Cahaya Cinta Rembulan

Cahaya Cinta Rembulan
CCR 36 Penjelasan Nisa


__ADS_3

Episode 36


Sekarang Cahaya dan Nisa sedang berada di kamar Cahaya mereka akan melakukan ritual kagen-kagenan mereka saat ini sedang duduk di sofa kamar Cahaya.


"Nis..." panggil Cahaya membuka percakapan


"Apa ..."


"Ck masih nanya jelasin maksudnya semua ini apa kenapa lo bohongin gue"kata Cahaya sedikit jengkel.


"Oh itu jadi gini waktu itu saat gue bilang mau ngabisin waktu seharian sama lo kondisi gue drop dan gue harus segera di bawa ke Amerika,dan sebelum gue berangkat gue minta sama Nyokap dan Bokap serta Bapak lo buat bikin sekenario ini,awal nya mereka nolak tapi gue maksa karena gue gak mau bikin lo sedih kalau gue gak selamat mending lo sedih sekarang seandai nya gue gak selamat,akhirnya mereka setuju..."Nisa menghela nafas terlebih dahulu sebelum melanjut kan penjelasan nya.


"Jujur gue juga gak mau pisah sama lo tapi gak ada pilihan lain karena itu gue harus kuat gue juga sempat nelfon dulu sebelum kapal gue lepas landas dan semua yang terjadi nya itu hanya rekayasa aja"Kata Nisa panjang lebar.


Tak terasa Cahaya dan Nisa berpelukan sambil air mata mereka kembali menetes.


"Maaf,ini semua salah gue seharus nya lo pergi berobat dari dulu tapi karena ada gue lo jadi berat untuk pergi"Cahaya di rundung kesalahan dan penyesalan.

__ADS_1


"Sttt itu bukan salah lo,gue gak pergi karena gue kuat dan lo bukan lah beban bagi gue tapi lo anugerah bagi gue di saat yang lain menjauh lo malah mau berteman sama gue dan itu sukses membuat gue sadar masih ada orang yang sayang dengan tulus sama gue,dan gue mohon lo jangan salahin diri lo lagi atau gue akan marah sama lo" Nisa langsung menghapus air mata Cahaya.


"Sekarang lo gak boleh sedih lagi,karena gue sudah sembuh dan yang pasti gue gak akan meninggalkan lo lagi gue akan selalu ada dan sekarang gue juga senang karena lo udah sah secara negara manjadi sodara gue"ucap Nisa


"Makasih untuk semuanya lo juga harus bahagia dan jangan merasa sedih lagi" kata Cahaya.


Mereka pun berbincang menceritakan kehidupan mereka selama 4 tahun terakhir.Nisa menceritakan perjuangan nya agar sembuh dari penyakit nya dan cerita dia yang sudah di lamar oleh seorang dokter.Sedangkan Cahaya menceritakan bagaimana kisah cinta nya dengan Rio dengan segala konflik yang terjadi dan Rio mungkin yang masih menunggu nya.


"Jadi lo mau balik ke Indonesia?"tanya Nisa.


"Hmmm sorry ya Cah gue gak bisa balik bareng lo gue harus tetep di sini sampai 2 bulan ke depan karena itu yang di anjurkan dokter"dengan raut sedih


"Gak apa-apa kok yang penting lo sembuh dan lo bisa nyusulkan ntar"Kata Cahaya.


Mereka pun larut dalam perbincangan lagi.


______________________________________

__ADS_1


Di sisi lain di Indonesia


"Tuan hari ini ada rapat pukul 10.00"ucap Tina (ya selama 4 tahun sekertaris Rio masih sama yaitu Tina)


"Hmmm baiklah kau bisa pergi"ucap seorang pria dengan suara tegas.


Pria itu adalah Rio Raharja dia sekarang sudah menjadi pembisnis hebat dia masih sama pria dingin,begitu pula dengan hati nya masih sama hanya untuk Cahaya seorang.


"Cah kapan kamu pulang,aku benar rindu sama kamu" lirih Rio sambil melihat foto Cahaya yang menjadi wallpaper ponsel nya.


Begitulah keseharian Rio semenjak kepergian Cahaya Rio menjadi semakin dingin dan dia menjadi penggila kerja ya dia melakukan semua itu semata-mata hanya untuk mengalih kan sedikit perhatian nya agar tidak terlau merindukan Cahaya.


Tapi semua itu percuma bayangan Cahaya selalu saja ada bahkan setelah wanita itu pergi 4 tahun lama nya sedikit pun tak merubah perasaan nya sampai keluarga dan teman-teman Rio sudah tidak tahu harus menggunakan cara apa lagi agar Rio tidak menjadi penggila kerja.


Mereka hanya berharap Cahaya segera kembali karena hanya dia yang bisa mengehentikan kebiasaan buruk Rio.


JANGAN LUPA LIKE YA INGAT LIKE GRATIS KOK DAN JUGA TEKAN TOMBOL LOVE AGAR GAK KETINGGALAN SAMA CERITA INI

__ADS_1


__ADS_2