Cahaya Cinta Rembulan

Cahaya Cinta Rembulan
CCR 24


__ADS_3

Episode 24


Ternyata di bawah Rio sudah sampai dan hampir saja mau menelepon Cahaya tapi gak jadi karena udah lihat Cahaya dateng.


"Assalamualaikum Rio kamu sudah nunggu lama ya" tanya Cahaya


"Waalikumsalam enggak kok aku baru aja sampai tadinya aku mau telpon kamu tapi gak jadi karena kamu keburu dateng hhe"


"ya udah yuk kita berangkat ntar kesiangan lagi"


"Eh iya..."


Rio dan Cahaya pun pergi ke kampus di sepanjang perjalanan mereka hanya diam sampai akhirnya Rio membuka suara


"Cah kalau aku boleh tahu di mana rumah ayah kamu" tanya Rio


"Rumah ayah di kampung kamu serius mau nikah sama aku" tanya Cahaya karena dia masih merasa sedikit ragu


"Iya dong aku nggak pernah bercanda dalam hal seperti ini" jawab Rio santai

__ADS_1


"Tapi gimana kalau orang tua kamu menjodohkan kamu dengan orang lain apa kamu akan tetapi milih aku"


"Tentu kanapa tidak" dengan tegas


" lalu bagaimana jika taruhannya adalah semua fasilitas yang kamu miliki dicabut oleh orang tua kamu seperti mobilnya atm dan lain-lainnya"


"Itu tergantung kamu Cah kalau kamu mau nerima aku apa adanya maka aku akan rela melepas semua itu hanya untuk bersama kamu jika ancaman nya diusir sekalipun aku tidak akan ragu untuk memilih kamu" kata Rio dengan penuh ke serius an


"Tentu saja Rio aku akan selalu bersama kamu disaat buka maupun duka tapi ingat jangan pernah kau patah kan hatiku karena apa yang kamu lihat tidak sesuai dengan kenyataan" kata Cahaya


"Tentu aku janji apapun halangan ya apapun alasannya aku tidak akan pernah menghianati camkan kata-kata ku, tapi apa maksudnya dengan apa yang kamu lihat tidak sesuai dengan kenyataan"Rio berkata dengan serius lagi


"Baiklah nanti pulang kampus jadi tidak" tanya Rio


"Jadi kok" jawab Cahaya


Rio dan cahaya pun turun dari mobil tetapi ternyata sudah banyak sekali wanita yang menunggu kedatangan Rio bahkan banyak sekali orang yang terkejut melihat Cahaya turun dari mobil Rio


Semua sorot mata wanita di sana melihat tajam kearah Cahaya, ada yang kagum karena bisa satu mobil dengan Rio adapun yang menatapnya dengan penuh kebencian, tapi untungnya Cahaya tidak peduli karena dia merasa tidak melakukan kesalahan.

__ADS_1


Semua sorot mata masih memandang Cahaya dan Rio sampai akhirnya mereka tidak terlihat sama sekali.


Rio mengantar Cahaya sampai ke depan kelas walau jarak kelas mereka jauh tidak membuat Rio lelah,Cahaya masuk dan dia langsung saja di serbu Arini


"Cahayaaaaaaaaaaaa "teriak Arini


"Ada apa sih Rini gak usah teriak-teriak juga" Cahaya menjawab dengan kesal


"Lo jelasin ada hubungan apa lo sama kak Rio" tanya Arini


"Oh gue sama Rio gak ada hubungan apa-apa kok" jawab Cahaya dengan santai


Brakk Arini memukul meja sampai-sampai membuat Semua orang menatap ke arah mereka


"Lo apa an sih Rini berisik tahu" kata salah satu murid di sana


Arini hanya tersipu malu atas kelakuan nya


"Rin kalau loe mau nanya sesutau ntar aja pas istirahat gue males ngejawab nya sekarang lagian sebentar lagi masuk oke" kata Cahaya padahal itu cuman alasan saja agar Arini diam toh Cahaya gak bakalan ceritain apa-apa paling cuman di kasih jawaban nya yang perlu aja.

__ADS_1


Arini hanya diam lebih baik saat istirahat agar dia bisa mendapat jawaban lebih rinci itu yang ada di fikirkan Arini saat ini.


__ADS_2