Cahaya Cinta Rembulan

Cahaya Cinta Rembulan
CCR 9 Kejadian Tak Terduga


__ADS_3

Episode 9


Mereka pergi ke parkiran dan ternyata sudah ada dua mobil di sana.


"Cah kamu ke apartemen sendiri aja ya gak apa-apa kan" Ucap Pandu


"Tapi kenapa?ayah sama ibu mau kamana dulu" tanya Cahaya


"Ayah sama Ibu mau langsung ke bandara soalnya waktu penerbangan dua jam lagi dan dari sini ke bandara butuh waktu sekitar satu jam,kamu tenang aja nanti bilang ke resepsionis atas nama Cahaya Rembulan dan baju kamu ada di bagasi ntar di sana ada pelayan yang khusus buat bantu kamu dan jika kamu ingin bekerja Ayah gak akan ngelarang"


"Ouh iya ya kok aku bisa lupa,ya sudah ayah-ibu aku pergi sekarang Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam semoga selamat sampai tujuan ya"


Mobil Cahaya melesat jauh membelah kota XXX ,begitupun dengan mobil ayah dan ibu angkat Cahaya


Sepanjang perjalanan Cahaya hanya melamun sampai akhirnya mobil terhenti


"Non kita sudah sampai" kata pak jamal


"Ouh iya pak jamal"


"Non jika butuh apapun jangan sungkan bilang ke pak jamal"


"Iya pak"


Saat Cahaya turun ia terkejut ternyata dia saat ini berdiri di sebuah gedung yang sangat tinggi,mewah,dan elegan.

__ADS_1


Di gedung itu terdapat tulisan penginapan William Wallace tentu saja Cahaya tidak asing dengan nama itu


'Mas Ya Allah apartemen ini milik Ayah Pandu ternyata ortu Nisa memang kaya raya'


"Silahkan non,nanti pak jamal yang bawa koper non Cahaya" kata pak jamal


Cahaya hanya mengangguk sambil tersenyum,saat Cahaya masuk dia langsung pergi ke resepsionis


"Permisi mbak saya ingin mengambil kunci kamar atas nama Cahaya Rembulan"


"Ouh ini non Cahaya kunci nya,kamar non ada di lantai 3 dan nanti non akan di pandu oleh staf kami" resepsionis itu menyodorkan sebuah kartu kamar kepada Cahaya


"Jangan terlalu formal aku tidak suka" kata Cahaya dengan tegas


Lalu pergi


Saat Cahaya hendak pergi ke lift tiba-tiba dia bertabrakan dengan seseorang


Brukkk


Cahaya langsung terjatuh ke lantai dan ternyata orang yang di tabrak nya membawa kopi panas sehingga refleks kopi panas itu tumpah dan aneh nya tepat di atas kaki Cahaya


"Aaaaaa panas" teriakan Cahaya membuat Semua orang panik karena jika bos besar tahu bisa-bisa mereka semua di pecat mereka mendekat ingin membantu tapi mendapatkan tatapan tajam dari Cahaya menjadi mengurung kan niat nya.


"Nona tidak apa - apa maaf kan saya karena berjalan tidak lihat-lihat" kata yang menabrak Cahaya sambil mengulurkan tangannya


"Tidak apa - apa aku bisa sendiri" jawab Cahaya dengan ketus

__ADS_1


Cahaya pun naik ke lift untuk ke kamarnya di ikuti beberpa pelayan dan juga pak Jamal bahkan orang yang menubruk nya pun ikut.


Pak Jamal langsung menelfon dokter...


Tak lama kemudian datang lah seorang dokter cantik dia langsung memeriksa kaki Cahaya


"Gimana dok apa kaki saya baik - baik saja" Cahaya


"kaki mu baik-baik saja hanya sedikit melepuh oleskan saja salep nanti juga sembuh,kalau begitu saya pergi dulu" Dokter


Cahaya baru sadar bahwa pria yang menabraknya ada di sana


"Kenapa kau di sini " tanya Cahaya ketus


"Sekali lagi saya minta maaf,saya tidak sengaja" jawab lelaki itu


"Tidak papa aku baik-baik saja lupakan saja,kau pergi lah dari sini aku ingin istirahat"


"Tapi apakah nona memaafkan saya" Tanya lelaki itu lagi untuk memastikan


"Ya gue maafin sana pergi gue mau istirahat" lagi - lagi Cahaya menjawab dengan ketus.


"Kalau begitu saya permisi Semoga lekas sembuh dan dokter biar saya yang bayar karena bagaimana pun saya yang salah"


Orang yang menabrak Cahaya pun pergi keluar Cahaya yang melihatnya hanya geleng-geleng kepala karena sebenarnya cowok yang menabrak nya cukup tampan tapi tetap saja ketampanan nya tidak mengalahkan rasa sakit yang dialami nya.


JANGAN LUPA LIKE YA INGAT LIKE GRATIS KOK DAN JUGA TEKAN TOMBOL LOVE AGAR GAK KETINGGALAN SAMA CERITA INI.

__ADS_1


__ADS_2