Cahaya Cinta Rembulan

Cahaya Cinta Rembulan
CCR 15


__ADS_3

Episode 15


"Hai Cah"sapa Rio.


"Eh hai kak,kakak mau ngapain kesini".


"Mau makan lah masa mau mandi".


"Oh iya juga hhe".


"Boleh ikut duduk di sini ya Cah soalnya gak ada bangku kosong " tanya Rio.


"Iya boleh silahkan duduk kak" kata Cahaya.


"Eheem aku gak di tawarin duduk nih" kata Dion dengan nada sedikit kesal.


"Eh kak Dion juga duduk" Kata Cahaya kikuk.


Arini dari tadi hanya melongo merasa tidak percaya bahwa yang di hadapan nya sekarang adalah orang terpopuler di kampus.


"Cah lo udah kenal aja sama Kak Rio dan Kak Dion kenalin dong"Bisik Arini di telinga Cahaya.


"Ouh iya kak kenalin ini teman aku namanya Arini" Cahaya memperkenalkan Arini.


"Halo kak nama saya Arini" dengan lembut.


"Oke kita gak perlu ngenalin diri lagi dong pasti udah tahu"Kata Dion.


Hening


"Eh udah mesen makan nya belum" tanya Rio kepada Cahaya dan Arini.

__ADS_1


"Belum"Jawab mereka bersamaan.


"Oke mau makan apa ntar sekalian di pesanin"


"Aku bakso aja kak" Kata Cahaya.


"Aku juga" Sahut Arini.


"Gue juga Ri" kata Dion"


"Idih lo beli aja sandiri " kata Rio sambil pergi untuk membeli makanan.


Dion pun akhirnya mengikuti Rio.


Semua mata menatap tajam kearah Cahaya, Cahaya maklum karena mereka sangat nge fans sama Rio jadi itu sudah menjadi resiko dekat dengan kakak senior yang populer.


"Cah kok mereka semua terus melihat arah kita memang ada yang salah gitu sama kita" tanya Arini dengan heran dan begitu polosnya.


Ya begitulah Arini memang kadang sedikit lemot ya kalau dibandingkan dengan Cahaya pasti beda jauh lah, untungnya Cahaya tidak memilih milih dalam berteman kecuali dia tidak akan berteman dengan orang yang berperilaku buruk.


Tak lama Cahaya dan Arini berbincang datanglah Rio dan Dion membawa nampan berisi bakso.


Rio membawa dua mangkok bakso yaitu bakso miliknya dan bakso milik Cahaya sedangkan Dion membawa bakso miliknya dan Arini.


Tak lupa juga dengan air minum yang sudah dibeli Rio dan juga Dion.


"Nih cepet makan" kata Rio sambil memberikan mangkuk milik Cahaya.


"Makasih kak"Kata Cahaya sambil memberikan senyuman kepada Rio.


Deg hati Rio berdetak lebih cepat dari biasanya ntah apa yang merasukinya hanya dengan senyuman saja bisa membuat hati nya berdegup kencang

__ADS_1


tak terasa Rio malah melamun.


"Kak kok bengong kenapa? " tanya Cahaya.


"Eh nggak gak apa apa" kata Rio dengan sedikit malu karena ia kepergok melamun lagi oleh Cahaya.


"Kak boleh nanya gak ntar kamu pulang jam berapa " Tanya Arini pada Rio.


"Hmmm Secreet hhe" kata Cahaya.


"Kakak udah punya pacar belum" tanya Arini dengan polos nya.


Semua orang terkejut dengan pertanyaan Arini.


"Belum" sambil tersenyum.


"Wah kalau gitu kakak dan Cahaya jadian aja kayak nya kalian tuh cocok deh" celetuk Arini.


Uhuk uhuk uhuk terdengar Cahaya dan Rio batuk bersamaan,tapi di balik itu ada senyuman yang terukir di bibir Cahaya.


"Tuh kan kalian batuk aja bareng emang jodoh"lagi-Lagi Arini mulut nya bicara sembarangan.


"Udah-udah jangan bicara sembarangan lagi cepat abisin makanan nya" Kata Cahaya.


Hayo Readers siapa yang suka sama novel ini jangan lupa LIKE and kOMEN ceritanya lanjut apa nggak.


IG:@rismaaa 192


Maaf ya baru UP lagi soalnya kemarin lagi sibuk banget sama tugas sekolah numpuk.


JANGAN LUPA TEKAN TOMBOL LOVE NYA AGAR GAK KETINGGALAN SAMA CERITA INI.

__ADS_1


__ADS_2