Cahaya Cinta Rembulan

Cahaya Cinta Rembulan
CCR 20 Menjelang pernyataan Cinta Rio


__ADS_3

Episode 20


Pagi telah datang tapi hariku tak seperti biasanya ku awali hariku dengan penuh senyuman untuk orang-orang yang menyayangi ku.


_______________________________________


1 minggu kemudian Cahaya sudah selesai melaksanakan ospek kini Cahaya dan peserta lainya sudah resmi menjadi Mahasiswa/i di universitas Rahaja,Cahaya dan Rio semakin dekat dan hari ini adalah hari dimana Cahaya akan weekend bersama Rio,ntah kanapa Rio maupun Cahaya hati mereka sangat bahagia karena akan weekend bersama-sama.


Tok tok tok


"Permisi dek Cah sarapan nya sudah siap" kata mbok Jum


Cahaya pun keluar dari kamarnya dia sudah berdandan sangat rapih


"Mbok makanannya untuk mbok Jum aja kalau gak habis bagikan saja" kata Cahaya sambil tersenyum


"Emangnya dek Cah mau pergi kemana udah rapi dan cantik banget" puji mbok Jum


"Mbok bisa aja,oh iya mbok aku mau pergi sama teman jadi aku gak makan di rumah,mungkin aku akan pulang agak malam jadi mbok gak usah nunggu dek Cah,lagian dek Cah kan suka bawa kunci cadangan hhe"


"Ya sudah kapan pergi nya?"


"Bentar lagi mbok"


Drtt drtt drtt

__ADS_1


"Assalamualaikum Cah aku udah di bawah nih kamu dimana" ternyata yang menelpon adalah Rio


"Waalaikumsalam iya kak aku masih di atas yaudah sekarang aku otw ke bawah ya aku tutup dulu telpon nya"


Tut tut tut


Rio dengan sabar menunggu kedatangan Cahaya sambil menyenderkan badan nya pada mobil dengan menggunakan baju kaos berwarna hitam kaca mata hitam tangan di lipat di dada tentu saja menarik perhatian semua orang terutama nya kaum Hawa.


Tak beberapa lama cahaya pun sudah terlihat sungguh Rio merasa takjub melihat Cahaya menggunakan baju berwarna abu lengan panjang dipadukan celana hitam ada garis putih di pinggirnya baju nya yang di masukkan ke dalam dan kerudung hitam sepatu pantofel membuat penampilan nya perfect.


"Kak kenapa bengong" tanya Cahaya membuyarkan lamunan Rio


"Ehh enggak abisnya lihat kamu Cantik banget dan juga keren perfect" tak sadar Rio mengatakan hal itu kepada Cahaya


"Hhe terima kasih kak atas pujian nya,kakak juga tampan banget hari ini apalagi kerudung sama celana aku mecing banget sama baju kakak"


Rio hatinya semakin tidak karuan begitupun dengan cahaya tapi mereka akhirnya pergi.


Sepanjang perjalanan tidak ada pembicaraan apapun sampai akhirnya cahaya membuka suara


"Kak kita mau pergi kemana" tanya Cahaya


"Hmmm kamu sudah makan belum" Rio balik bertanya


Cahaya hanya menggelengkan kepalanya

__ADS_1


"Ya sudah kita pergi ke resto dulu buat makan" kata Rio.


Hening


"Kak rio boleh aku nanya nggak"Cahaya membuka suara kembali


"Boleh mau nanya apa"


"Ntar aja deh kak hhe"


"kamu ini aneh "


Cahaya hanya tersenyum mendengar apa yang di katakan Rio


"Cah boleh aku minta satu hal sama kamu"


"Tergantung permintaan nya apa sih kak"


"Gak rumit kok, aku cuman minta nanti jika sudah sampai di resto kamu tutup mata nya bisa kan"


"Oalah itu mudah banget kak tapi kenapa harus ditutup"


"Ada deh nanti kamu lihat aja"


Cahaya terlihat bingung dan juga penasaran tapi dia berusaha bersikap normal dan tidak gugup

__ADS_1


Sebenarnya hati Cahaya dag dig dug


'apa mungkin kak Rio bakalan nembak gue wussh itu nggak mungkin'dalam hati Cahaya.


__ADS_2