Cahaya Cinta Rembulan

Cahaya Cinta Rembulan
CCR 29 Patah Hati


__ADS_3

Episode 29


Hari ini seperti biasanya semua berjalan dengan lancar Cahaya dan Rio semakin dekat kebetulan hari ini adalah hari dimana Pandu dan May akan memperjelas tentang perjodohan nya dan Rio,hari ini hari sabtu kebetulan Cahaya tidak pergi ke kampus karena dia berencana menjenguk Rio yang sedang sakit.


"Cah kamu mau pergi kemana?,enggak pergi kuliah" tanya May


"Enggak bu Cahaya mau jenguk Rio katanya dia sakit nggak apa-apa kan aku bolos hari ini aja" pinta Cahaya pada May


"Ya sudah ibu kasih ijin tapi kamu harus jaga diri kamu dengan baik ya ingat harga dari itu sangat berharga jangan sampai kamu berikan dengan begitu saja kapada orang yang belum halal"


"Pasti bu itu gak akan pernah aku lupakan"


"Ya sudah aku pergi dulu ya Assalamualaikum"mencium tangan May


"Waalaikumsalam" jawab May


Cahaya pun pergi menaiki taxi yang sudah ia pesan secara online.


Sedikit informasi Rio tidak tinggal di rumah orang tuanya semenjak kenal dengan Cahaya dia tinggal di apartemen tujuan agar orang tuanya tidak bertanya-tanya kepada nya tentang Cahaya.


Waktu menunjukan pukul 10.00 pagi sebelum pergi ke apartemen Rio, Cahaya mampir dulu ke cafe saat sampai di cafe Cahaya memesan kopi saat dia sedang minum kopi ia ingin pergi ke toilet setelah keluar dari toilet Cahaya melihat Rio dan teman-teman nya datang ke cafe yang sama Cahaya yang melihat itu senang ternyata Rio sudah baikan sampai-sampai ia pergi dengan teman-teman nya dan dia memutuskan untuk menyamar dengan menggunakan nikob yang selalu ia bawa untuk mengantisipasi bila ada keadaan darurat dan sekarang ia menggunakan nya untuk memberi kejutan pada Rio.

__ADS_1


Cahaya pun keluar dari toilet lalu duduk di kursinya kebetulan Rio dkk duduk di sebelah meja nya Cahaya otomatis dia bisa mendengar perbincangan mereka.


Sampai akhirnya ia mendengar apa yang seharus nya ia tidak dengar sungguh semua yang ia dengar membuat hatinya hancur dia dia tidak menyangka dengan apa yang ia dengar tadinya dia ingin memberi kejutan tapi malah dia yang terkejut.Sakit itulah yang di rasakan Cahaya saat ini tak terasa air mata jatuh berlinang membasahi pipinya walau memakai nikob tapi cukup dengan kain nikob yang basah menujukan ia sedang menangis sampai tangisan nya terdengar oleh salah satu teman Rio.


"Rio lo lihat deh cewek itu nangis kenapa ya kasihan banget" ucap Toni


Rio pun menengok ke arah yang di maksud Toni Rio tidak sadar bahwa wanita itu adalah Cahaya.


"Mungkin habis di putusin pacar nya" celetuk Dion


"Udah-udah kalian ngapain sih bahas cewek yang kita gak genal sama sekali gak penting dan gak ada faedah nya "kata Rio


Cahaya menekan tombol layar ponsel nya dia menelpon May.


Drrrt drrrt drtt


"Assalamualaikum bu hiks hiks hiks bu tolong kirim pak jamal kejalan dekat cafe ×××"


"Kamu kenapa Cah kenapa nangis apa ada yang jahatin kamu" tanya May khawatir


"Ntar aja bu tolong cepat suruh pak Jamal jemput aku, aku yang pake nikob"

__ADS_1


"Tapi kamu kenap..."


Tut tut tut


Telepon terputus


Tak lama kemudian ada mobil yang berhenti di depan Cahaya bukan nya pak Jamal tapi itu Pandu dan May.


Cahaya yang melihat nya langsung memeluk May sambil menangis May hanya bisa mengelus-ngelus Cahaya lalu May membawa Cahaya pergi ke mobil.


Cahaya dan May duduk di belakang sedangkan Pandu menyetir mobil.


"Cah kamu kenapa..." tanya May dengan sangat khawatir dia merasa tidak tega melihat keadaan Cahaya yang seperti ini.


"Biarkanlah mah biar Cahaya merasa tenang dulu" ucap Pandu


Tapi Cahaya tidak menjawab nya dia malah terus menangis sampai akhirnya dia tertidur di pelukan May karena merasa lelah menagis terus menerus.


Hayyo siapa yang bisa nebak apa yang Cahaya dengar?


JANGAN LUPA LIKE YA INGAT LIKE GRATIS KOK DAN JUGA TEKAN TOMBOL LOVE AGAR GAK KETINGGALAN SAMA CERITA INI

__ADS_1


__ADS_2