnya itu Cahaya sedikit bingung mereka pun memilih bangku yang dipojok selama perjalan ke bangku nya semua sorot mata kaum Adam tiadak hentinya menatap Cahaya.
"Rin mereka semua kenapa lihatin gue terus apa ada yang salah dalam diri gue" Tanya Cahaya kepada Rini
"Yaelah masih nanya aja nih bocah mereka lihatin lo karena kecantikan lo" dengan sedikt kesal Arini menjawab karena Cahaya gak peka- atau pura - pura gak peka
"Hah masa sih" Cahaya pura - pura terkejut
"Yaudah deh kalau lo gak percaya gak apa- apa,tapi seharusnya lo bersyukur pasti semua cowok tertarik sama lo karena lo cantik gak kaya gue burik dan juga gendut"kata Rini
"Hussst gak boleh gitu,lo cantik kok lagian gak semua cowok suka sama cewek yang cantik, imut tinggi, dan modis kayak gue pasti ada kok nanti yang suka sama lo tapi mungkin ini bukan waktunya aja dan lo nggak boleh pesimis karena semuanya udah di atur sama Allah termasuk jodoh"
Arini malah menangis mendengar perkataan Cahaya, Cahaya pun bingung kenapa Arini malah menangis.
__ADS_1
"Rin kok nangis sih,gue salah ngomong ya" tanya Cahaya
"Hiks hiks hiks gak kok,gue cuman terharu lo tau nggak lo orang kedua yang bilang gue cantik setelah ibu gue dan orang pertama yang bilang gue harus percaya bahwa suatu hari nanti bakalan ada cowok yang suka sama gue biasanya semua orang suka ngejek gue "
"Cup cup cup udah-udah gak usah melow deh" kata Cahaya
"Tapi ini beneranselama ini kalau gue bilang sama temen-temen gue mereka cantik dan gue nggak pasti mereka bakalan ngejek gue dan jadiin gue bahan candaan tapi lo nggak "
"Oke sekarang lo hapus air mata lo dan kita pesan makan gue udah laper banget nih"
Tapi tiba-tiba semua cewek yang ada di sana berisik sekali mereka mengatakan
"Hey lihat itu cogan yang tadi kan" bisik wanita 1
"Iya namaya kak Rio" cewek 2
Awalnya Cahaya tidak peduli hingga akhirnya Arini yang bersuara
"Cah ya ampun kak Rio memang cakep ya kalau lagi jalan kek gitu"
Cahaya yang mendengar itupun langsung mengangkat kepalanya dan melihat nya sendiri,
dia tidak menyangka Rio yang dimaksud adalah orang yang ia kenal.
__ADS_1
'Rio memang terlihat tampan kalau lagi jalan gitu' Cahaya
Cahaya langsung menunduk kan kepalanya seolah olah seadang sibuk main hp.
Dion pun yang sudah ada di kantin dia celingak-celinguk mencari tempat yang kosong namun nihil semua bangku penuh
"Rio gak ada bangku kosong gimana balik lagi aja" kata Dion
"Nggak perlu kita duduk di sana saja"
sambil menunjuk ke arah bangku Cahaya .
Dion pun mengikuti arah tangan Rio
"Hadeuh bilang aja lo mau PDKT an "
Rio pun tidak menghiraukan perkataan Dion dia berjalan ke arah bangku mana Cahaya dan Arini duduk, Dion pun pasrah memang gak ada pilihan lain.
Arini sedikit bingung kenapa Rio berjalan ke arah bangku mereka apa mereka berbuat salah.
"Cah lihat kok kak Rio sama kak Dion malah berjalan ke mari" kata Arini
Cahaya gun mengangkat kepalanya lagi lalu dia terkejut juga kenapa Rio malah menghampirinya sebelum Cahaya membuka mulut keburu Rio sudah sampai.
__ADS_1
Apa yang terjadi next ya➡️➡️➡️
Jangan lupa like dan komen ya...